Pemprov DKI Tambah Ruang Isolasi dan ICU di 98 RS Rujukan COVID-19 Ilustrasi - Petugas Medis Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. (ANTARA/HO-RSD Wisma Atlet)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan ruang isolasi dan tempat tidur ICU tambahan dalam penanganan COVID-19. Kasus corona ibu kota saat ini terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta pada 29 November, terdapat peningkatan kapasitas ruang isolasi dan tempat tidur ICU di 98 RS rujukan.

"Untuk tempat tidur isolasi sejumlah 6.129, persentase keterisiannya sebesar 79 persen dengan total pasien isolasi sebanyak 4.851 orang," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes DKI Jakarta Dwi Oktavia di Jakarta, Rabu (2/12)

Baca Juga:

TPU Pondok Ranggon Sisakan 30 Liang Lahat Jenazah COVID-19

Selanjutnya untuk tempat tidur ICU sejumlah 849. Persentase keterisiannya sebesar 74 persen dengan total pasien ICU sebanyak 630 orang.

Adapun penambahan kasus baru di Jakarta hari ini, Rabu (2/12), mencapai 1.108 jiwa dari total 12.173 orang yang dilakukan tes usap atau swab test. Jumlah orang yang negatif sebanyak 11.065 kasus.

Sejumlah petugas tenaga kesehatan beraktivitas di taman RSD COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Kamis (12/11/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nz
Ilustrasi - Sejumlah petugas tenaga kesehatan beraktivitas di taman RSD COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Kamis (12/11/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nz

Jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 139.085 orang. Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 126.163 dengan tingkat kesembuhan 90,7 persen.

Baca Juga:

Penambahan Kasus Baru COVID-19 DKI Hari Ini Sebanyak 1.108 Jiwa

Total 2.710 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,9 persen. Tingkat kematian Indonesia sebesar 3,1 persen.

Untuk memperkecil potensi penularan COVID-19, Pemprov DKI terus memasifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat dan dapat segera melakukan tindakan isolasi atau perawatan secara tepat. (Asp)

Baca Juga:

Masyarakat Diminta Jangan Terkecoh Berita Simpang Siur Terkait COVID-19 Maupun Vaksin

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ombudsman Selidiki Dugaan Malaadminstrasi Polisi Saat Tangani Demo Hardiknas
Indonesia
Ombudsman Selidiki Dugaan Malaadminstrasi Polisi Saat Tangani Demo Hardiknas

Kepala Perwakilan Ombudsman Jakarta Raya, Teguh Nugroho menyampaikan, pihaknya bakal melakukan pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran tersebut.

Kasi Intel Kejari Halsel Berguru dengan US DOJ dan FBI
Indonesia
Kasi Intel Kejari Halsel Berguru dengan US DOJ dan FBI

Kejaksaan RI melalui Biro Kepegawaian bersama Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri melakukan Pendidikan dan Pelatihan Kolaboratif bersama US Department of Justice.

Pemkot Jakpus Klaim Pembuatan Embung Sukses Atasi Banjir
Indonesia
Pemkot Jakpus Klaim Pembuatan Embung Sukses Atasi Banjir

Irwandi juga menyebut program Gerebek Lumpur yang dilakukan sukses untuk menangani banjir.

Rencana Impor Beras Mengemuka, Jokowi Diminta Copot Menteri Tak Pro Rakyat
Indonesia
Rencana Impor Beras Mengemuka, Jokowi Diminta Copot Menteri Tak Pro Rakyat

Jerry Massie mendesak Presiden Joko Widodo untuk mencopot menteri yang tidak pro rakyat dan petani.

Mudik Dilarang, Polisi Bakal Periksa Setiap Kendaraan Keluar-Masuk Jakarta
Indonesia
Mudik Dilarang, Polisi Bakal Periksa Setiap Kendaraan Keluar-Masuk Jakarta

Polda Metro Jaya telah menyiapkan titik-titik penyekatan untuk mengantisipasi adanya masyarakat yang mudik saat Lebaran 2021.

Orang Dekat Azis Syamsuddin Disebut Minta Fee 8 Persen untuk Urus DAK Lamteng
Indonesia
Orang Dekat Azis Syamsuddin Disebut Minta Fee 8 Persen untuk Urus DAK Lamteng

Mantan Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah (Lamteng), Ahmad Taufik, mengaku diminta menyiapkan komitmen fee sebesar 8 persen oleh Aliza Gunado, orang dekat mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.

Tragedi di Waduk Kedung Ombo, Bapas Upayakan Hukuman Diversi pada Nahkoda Kapal
Indonesia
Tragedi di Waduk Kedung Ombo, Bapas Upayakan Hukuman Diversi pada Nahkoda Kapal

"Proses diversi baru bisa kami dilaksanakan setelah ada uang duka dari pihak GTH kepada pihak keluarga sembilan korban," ujar Kasi Bimbingan Klien Anak Bapas Surakarta, Saptiroch Mahanani, Selasa (25/5).

Komjak Turun Tangan Periksa Jaksa Kasus Korban Penganiayaan di Tangerang
Indonesia
Komjak Turun Tangan Periksa Jaksa Kasus Korban Penganiayaan di Tangerang

Kalau ada pelanggaran sesuai tugas komisi tentu kami akan keluarkan rekomendasi

 September 2021 Holding BUMN Pangan Sudah Terbentuk
Indonesia
September 2021 Holding BUMN Pangan Sudah Terbentuk

Setelah Presiden RI menggelar rapat terbatas dengan Menteri BUMN Erick Thohir, terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui terkait proses pembentukan holding BUMN pangan.

Tiket dan Jadwal Vaksinasi Booster Cek Lewat Aplikasi PeduliLindungi
Indonesia
Tiket dan Jadwal Vaksinasi Booster Cek Lewat Aplikasi PeduliLindungi

program vaksinasi booster untuk masyarakat umum dilakukan di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah seperti Puskesmas, rumah sakit pusat dan rumah sakit umum daerah.