Pemprov DKI Siapkan Tempat Layak untuk Pelestarian Ondel-ondel Ondel-ondel Jakarta. (Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta menyebut akan menyiapkan tempat yang layak untuk kesenian ondel-ondel agar tidak disalahgunakan untuk mengamen.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, lokasi yang ditunjuk nantinya difungsikan sebagai tempat pelestarian ondel-ondel. Sehingga, masyarakat bisa menikmati budaya Betawi itu.

Nantinya pelestarian ondel-ondel ini akan diatur oleh Dinas Kebudayaan DKI Jakarta agar penggunaannya lebih tepat.

Baca Juga:

Satpol PP Larang Ondel-Ondel Keliling Kampung, Terkesan Mengemis

"Nanti akan diatur oleh Dinas Kebudayaan, Dinas Pariwisata diberi tempat yang lebih baik ya bagi masyarakat yang ingin terus melestarikan, meningkatkan budaya Betawi khususnya ondel-ondel," ujar Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (24/3).

Seorang bocah membawa ondel-ondel di Jalanan Jakarta, (Antara Foto/Reno Esnir)
Seorang bocah membawa ondel-ondel di Jalanan Jakarta, (Antara Foto/Reno Esnir)

Riza menuturkan, bukan tanpa sebab Pemerintah Provinsi DKI melarang ondel-ondel dimanfaatkan segelintir orang untuk mengamen. Pasalnya dengan jumlah pengamen yang banyak dan ukuran yang tidak kecil sangat mengganggu masyarakat.

"Tentu sekalipun sekarang ini dilarang, karena kalau ondel-ondel dalam jumlah yang besar, ukurannya besar, kemudian berada di jalan-jalan dikhawatirkan dapat mengganggu," tutur Riza.

Baca Juga:

DPRD Tegaskan Ondel-Ondel Tak Layak Dijadikan Sarana Mengamen

Meski demikian, Riza memahami polemik ini bagian dari dinamika yang tidak mudah. Sebab di satu sisi ada upaya untuk melestarikan, sementara di sisi lainnya pelestariannya dengan cara mengamen.

"Tapi di sisi lain juga kita ingin dilakukan dengan cara cara yang lebih baik, lebih bijak ya," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

Pengarak Ondel-Ondel Keliling 'Nyeker', Budayawan: Ini Hancurkan Pakem Budaya Betawi

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pasien Dirawat di RSD Wisma Atlet Masih 1.338 Orang
Indonesia
Pasien Dirawat di RSD Wisma Atlet Masih 1.338 Orang

Jumlah pasien yang dirujuk ke RS Darurat Wisma Atlet mencapai 79.402 orang

Selama Sebulan, Lebih dari 30 Ribu Kendaraan Langgar Aturan Mudik
Indonesia
Selama Sebulan, Lebih dari 30 Ribu Kendaraan Langgar Aturan Mudik

Jika dirinci, paling banyak warga coba keluar Jadetabek lewat Pintu Tol Cikarang Barat

Puluhan Tombak dan Senjata Tajam Disita, John Kei Masih Diperiksa Polisi
Indonesia
Puluhan Tombak dan Senjata Tajam Disita, John Kei Masih Diperiksa Polisi

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, perekam video mengatakan banyak orang memakai topeng berkumpul dan memecahkan kaca mobil di kawasan Green Lake City.

WALHI: COVID-19 Menunjukkan Kita Bangsa yang Rentan
Indonesia
WALHI: COVID-19 Menunjukkan Kita Bangsa yang Rentan

Kita tidak tahu sampai kapan dapat bertahan

Masih Ada Buron Lain, Penegak Hukum Diminta Tak Berpuas Diri Usai Tangkap Maria Lumowa
Indonesia
Masih Ada Buron Lain, Penegak Hukum Diminta Tak Berpuas Diri Usai Tangkap Maria Lumowa

Harus didalami lebih lanjut apakah Maria ini benar-benar pelaku utama dari kasus pembobolan kas BNI

KPK Sita Catatan Keuangan Tersangka Kasus Suap Walkot Tanjungbalai
Indonesia
KPK Sita Catatan Keuangan Tersangka Kasus Suap Walkot Tanjungbalai

"Yang disita penyidik itu rekening saya, HP istri saya," kata Maskur.

Jokowi: RCEP Komitmen Perdamaian, Stabilitas dan Kesejahteraan di Kawasan
Indonesia
Jokowi: RCEP Komitmen Perdamaian, Stabilitas dan Kesejahteraan di Kawasan

Presiden mengatakan, semua negara merasakan bahwa proses perundingan RCEP ini bukanlah sesuatu yang mudah.

Gunung Merapi Status Siaga, 961 Warga Jateng Diungsikan
Indonesia
Gunung Merapi Status Siaga, 961 Warga Jateng Diungsikan

BPPTKG Yogyakarta menaikkan status Gunung Merapi dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga), Kamis (5/11).

Anies Diminta Tempatkan Pengungsi Banjir di Hotel
Indonesia
Anies Diminta Tempatkan Pengungsi Banjir di Hotel

Protokol kesehatan harus diutamakan

Update Kasus Corona DKI Senin (28/9): 72.177 Positif, 57.741 Sembuh
Indonesia
Update Kasus Corona DKI Senin (28/9): 72.177 Positif, 57.741 Sembuh

Jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 72.177 kasus.