Pemprov DKI Stop Bangun RPTRA, Ini Alasannya Warga saat berolahraga di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Bhinneka di kawasan Petukangan Utara, Jakara Selatan, Senin (05/09). (Foto: MerahPutih/Dery Ridwansah)

Merahputih.com - Kepala Dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman DKI Jakarta, Agustino Darmawan mengatakan tahun 2018 merupakan tahun terakhir dalam pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Pasalnya tahun 2019 Pemprov DKI tak membangun kembali RPTRA di Ibu Kota.

"Iya memang iya terakhir tahun ini (pembangunan RPTRA)," kata Agustino saat dikonfirmasi, pada Senin (5/3).

Agustino mengatakan, penghentian itu dilakukan karena saat ini RPTRA di Ibu Jakarta hampir semua sudah terbangun sehingga tidak perlu dilakukan pembangunan lagi.

"Kalau CSR membangun silahkan tapi kalau APBD enggak dianggarkan," jelas Agustino.

Namun Agustino enggan memberikan alasan yang lebih spesifik. Dia hanya mengatakan bahwa RPTRA sudah banyak dibangun diberbagai tempat di wilayah DKI Jakarta.

"Ya Alasannya sudah semua terbangun (RPTRA)," ungkapnya.

Mendengar hal itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan dirinya akan mengkaji kembali jika RPTRA ini sangat dibutuhkan warga, maka Pemprov DKI akan mengusahakan pengadaan RPTRA untuk warga.

"Mestinya diterusin ya jika diperlukan sama warga, nanti saya akan cek teknis nya, tapi kebijakan kita sama pak anies, bahwa ruang terbuka ramah anak ini sangat-sangat diperlukan oleh warga masyarakat jadi nanti kita coba liat kalo tahun ini misalnya sudah selesai programnya nanti kita liat pengembangan yang lain," kata Sandiaga. (asp)

Kredit : asropih


Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH