Pemprov DKI Segera Salurkan BST ke Warga Terdampak PPKM Darurat Bansos Tunai. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta akan mencairkan bantuan sosial tunai (BST) bagi warga terdampak COVID-19 selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Bantuan tunai yang disalurkan adalah periode bulan Mei dan Juni.

"Surat perintah pencairan dana sudah mau ditandatangani untuk ditransfer ke rekening penerima dari Bank DKI," kata Ketua Komisi A DPRD DKI Mujiyono di Jakarta, Rabu (14/7).

Baca Juga

DKI Tunggu Putusan Pusat Terkait Pencairan Bantuan Tunai PPKM Darurat

Pemerintah DKI menyalurkan dana BST lewat kartu ATM Bank DKI kepada sekitar 1 juta keluarga penerima manfaat. Bantuan ini akan disalurkan sebesar Rp 300 ribu per bulan.

Adapun berdasarkan rencana pemerintah pusat, pengiriman BST bakal dilakukan sekaligus selama dua bulan sehingga warga langsung menerima Rp 600 ribu.

Ketua Komisi A DPRD DKI, Mujiyono
Ketua Komisi A DPRD DKI, Mujiyono. Foto: DPRD DKI Jakarta

Saat ini, Pemprov DKI masih menunggu kesiapan pemerintah pusat yang juga menyalurkan BST kepada sebagian warga DKI lewat PT Pos Indonesia.

"Tanggung jawab pemprov kan 1,1 jutaan orang, itu untuk warga penerima bantuan di Jakarta Timur dan Kepulauan Seribu. Di wilayah lain jadi tanggung jawab pemerintah pusat. Cuma, mereka belum siap," jelas Mujiyono.

Baca Juga

Demokrat Jakarta Distribusikan Bantuan bagi Warga Isolasi Mandiri

Seperti diketahui, Menteri Sosial Tri Rismaharini menyatakan penyaluran BST selama PPKM Darurat paling lambat dikirim ke warga pada minggu kedua bulan Juli. Politikus PDIP ini pun berpesan bagi para penerima BST untuk menggunakan uang dengan tepat sasaran.

"Warga akan menerima Rp 600 ribu sekaligus, tapi saya minta jangan diijonkan dan hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok saja. Jadi, mudah-mudahan paling telat bisa direalisasikan pekan kedua bulan ini dan kita usahakan agar semua bisa tersalurkan kepada warga,” ucap Risma. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BPOM Beri Izin Penggunaan Darurat Vaksin COVID-19 Sinopharm
Indonesia
BPOM Beri Izin Penggunaan Darurat Vaksin COVID-19 Sinopharm

Vaksin ini dimanfaatkan dalam program Vaksinasi Gotong Royong yang menyasar kalangan pegawai perkantoran.

Komnas HAM Didesak Tetapkan Kasus Munir Sebagai Pelanggaran HAM Berat
Indonesia
Komnas HAM Didesak Tetapkan Kasus Munir Sebagai Pelanggaran HAM Berat

Komite Aksi Solidaritas untuk Munir menyampaikan surat terbuka kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia RI agar segera menetapkan kasus pembunuhan Munir sebagai pelanggaran HAM berat.

Ini Harapan Panglima di HUT ke-76 TNI AL
Indonesia
Ini Harapan Panglima di HUT ke-76 TNI AL

TNI Angkatan Laut merayakan hari jadinya yang ke-76, Jumat (10/9) ini.

Kemnaker Buka Posko Pengaduan THR 2021
Indonesia
Kemnaker Buka Posko Pengaduan THR 2021

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, meluncurkan Pos Komando (Posko) Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Tahun 2021.

Waspada, Kasus COVID-19 DKI Mulai Naik Lagi
Indonesia
Waspada, Kasus COVID-19 DKI Mulai Naik Lagi

Kasus virus COVID-19 di Jakarta sudah mulai bergerak naik.

Kembali Ditangkap karena Narkoba, Rio Reifan Terancam Bui 20 Tahun
Indonesia
Kembali Ditangkap karena Narkoba, Rio Reifan Terancam Bui 20 Tahun

"Ancamannya sudah jelas enam tahun penjara, paling tinggi 20 tahun," ucap Yusri.

Sampah Plastik dari Sungai Brantas Dipamerkan Dalam Berbagai Bentuk Miniatur
Indonesia
Sampah Plastik dari Sungai Brantas Dipamerkan Dalam Berbagai Bentuk Miniatur

Ecoton menemukan 72 persen ikan di sungai Brantas terkontaminasi mikroplastik, 14 spesies ikan di selat Madura makan plastik, kerang, kupang, udang dan teripang.

PSI DKI Kritik Batas Gaji Pemilik Rumah DP 0 Jadi Rp14 Juta
Indonesia
PSI DKI Kritik Batas Gaji Pemilik Rumah DP 0 Jadi Rp14 Juta

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Eneng Malianasari mengkritik aturan baru soal batasan tertinggi penghasilan warga untuk bisa memiliki program Rumah DP 0 Rupiah sebesar Rp14 juta.

Resmi Dipenjara, Pembanting Mahasiswa Ditahan di Ruangan Khusus
Indonesia
Resmi Dipenjara, Pembanting Mahasiswa Ditahan di Ruangan Khusus

Kondisi Faris (MFA) sampai dengan siang ini dalam keadaan stabil dan baik

Komnas HAM Minta TNI Jadikan Kasus di Merauke Sebagai Pembelajaran
Indonesia
Komnas HAM Minta TNI Jadikan Kasus di Merauke Sebagai Pembelajaran

Komnas HAM meminta pihak terkait mulai menginternalisasi kembali atau menguatkan materi-materi tentang HAM