Pemprov DKI Raup Rp92 Juta Sanksi Denda Pelanggar PSBB Transisi Ilusatrasi masker (Dok Humas Pemprov Jabar)

MerahPutih.com - Satpol PP DKI Jakarta mengumpulkan uang sanksi denda sebesar Rp97.200.000 dari pelanggar protokol kesehatan selama PSBB transisi dari periode 12 hingga 24 Oktober 2020.

Denda tersebut berasal dari tiga kategori, di antaranya pelanggar warga tidak memakai masker, restoran dan rumah makan yang melanggar PSBB, serta pelanggaran terhadap perkantoran dan dunia usaha.

"Izin melaporkan dana denda yang terkumpul selama penerapan PSBB transisi selama dua pekan ini di Jakarta itu sebesar Rp97.200.000 rupiah," ujat Kasatpol PP DKI Arifin saat dikonfirmasi, Minggu (25/10).

Baca Juga:

Perda COVID-19 Disahkan, Wagub DKI: Tugas DPRD DKI Sosialisasi Denda

Arifin menerangkan, warga yang kedapatan tak menggunakan masker di ruang publik adalah sebanyak 13.300 orang. Sebanyak 12.853 orang di antaranya disanksi dengan kerja sosial dan 447 sisanya dikenakan denda perorang yang terkumpul mencapai Rp72.200.000.

Petugas menghukum warga yang tidak memakai masker di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (2/8/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pras.
Petugas menghukum warga yang tidak memakai masker di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (2/8/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pras.

Kemudian untuk restoran yang melanggar jumlahnya sebanyak 24 rumah makan. Sebanyak 22 restoran diberikan sanski dengan dilakukan penutupan selama 1 X 24 jam, dan dua restoran dikenakan sanksi denda berupa uang dengan total denda sebanyak Rp25.000.000 rupiah.

"Tempat usaha makan minum sebesar Rp25.000.000," terang dia.

Baca Juga:

Denda Tolak Vaksin Rp5 Juta Dikritik Warga, Begini Jawaban Pemprov DKI

Sedanglan perkantoran, tempat usaha, dan tempat industri ada 16 yang melanggar dan semuanya dilakukan penutupan selama 3 X 24 jam.

Diketahui, hari ini merupakan hari terakhir penerapan PSBB transisi di Jakarta yang sudah berlaku dari periode 12-25 Oktober 2020.

Dua pekan sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menarik rem darurat dan kembali menerapkan PSBB ketat di ibu kota. (Asp)

Baca Juga:

Paksa Bawa Pulang Jenazah Dalam Perda Penanganan COVID-19 Disanksi Denda Rp7,5 Juta

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Belum Tetapkan Tersangka Pelaku Bully Anak Ayu Ting Ting
Indonesia
Polisi Belum Tetapkan Tersangka Pelaku Bully Anak Ayu Ting Ting

Yusri menyebut jika unsur yang disangkakan telah lengkap, maka pihak penyidik akan segera memanggil terlapor Ayu Ting Ting untuk dimintai keterangan beserta kelengkapan barang bukti.

Komnas HAM Akan Minta Keterangan Ahli Ungkap Kematian 6 Laskar FPI
Indonesia
Komnas HAM Akan Minta Keterangan Ahli Ungkap Kematian 6 Laskar FPI

Semoga minggu depan para ahli bisa menyesuaikan jadwalnya

Wagub DKI Imbau Reuni 212 Tak Digelar saat Pandemi COVID-19
Indonesia
Wagub DKI Imbau Reuni 212 Tak Digelar saat Pandemi COVID-19

Pemprov DKI Jakarta meminta pihak Persaudaraan Alumni 212 untuk menimbang kembali acara reuni akbar yang rencananya digelar awal Desember bulan depan.

[Hoaks atau Fakta]: PSI Cari Pekerja Sosial Media Gaji Rp 60 Ribu Per Bulan
Lainnya
[Hoaks atau Fakta]: PSI Cari Pekerja Sosial Media Gaji Rp 60 Ribu Per Bulan

Gaji yang diberikan adalah Rp 6 juta, bukan Rp 60 ribu. Hal ini juga sudah dikonfirmasikan kepada HRD PSI bahwa gaji yang diketikkan adalah Rp 6 juta.

18 Terduga Teroris Diciduk Densus, Puluhan Kotak Amal Disita Sebagai Barang Bukti
Indonesia
18 Terduga Teroris Diciduk Densus, Puluhan Kotak Amal Disita Sebagai Barang Bukti

Tim Densus 88 Antiteror Polri menahan 18 orang terduga teroris di Sumatera Utara

Lama Antibodi Vaksin COVID-19 Sinovac-Bandung Baru Diketahui April 2021
Indonesia
Lama Antibodi Vaksin COVID-19 Sinovac-Bandung Baru Diketahui April 2021

Peneliti uji klinis vaksin COVID-19 Sinovac di Bandung perlu mengkaji seberapa lama vaksin tersebut menghasilkan antibodi di dalam tubuh.

Aktivas Terus Melonggar, Hati-hati Ubah Status Pandemi Jadi Endemi
Indonesia
Aktivas Terus Melonggar, Hati-hati Ubah Status Pandemi Jadi Endemi

Jika tidak dilaksanakan dengan matang, maka ke depannya hanya berpotensi akan membuka peluang peningkatan kasus, dan tidak menutup kemungkinan kembali pada status lama.

DKI Belum Putuskan Belajar Tatap Muka di Awal Tahun 2021
Indonesia
DKI Belum Putuskan Belajar Tatap Muka di Awal Tahun 2021

Pihaknya tidak mau seperti negara-negara lain yang lebih dulu membuka sekolah tatap muka dan menjadi klaster baru kasus COVID-19.

Kampung Tangguh Bencana Yogyakarta Bersiaga Hadapi Banjir Lahar Dingin
Indonesia
Kampung Tangguh Bencana Yogyakarta Bersiaga Hadapi Banjir Lahar Dingin

Meningkatnya debit air sungai di Kota Yogyakarta tidak hanya disebabkan hujan lokal yang terjadi di kota tersebut. Namun juga bisa disebabkan kiriman air dari hulu sungai.

Jerinx-Adam Demi Saling Memaafkan, Tapi...
Indonesia