Pemprov DKI: Tak Ada Arahan MUI Bentuk Tim Siber Lindungi Anies Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (ANTARA/Sihol Hasugian)

MerahPutih.com - Salah satu keputusan rakor Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta untuk melakukan pembelaan terhadap Gubernur Anies Baswedan, saat diserang hoaks oleh buzzer, menuai kontroversi.

Keputusan itu muncul saat MUI DKI melalui Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) menggelar Rapat Koordinasi Bidang Infokom se-DKI Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, tidak ada campur tangan Pemprov terkait rencana MUI DKI membentuk tim siber dalam melindungi Gubernur Anies Baswedan dari serangan buzzer.

Baca Juga:

Pembentukan Tim Siber untuk Lindungi Ulama dan Anies Hak MUI

Riza mengatakan, Pemprov DKI menghormati upaya organisasi keagamaan DKI itu membuat tim penghalau informasi hoaks terhadap Anies.

"Tidak ada arahan khusus, kami menghormati semuanya," kata Wakil di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (22/11).

Menurut Riza, Pemprov DKI sedang fokus dalam penanganan gelombang ketiga kasus COVID-19. Jadi, tak ada niatan DKI untuk memasuki MUI dalam pembentukan tim siber tersebut.

"Kita sekarang masih terus berjuang melawan pandemi COVID-19 jangan sampai ada masalah gangguan informasi yang tidak baik," ucapnya.

Baca Juga:

Ketua MUI DKI Komentari Tudingan Pembentukan Pasukan Siber Pakai Dana Hibah

Maka dari itu, pria asal Partai Gerindra ini meminta masyarakat untuk tetap fokus menjalankan protokol kesehatan (prokes) dan jangan sampai kendor. Sebab jika prokes lemah, dikhawatirkan gelombang COVID-19 meningkat kembali.

"Mari kita sama-sama bersatu padu memerhatikan satu kesatuan bangsa untuk terus bekerja sama berkolaborasi bersinergi melawan pandemi COVID-19," pungkasnya.

Diketahui, Rapat Koordinasi Bidang Infokom se-DKI Jakarta, Ketua Umum MUI Jakarta KH Munahar Muchtar Munahar juga meminta agar Infokom dan keluarga besar MUI DKI untuk bisa membela dan membantu Gubernur Anies Baswedan yang telah bekerja keras untuk masyarakat ibu kota.

Jika para buzzer mencari kesalahan Anies, maka Infokom diminta segera memainkan narasi keberhasilan baik itu tingkat nasional maupun internasional.

“Beliau ini termasuk 21 orang pahlawan dunia. Berita-berita saya minta MUI DKI yang mengangkatnya karena kita mitra kerja dari Pemprov DKI Jakarta,” kata Munahar. (Asp)

Baca Juga:

Pengamat: MUI DKI tak Usah Ikut Campur Urusan Anies Diserang Buzzer

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Satu Unit Motor Terbakar di Gereja Katedral Makassar saat Bom Bunuh Diri
Indonesia
Satu Unit Motor Terbakar di Gereja Katedral Makassar saat Bom Bunuh Diri

Satu buah motor terbakar dalam peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral di Jalan Kajaolalido, MH Thamrin, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3) sekitar pukul 10.20 WITA.

Banjir Jakarta Diklaim Sudah Relatif Terkendali, Anies: Atas Izin Allah
Indonesia
Banjir Jakarta Diklaim Sudah Relatif Terkendali, Anies: Atas Izin Allah

Kejadiannya kemarin, hari ini sudah terlihat relatif normal

[Hoaks atau Fakta]: Yahudi Rilis Jadwal Munculnya Varian Baru COVID-19
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Yahudi Rilis Jadwal Munculnya Varian Baru COVID-19

varian covid-19 telah direncanakan. Lihatlah pada kolom tanggal yang menunjukkan kapan mereka akan dirilis ke media oleh para yahudi dari Khazar

Digitalisasi Bikin Kinerja Bank Jabar dan Banten Moncer
Indonesia
Digitalisasi Bikin Kinerja Bank Jabar dan Banten Moncer

Tahun ini bank bjb meluncurkan beberapa layanan digital baru yang tumbuh dengan cepat, yakni penyaluran kredit secara online untuk UMKM hingga Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

ICJR Temukan Dugaan UU ITE Sasar Kebebasan Berekspresi
Indonesia
ICJR Temukan Dugaan UU ITE Sasar Kebebasan Berekspresi

UU ITE secara umum menjadi alat yang efektif untuk mengontrol perilaku warga negara

Capai 938 Ribu, Volume Kendaraan yang Tinggalkan Jakarta Meningkat
Indonesia
Capai 938 Ribu, Volume Kendaraan yang Tinggalkan Jakarta Meningkat

Jasa Marga mencatat adanya peningkatan volume kendaraan di ruas jalan tol yang keluar dari Jakarta menjelang Natal 2021.

Penilaian Negatif Publik Atas Penegakan Hukum Naik Sejak COVID-19
Indonesia
Penilaian Negatif Publik Atas Penegakan Hukum Naik Sejak COVID-19

Salah satu temuannya yakni, penilian negatif publik atas kondisi penegakan hukum mengalami kenaikan sejak munculnya COVID-19.

Hampir Satu Bulan, Akhirnya Listrik di Sabu Raijua NTT Pulih
Indonesia
Hampir Satu Bulan, Akhirnya Listrik di Sabu Raijua NTT Pulih

Dengan pemulihan 74 unit gardu maka sekitar 7.200 pelanggan sudah menikmati listrik kembali.

Ada Nama Ketua KPK di Telegram Kapolri Terbaru
Indonesia
Ada Nama Ketua KPK di Telegram Kapolri Terbaru

Selain Firli, Komjen Sutanto, penugasan pada Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dimutasi sebagai Pati Baintelkam Polri dalam rangka pensiun

Ternyata Ini Penyebab Kasus Harian COVID-19 di Jakarta Menurun
Indonesia
Ternyata Ini Penyebab Kasus Harian COVID-19 di Jakarta Menurun

Beberapa hari terakhir ini kasus harian COVID-19 di ibu kota mengalami penurunan.