Pemprov DKI Tak Masalahkan Aturan Isolasi Lima Hari Bagi WNA Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan keterangan kepada awak media terkait kebakaran Kantor Kejaksaan Agung RI, di Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2020) (ANTARA/Fianda SR)

Merahputih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap menjalankan aturan isolasi selama lima hari bagi Warga Negara Asing (WNA) yang baru masuk ke wilayah Jakarta.

Aturan isolasi lima hari bagi WNA yang baru sampai di Indonesia itu mulai berlaku sejak 29 hingga 31 Desember 2020. Aturan itu untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Baca Juga

Wagub Riza Negatif COVID-19, Gerindra: Senin Mulai Kerja

"Kalau sudah menjadi kebijakan, sudah menjadi tanggung jawab kami semua. Pemerintah pusat maupun provinsi siap dengan konsekuensi dari kebijakan. Ya jadi tidak masalah," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Selasa (29/12).

Pria yang akrab disapa Ariza itu mengatakan DKI Jakarta tak merasa keberatan untuk memenuhi ketentuan itu karena sudah menjadi keputusan nasional.

"Semua kebijakan yang sudah diambil, diputuskan, itu jadi tanggung jawab kita bersama," tegas Ariza.

Ahmad Riza Patria
Wagub DKI Ahmad Riza Patria. (Foto: Asropih).

Aturan lima hari isolasi WNA yang baru datang ke Indonesia itu diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada Senin (28/12).

WNA yang masuk ke Indonesia mulai 28-31 Desember 2020 wajib membawa keterangan hasil tes PCR negatif dari negara asalnya--yang berlaku maksimal 2x24 jam sebelum jam keberangkatan serta tes PCR ulang setelah tiba di Indonesia.

Jika terbukti negatif dalam kedua tes PCR tersebut, WNA diminta melakukan karantina wajib selama lima hari dan setelahnya harus kembali menjalani tes usap PCR.

Baca Juga

Ellen DeGeneres Umumkan Positif COVID-19

Hal sama juga berlaku pada semua Warga Negara Indonesia (WNI) yang hendak pulang dari luar negeri.

Terhitung dari 1-14 Januari 2021, Indonesia secara tegas menutup pintu masuk sementara bagi seluruh WNA dari semua negara untuk mencegah masuknya varian baru virus penyebab COVID-19 yang disebut menular lebih cepat. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
1.601 Kendaraan Ditilang di Hari Kedua Operasi Patuh Jaya 2020
Indonesia
1.601 Kendaraan Ditilang di Hari Kedua Operasi Patuh Jaya 2020

Selain memberikan sanksi tilang, petugas juga tercatat memberikan teguran kepada 2.961 pengguna jalan yang melakukan pelanggaran.

Ketua BPK Jadi Saksi Meringankan di Sidang Kasus Suap Rizal Djalil
Indonesia
Ketua BPK Jadi Saksi Meringankan di Sidang Kasus Suap Rizal Djalil

Rizal didakwa menerima suap sebesar Rp 1,3 miliar

Jokowi Diminta Libatkan Pakar Tangani COVID-19 Dibandingkan Tugaskan Luhut
Indonesia
Jokowi Diminta Libatkan Pakar Tangani COVID-19 Dibandingkan Tugaskan Luhut

Menurut Jerry, jika Jokowi ingin menambah 'amunisi' lebih baik dihadirkan pakar yang ahli di bidang penanganan pandemi.

Pandemi Corona dan Resesi Ekonomi, Donasi PMI DKI Turun
Indonesia
Pandemi Corona dan Resesi Ekonomi, Donasi PMI DKI Turun

Sehingga target penerimaan pun turun menjadi 21 miliar rupiah, berkurang dari tahun lalu yang mencapai 26,9 miliar rupiah.

Ini Sejumlah Vaksin yang Dikembangkan di Indonesia
Indonesia
Ini Sejumlah Vaksin yang Dikembangkan di Indonesia

Pertama, upaya oleh konsorsium Lembaga Eijkman dan Biofarma yang disebut Vaksin Merah Putih.

Update Kasus Corona DKI Senin (12/10): 88.174 Positif, 72.633 Orang Sembuh
Indonesia
Update Kasus Corona DKI Senin (12/10): 88.174 Positif, 72.633 Orang Sembuh

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 13.619 orang yang masih dirawat atau isolasi

Masyarakat Adat Terancam Kehilangan Hak Suara saat Pilkada Serentak
Indonesia
Masyarakat Adat Terancam Kehilangan Hak Suara saat Pilkada Serentak

Kesetaraan dalam hak pemilih saat Pilkada Serentak 2020 masih menjadi masalah.

Yasonna Tempuh Berbagai Upaya Hukum Bekukan Aset Maria Pauline
Indonesia
Yasonna Tempuh Berbagai Upaya Hukum Bekukan Aset Maria Pauline

Maria menjadi buronan penegak hukum Indonesia selama 17 tahun terakhir

Din Syamsuddin: Hindari Bahaya Lebih Utama dari Sekadar mengejar Cita-Cita
Indonesia
Din Syamsuddin: Hindari Bahaya Lebih Utama dari Sekadar mengejar Cita-Cita

Menghindari mudharat, mafsadat, dan bahaya harus dikedepankan

Haji Lulung: Polisi dan Rizieq Shihab Naikkan Elektabiltas Anies Baswedan
Indonesia
Haji Lulung: Polisi dan Rizieq Shihab Naikkan Elektabiltas Anies Baswedan

Terlebih elektabilitas semakin merokot atas pemanggilan Anies ke Polda Metro untuk klarifikasi pelanggaran keramaian di Pertamburan.