Pemprov DKI Persiapkan Tempat Pengungsi Protap Prokes Hadapi Banjir Banjir Rob di Jakarta Utara. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan lokasi pengungsian untuk korban banji tahun ini. Tempat sementara untuk korban banjir itu dibangun dengan protap protokol kesehatan (prokes) COVID-19.

Tak cuma tempat pengungsian, Pemerintah DKI juga mulai menyetok sejumlah sembako buat para korban banjir nantinya, sampai dengan susu balita.

Baca Juga:

Hampir 9 Ribu Anak Buah Anies Diturunkan Urusi Sampah Antisipasi Banjir

"Pengendalian banjir bahkan BPBD juga sudah menyiapkan tempat-tempat pengungsian," kata Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria di Jakarta, Minggu (17/10).

Mantan Anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini bilang, pendirian tempat pengungsian dengan penerapan prokes yang sudah dikerjakan dua tahun terakhir ini. Sebab COVID-19 sudah mewabah pada 2019 lalu.

"2 tahun terakhir kita melaksanakan proses pengungsian sesuai dengan protap, protokol kesehatan yang ada," terangnya.

Riza menuturkan, untuk mengatasi banjir ini Pemprov DKI sudah di apelkan dan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan.

Wagub Ahmad Riza Patria. (Foto: Antara)
Wagub Ahmad Riza Patria. (Foto: Antara)

"Semua satgas relawan dan masyarakat bersama-sama mencegah membantu penanganan banjir," ujarnya.

Tahun ini Pemprov DKI Jakarta menargetkan pembuatan sumur resapan sebanyak 22.292 titik dan baru selesai sebanyak 6.233 titik.

Anies pernah berjanji membuat 1,8 juta sumur resapan hingga tahun 2022. Hal ini tertuang dalam Rencana Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2922. Namun, karena minim realisasi, target tersebut dikurangi. (Asp)

Baca Juga:

Antisipasi Banjir, Dinas SDA DKI Keruk Lumpur Kali Mookervaart

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kepatuhan Warga Jabar Jalankan Prokes Terus Menurun
Indonesia
Kepatuhan Warga Jabar Jalankan Prokes Terus Menurun

Sekda Provinsi Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja menuturkan, penurunan disiplin prokes terlihat pada penggunaan masker dan jaga jarak.

Dalam 24 Jam, 32.867 Pasien Berhasil Sembuh dari COVID-19
Indonesia
Dalam 24 Jam, 32.867 Pasien Berhasil Sembuh dari COVID-19

Satu dari tujuh orang yang terkena COVID-19 di Indonesia adalah anak-anak

Mau Divaksin Dinilai Bentuk Bela Negara
Indonesia
Mau Divaksin Dinilai Bentuk Bela Negara

Vaksinasi untuk memperkuat imunitas tubuh masyarakat bagi kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.

Petugas Rutan KPK Polisikan Nurhadi Atas Dugaan Pemukulan
Indonesia
Petugas Rutan KPK Polisikan Nurhadi Atas Dugaan Pemukulan

Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bertugas di Rumah Tahanan (Rutan) resmi melaporkan eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi Abdurachman, atas dugaan pemukulan ke kepolisian.

Transaksi ATM Link Berbayar, Bank Sebut Tidak Ada Pelanggaran
Indonesia
Transaksi ATM Link Berbayar, Bank Sebut Tidak Ada Pelanggaran

Kebijakan tersebut sebagai upaya untuk mendorong masyarakat meningkatkan transaksi melalui mobile banking, terutama di masa pandemi COVID-19.

Senin Pekan Depan DKI Gelar PTM Terbatas, Ada 610 Sekolah
Indonesia
Senin Pekan Depan DKI Gelar PTM Terbatas, Ada 610 Sekolah

Pemprov DKI Jakarta memastikan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah akan berlangsung pada Senin, 30 Agustus 2021 pekan depan.

Vaksinasi 1.695 Anggota TNI Soloraya, Mabes TNI Kerahkan 112 Nakes
Indonesia
Vaksinasi 1.695 Anggota TNI Soloraya, Mabes TNI Kerahkan 112 Nakes

"Sesuai dengan perintah langsung Panglima TNI, langsung Serbu Vaksin bagi jajaran prajurit," kata Ganip.

Tak Ada Efek Samping Penyintas COVID-19 Divaksin
Indonesia
Tak Ada Efek Samping Penyintas COVID-19 Divaksin

Tidak ada efek samping yang ditimbulkan ketika orang yang pernah positif dilakukan suntik vaksin COVID-19.

Update COVID-19 Selasa (15/12): Jumlah Pasien Sembuh Tembus 500 Ribu Orang
Indonesia
Update COVID-19 Selasa (15/12): Jumlah Pasien Sembuh Tembus 500 Ribu Orang

Kasus aktif adalah jumlah pasien positif yang masih menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri

Pasca-Kebrutalan KKB, Kondisi Warga Kabupaten Puncak Berangsur Kondusif
Indonesia
Pasca-Kebrutalan KKB, Kondisi Warga Kabupaten Puncak Berangsur Kondusif

Aktivitas masyarakat di Beoga, Kabupaten Puncak saat ini berangsur normal dan warga mulai menggelar dagangan.