Pemprov DKI Pertimbangkan Pegawai Kantor Swasta WFH 75 Persen Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. Foto: MP/Asropih

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta masih mempertimbangkan kebijakan bekerja dari kantor atau wrok from office (WFO) 25 persen bagi perusahaan swasta di ibu kota, menyusul peningkatan kasus COVID-19 yang signifikan.

Sekarang, Pemerintah DKI masih menerapkan aturan bekerja dari kantor 50 persen dan bekerja dari rumah atau wrok from home (WFH) sebesar 50 persen.

Baca Juga

Perpanjang PPKM Mikro, Pemerintah Kembali Berlakukan WFH

"Nanti kita pertimbangkan (WFH 75 persen)," ujar Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria di Jakarta, Rabu (16/6).

Riza menyampaikan, Pemprov DKI masih fokus pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro selama 2 pekan hingga 28 Juni 2021 mendatan. Kebijakan ini DKI bakal menggalakan pengawasan dalam disiplin protokol kesehatan (prokes).

"Kita masih laksanakan ppkm seperti dua minggu sebelumnya," urainya.

Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria. (Foto: MP/Asropih)
Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria. (Foto: MP/Asropih)

Sambung Gubernur Anies Baswedan. Ia menerangkan jika kondisi COVID-19 di ibu kota semakin parah, oleh karnanya semua unsur harus semakin waspada dan menyadari akan bahaya virus mematikan ini dan mutasinya.

Sehingga, kata dia, pemerintah dan warga harus semakin disiplin dan mengikuti seluruh peraturan PPKM Mikro yang telah ditentukan, mulai dari rumah, tempat bekerja, fasilitas umum, tempat makan, fasilitas hiburan dan lain sebagainya.

"Semua perkantoran evaluasi, bila kegiatan sudah lebih 50 persen pekerja, kembalikan 50 persen. Semua fasilitas hiburan, seperti tempat-tempat berkumpul, restoran, rumah makan, kafe, ikuti ketentuan 50 persen. Begitu juga jam operasi harus ditaati, jam 9 malam harus selesai, harus tutup," paparnya.

Bila sejumlah bidang tersebut menyalahi aturan yang tercantum dalam PPKM Mikro dipastikan bakal ditindak tegas sesuai denga sanksi yang berlaku.

"Akan kami berikan sanksi sesuai ketentuan gak ada pengecualian. Semuanya mari ambil sikap tanggung jawab," tegas Anies. (Asp)

Baca Juga

Aturan PPKM Mikro, Mal Buka Sampai Jam 9 Malam, WFH Bisa 50 Persen

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Salwa Naya Syakirah Jadi Mahasiswa FH Unpad dalam Usia 16 Tahun
Indonesia
Salwa Naya Syakirah Jadi Mahasiswa FH Unpad dalam Usia 16 Tahun

Ketika menjalani studi di MAN 2 Pekanbaru, Salwa mampu menyelesaikan studinya dengan waktu hanya 2 tahun. Hal ini terjadi karena Salwa sudah mengikuti program akselerasi sejak duduk di bangku kelas X.

Polisi Belum Bisa Pastikan Keberadaan Nakes Gerald Sokoy
Indonesia
Polisi Belum Bisa Pastikan Keberadaan Nakes Gerald Sokoy

Pencarian di sekitar Distrik Kiwirok sudah dilakukan tetapi hingga kini belum diketemukan

Jokowi Berharap Masyarakat Bersama-sama Jaga Momentum Baik
Indonesia
Jokowi Berharap Masyarakat Bersama-sama Jaga Momentum Baik

Jokowi mengingatkan semua pihak untuk tidak lengah agar dapat menjaga momentum pemulihan ekonomi ini.

Cegah Kematian Ibu dan Bayi, Seluruh Puskesmas Bakal Dapat Alat USG
Indonesia
Cegah Kematian Ibu dan Bayi, Seluruh Puskesmas Bakal Dapat Alat USG

Di Indonesia terdapat 155 rumah sakit umum daerah (RSUD) yang tersebar di seluruh kabupaten/kota masih belum memiliki tujuh dokter spesialis.

Harga Minyak Goreng Kemasan Akan Diserahkan Pada Mekanisme Pasar
Indonesia
Harga Minyak Goreng Kemasan Akan Diserahkan Pada Mekanisme Pasar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan menyalurkan subsidi untuk minyak goreng curah Rp 14 ribu per liter.

Gusdurian Kutuk Aksi Kekerasan terhadap Ade Armando
Indonesia
Gusdurian Kutuk Aksi Kekerasan terhadap Ade Armando

Jaringan Gusdurian mengutuk dan mengecam segala bentuk kekerasan kepada dan oleh siapa pun, termasuk yang dialami Ade Armando.

Cara Pencegahan Mutasi COVID-19 Versi Peneliti Eijkman
Indonesia
Cara Pencegahan Mutasi COVID-19 Versi Peneliti Eijkman

Jika virus tidak menemukan host baru, maka replikasi tidak terjadi dan mutasi pun tidak terjadi

AHY Bidik Jawa Barat sebagai Lumbung Suara di Pemilu 2024
Indonesia
AHY Bidik Jawa Barat sebagai Lumbung Suara di Pemilu 2024

AHY menargetkan bisa meraih kursi lebih banyak di wilayah Jawa Barat dibandingkan tahun sebelumnya. Partai Demokrat, katanya, akan lebih banyak bersafari politik ke Jawa Barat, agar bisa menyerap aspirasi masyarakat.

Puan Ingatkan Potensi Calo Saat Warga Diwajibkan Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi
Indonesia
Puan Ingatkan Potensi Calo Saat Warga Diwajibkan Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi

"Perlu diperhatikan, jangan sampai kebijakan menyulitkan rakyat. Khususnya bagi masyarakat yang tidak memiliki smartphone," kata Puan.

Persis Promosi Liga 1 Setelah 14 Tahun Menanti, Ribuan Suporter Langsung Konvoi
Indonesia
Persis Promosi Liga 1 Setelah 14 Tahun Menanti, Ribuan Suporter Langsung Konvoi

Persis Solo dipastikan mendapatkan tiket promosi Liga 1 musim depan.