Pemprov DKI Segera Rampungkan Kelebihan Bayar Rp6,5 Miliar Alat Damkar Pemadam Kebakaran. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengakui, ada selisih kelebihan pembayaran dalam pembelian alat pemadam kebakaran (Damkar) yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

"Terkait Damkar sudah saya tanyakan kepada kepala Kadis itu ada kelebihan bayar senilai 6,5 miliar," ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (16/4).

Baca Juga:

Lakukan Paneh Raya Padi di Cilacap, Anies Jamin Pasokan Beras DKI Aman

Riza menuturkan, dari pengakuan Kadis itu, pihak swasta yang berkaitan dengan proyek itu sudah memulangkan uang lebih sebesar 90 persen. Kekurangan pengembalian uang lebih itu, lanjut Riza, akan dirampungkan pada pekan ini.

"Sudah dikembalikan, sisanya tinggal Rp1,5 atau Rp1,6 akan diselesaikan oleh pihak swasta dalam minggu-minggu ini," papar dia.

Pria kelahiran Banjarmasin, Kalimantan ini menjelaskan, alasan pengembalian uang lebih dibayarkan secara pertahap, lantaran pihak yang bertanggung jawab atas pemulangan duit itu dari swasta. Pemprov DKI dalam hal ini tidak ada sangkut paut.

"Ya itu kan kemampuannya ada di pihak swasta bukan Pemprov itu bukan Pemprov itu dari pihak swasta yang mengembalikan," urai Riza.

Sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DKI mengendus adanya kelebihan pembayaran yang dilakukan Pemprov DKI dalam pembelian alat Damkar. Selisih uang lebih yang disetorkan Gubernur Anies mencapai Rp6,5 miliar.

Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria. (Foto: Antara)
Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria. (Foto: Antara)

Berdasarkan laporan keuangan Pemprov DKI tahun 2019, BPK melaporkan ada empat paket pengadaan yang pembayarannya melebih nilai uang yang seharusnya disetorkan.

Pertama, pembelian unit submersible yang memiliki harga riil Rp9 miliar dan nilai kontrak Rp9,7 miliar. Maka ada pembayaran lebih dengan selisih Rp761 juta. Kemudian unit quick response dengan selisih harga Rp3,4 miliar. Sebab harga riil alat itu adalah Rp36,2 miliar dan nilai kontrak Rp 39,6 miliar.

Lalu DKI membeli unit penanggulangan kebakaran pada sarana transportasi massal dengan harga riil Rp7 miliar dan nilai kontrak Rp7,8 miliar. Selisih uang yang kelebihan pembayarannya sebesar Rp844 juta. Terakhir pembelian unit pengurai material kebakaran, harga riil Rp32 miliar, nilai kontrak Rp33 miliar, selisihnya Rp1 miliar. (Asp)

Baca Juga:

Pemprov DKI Klaim Tak Berwenang Kembalikan Lebih Bayar Alat Damkar

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
1x24 Jam Keluhan Warga Tidak Ditanggapi Bawahan, Walkot Surabaya Dapat Notifikasi
Indonesia
1x24 Jam Keluhan Warga Tidak Ditanggapi Bawahan, Walkot Surabaya Dapat Notifikasi

aplikasi ‘Wargaku’ merupakan wadah aspirasi warga mulai saran, kritik, pencarian informasi terkait program-program yang dibuat Pemkot Surabaya.

Aparat Diminta Pastikan Rasa Aman Masyarakat Pasca Penembakan Guru Oleh KKB
Indonesia
Aparat Diminta Pastikan Rasa Aman Masyarakat Pasca Penembakan Guru Oleh KKB

Hampir setiap tahun peristiwa teror dilakukan oleh KKB terhadap masyarakat sipil

Psikologi Forensik Nilai Serangan ZA ke Mabes Polri 'Suicide by Cops'
Indonesia
PKS: Kasihan Pengusaha Penginapan bila Warga Tak Patuh Protokol Kesehatan
Indonesia
PKS: Kasihan Pengusaha Penginapan bila Warga Tak Patuh Protokol Kesehatan

Eksekutif bersama legislatif hari ini akan mengesahkan penetapan Raperda menjadi Perda tentang Penanggulangan COVID-19.

Ratusan Karyawan RSUD Dr Moewardi Solo Terpapar COVID-19
Indonesia
Ratusan Karyawan RSUD Dr Moewardi Solo Terpapar COVID-19

Ada sekitar 2.000-an karyawan RSUD dr Moewardi Solo yang dilakukan tracing selama dua pekan.

Anies: Sepanjang Juli, 6,051 Orang di Jakarta Positif COVID-19
Indonesia
Anies: Sepanjang Juli, 6,051 Orang di Jakarta Positif COVID-19

Angka itu melonjak tajam karena Pemprov DKI melakukan peningkatan kapasitas tes corona yang mampu dilakukan dalam sehari.

Pemprov DKI Tak Beri Celah Warga Mudik Lebaran
Indonesia
Pemprov DKI Tak Beri Celah Warga Mudik Lebaran

Pemprov DKI Jakarta akan melakukan antisipati aksi curang warga dengan memilih jalur kampung untuk dapat mengelabui petugas agar lolos dari larangan mudik Idulfitri 2021.

Pemprov DKI Sudah Kuburkan 13.300 Jenazah COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Sudah Kuburkan 13.300 Jenazah COVID-19

Pemprov DKI Jakarta telah menguburkan sebanyak 13.300 jenazah warga terpapar COVID-19 dari awal COVID-19 merebak di ibu kota.

Jelang Libur Natal-Tahun Baru, Polisi Bongkar Peredaran Ratusan Kilogram Sabu
Indonesia
Jelang Libur Natal-Tahun Baru, Polisi Bongkar Peredaran Ratusan Kilogram Sabu

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya membongkar sindikat yang diduga pengedar narkoba jenis sabu-sabu seberat 200 kilogram.

Aksi TNI Copoti Baliho Rizieq Shihab karena Khawatir Munculnya Gangguan Keamanan
Indonesia
Aksi TNI Copoti Baliho Rizieq Shihab karena Khawatir Munculnya Gangguan Keamanan

Ketika TNI turun tangan untuk melakukan aksi mencegah hal itu semata-mata adanya kekhawatiran munculnya gangguan persatuan dan kesatuan.