Pemprov DKI Siapkan 3 Rumah Sakit Rawat Pasien Virus Corona Kepala Dinkes DKI Widyastuti. Foto: Reza/beritajakarta.id

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI telah menyiapkan 3 Rumah Sakit (RS) yang bisa menangani pasien terpapar virus Corona.

Adapun 3 rumah sakit yang bisa merawat pasien terkena virus mematikan itu, yakni; Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Suroso, Jakarta Utara, RS Tarakan dan RSPAD Gatot Subroto.

Baca Juga

DPR Desak Pemerintah Segera Evakuasi WNI di Wuhan

"Sementara ini Jakarta ada 3 tiga RS rujukan ada RS Sulianti Suroso rumah sakit infeksi, RS Tarakan, dan RSPAD," ujar Kepala Dinkes DKI Widyastuti di Jakarta, Senin (27/1).

RSPI Sulianti
Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Suroso

Widyastuti menambahkan, pihaknya tak menuntut kemungkinan akan menambah jumlah rumah sakit rujukan untuk pasien suspect Corona.

"Apa yang sudah kita latih adalah yang dekat dengan bandara adalah RSUD Koja dan RSUD Cengkareng. Ke depannya kita mengejar yang lain," papar dia.

Ia juga memastikan bahwa kelepakan alat pelindung diri (APD) yang dimiliki Dinkes DKI sudah sangat siap melayani pasien. Kesiapan ini, lanjutnya, sudah ditunjukkan mulai dari puskesmas hingga RS.

Baca Juga

Virus Corona Rentan Dibawa Masuk ke Indonesia Oleh Orang-Orang Ini

"Hari ini juga kita mengundang kembali mereview ulang bagaimana cara pemakaian APD termasuk cara pengambilan spesimen. Karena spesimen pemeriksaan ini baru hisa dilakukan di litbangkes tapi tim kita sudah bisa tata cara mengambilnya sehingga yang dirujuk adalah pengiriman sampelnya," tutupnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tidak Tepat Sasaran, ASN dan Kades di Klaten Terima Bantuan Rp600 Ribu dari Kemensos
Indonesia
Tidak Tepat Sasaran, ASN dan Kades di Klaten Terima Bantuan Rp600 Ribu dari Kemensos

"Saya kaget saja tiba-tiba dapat notifikasi SMS di ponsel dapat BST Rp600.000. Sekarang dana itu sudah dikembalikan ke Dinsos Klaten," tutup Rudiyanta

Golkar Usulkan Penghapusan Pasal Terkait Pers dan Media di RUU Ciptaker
Indonesia
Golkar Usulkan Penghapusan Pasal Terkait Pers dan Media di RUU Ciptaker

Media dan pers sudah bagus diatur dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers

KPK Diminta Proaktif Usut Dugaan Suap Skandal Pelarian Djoko Tjandra
Indonesia
KPK Diminta Proaktif Usut Dugaan Suap Skandal Pelarian Djoko Tjandra

KPK tidak bisa menerapkan pasal 21 UU Tindak Pidana Korupsi tentang menghalangi proses hukum atau obstruction of justice.

Sasar Usia Produktif, Angka Kematian akibat COVID-19 di Indonesia Tergolong Tinggi
Indonesia
Sasar Usia Produktif, Angka Kematian akibat COVID-19 di Indonesia Tergolong Tinggi

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mengakui kasus meninggal akibat virus corona di Indonesia melampaui rata-rata dunia.

Kendal Belum Terapkan PPKM, Ini Kata Gubernur Ganjar
Indonesia
Kendal Belum Terapkan PPKM, Ini Kata Gubernur Ganjar

Ganjar Pranowo meminta Bupati Kendal Mirna Annisa agar segera menerapkan kebijakan PPKM.

 Pemeriksaan Cepat Kunci Sukses Bali Tangani COVID-19
Indonesia
Pemeriksaan Cepat Kunci Sukses Bali Tangani COVID-19

"Konsep penanganan COVID-19 adalah test, treatment, tracking. Semakin cepat melakukan tes, makin cepat diobati, makin cepat melakukan tracking para orang yang kontak dengan kasus," kata Sri

Mangkir dari Panggilan Polisi, Rizieq Shihab Diklaim Alami Kelelahan
Indonesia
Mangkir dari Panggilan Polisi, Rizieq Shihab Diklaim Alami Kelelahan

"Habib sehat. Kecapean beliau, ya agak cape beliau itu kelihatan dari mukanya kelelahan," ucap salah satu Pengacara FPI, Ichwan Tuankotta.

10 Perusuh yang Diamankan Saat Demo Tolak Cipta Kerja Positif COVID-19
Indonesia
10 Perusuh yang Diamankan Saat Demo Tolak Cipta Kerja Positif COVID-19

10 orang tersebut telah diserahkan ke fasilitas isolasi di Pademangan, Jakarta Utara

Respons Komjen Listyo Namanya Masuk Bursa Terkuat Calon Kapolri
Indonesia
Respons Komjen Listyo Namanya Masuk Bursa Terkuat Calon Kapolri

Listyo menyebut tidak mengetahui mengapa isu liar tersebut bisa berkembang.

 Tolak Hentikan KRL, Pemerintah Lebih Utamakan Kepentingan Bisnis Ketimbang Kesehatan
Indonesia
Tolak Hentikan KRL, Pemerintah Lebih Utamakan Kepentingan Bisnis Ketimbang Kesehatan

Edison menyebut, selama jalur transportasi publik dari wilayah penyangga Jakarta dibiarkan berjalan, maka kemungkinan penyebaran virus corona dari dan ke Jakarta akan terus terjadi.