Tunjangan Semua PNS DKI Dipotong 50%, Kecuali Tenaga Medis Petugas medis memindahkan pasien ke ruang isolasi dalam Simulasi Penanganan Pasien Corona di Rumah Sakit Lavalette, Malang, Jawa Timur, Jumat (13/3/2020). ANTARA/Ari Bowo Sucipto

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) memastikan bahwa tenaga medis yang berhadapan langsung penanganan pasien corana tidak dilakukan rasionalisasi atau pemotongan tunjangan penghasilan pegawai (TPP).

Pemotongan tunjangan sebesar 50 persen itu hanya diberlakukan kepada pegawai negeri sipil (PNS) yang tidak terlibat dalam penanggulangan COVID-19.

Baca Juga

Pengalihan Deviden 'Plat Merah' Bisa Jadi Solusi Kekurangan Anggaran COVID-19 DKI

"Nggak (dipotong tunjangan tenaga medis), terakhir disesuaikan. Dikecualikan kalau tenaga medis," kata Kepala BKD DKI, Chaidir saat dikonfirmasi, Selasa (12/5).

Chaidir menegaskan, ada juga tim medis DKI yang dipangkas tunjangan kerjanya. Mereka tenaga medis dan paramedis yang duduk di belakang meja kerja rumah sakit rujukan COVID-19, karena tidak berhadap langsung dengan orang terpapar corona. Contohnya petugas kesehatan di bagian adminiatrasi.

ASB
Ilustrasi ASN. Foto: Net

"Tenaga medis dan paramedis itu kan ada yang melayani langsung pasien, tapi kan ada juga yang dibelakang meja. Kalau di belakang meja apakah dapat misalnya di bagian administrasi? kan tidak," terang dia.

Nantinya data Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI yang menjadi acuan pihaknya untuk dilakukan pemotongan atau tidak tunjangan para medis yang berjibaku menghadapi pasien corona.

"Ini kan kemampuan ekonomi kita terbatas karena kontraksi ekonomi," tutupnya.

Adapun diketahui, Pemprov DKI Jakarta akan memotong tunjangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan DKI.

Baca Juga

Ridwan Kamil Sambut Baik Bantuan Alat PCR dari Kedubes Amerika Serikat

Nominal Tunjangan Kepegawaian Daerah (TKD) yang dipotong akan menyesuaikan kondisi perekonomian di Jakarta yang ikut turun akibat pandemi corona. Kebijakan pemangkasan tunjangan PNS ini masih dalam penggodokan Pemprov DKI.

"Itu kan dari kontraksi ekonomi kan tertinggi sampe 53 persen. Sesuai terhadap itu, enggak ada potongan kalo APBD-nya kontraksi nol, enggak ada (kalau) kontraksi ekonomi stabil. Iya (penyesuaian) bisa sampe 50 persen kalo itu (kontraksi ekonomi) sampai 53 persen. Itu masih digodok belum putus," kata Chaidir, pada Selasa (5/5) lalu. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak Meninggal Dunia
Dunia
Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak Meninggal Dunia

Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak tutup usia pada usia 91 tahun.

AHY Sarankan Pemerintah Lockdown Wilayah Terinfeksi Virus Corona
Indonesia
AHY Sarankan Pemerintah Lockdown Wilayah Terinfeksi Virus Corona

Namun, AHY meminta agar pasokan arus barang terutama bahan-bahan pokok tetap lancar

3 Izin Konser di Jakarta Ditunda Akibat Virus Corona
Indonesia
3 Izin Konser di Jakarta Ditunda Akibat Virus Corona

Benny menerangkan, hingga kini yang dilakukan pelarangan masih sebatas pertunjukan hiburan seni dan budaya, musik, festival, konser dan sejenisnya.

  Hadapi Karantina Wilayah Pandemi COVID-19, Solo Siapkan Anggaran Rp49 Miliar
Indonesia
Hadapi Karantina Wilayah Pandemi COVID-19, Solo Siapkan Anggaran Rp49 Miliar

"Kami mulai memetakan anggaran untuk penanggulangan wabah Covid-19 di Solo. Anggaran tersebut telah dijukan ke DPRD Solo," ujar Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo

Pengusaha Desak DPR Terus Bahas RUU Cilaka di Tengah Pagebluk COVID-19
Indonesia
Pengusaha Desak DPR Terus Bahas RUU Cilaka di Tengah Pagebluk COVID-19

Padahal, RUU Cipta Kerja terdiri atas 11 klaster dan masalah ketenagakerjaan hanya satu di antaranya

Cegah Penularan Corona, Pemprov DKI Tutup Sementara Ziarah
Indonesia
Cegah Penularan Corona, Pemprov DKI Tutup Sementara Ziarah

"Masyarakat diimbau untuk membatasi ziarah dan aktivitas di luar rumah sampai dengan situasi kembali normal," kata Ivan

Anies Bagi-bagi Puluhan Juta Masker untuk Warga Jakarta
Indonesia
Anies Bagi-bagi Puluhan Juta Masker untuk Warga Jakarta

Wilayah ibu kota saat ini menjadi episentrum atau pusat penyebaran virus corona di Indonesia.

Cuma Sepekan, Waktu Peserta CPNS Pilih Tempat Tes SKB
Indonesia
Cuma Sepekan, Waktu Peserta CPNS Pilih Tempat Tes SKB

Peserta tes sudah bisa mencetak ulang Kartu Tanda Peserta SKB pada tanggal 8 Agustus.

 Korupsi Sudah Jadi Penyakit Kronis, KPK Sebaiknya Tidak Bangga Lakukan Banyak OTT
Indonesia
Korupsi Sudah Jadi Penyakit Kronis, KPK Sebaiknya Tidak Bangga Lakukan Banyak OTT

“Karena itu, jangan hanya melihat kinerja KPK dari seberapa besar jumlah OTT ataupun jumlah uang negara yang diselamatkan. Namun harus dilihat juga, bagaimana budaya korupsi itu dihilangkan dari bumi pertiwi,” ungkap Yohanes

Soal Aliran Uang yang Diungkapkan Napoleon, Polri Klaim Belum Ada Bukti
Indonesia
Soal Aliran Uang yang Diungkapkan Napoleon, Polri Klaim Belum Ada Bukti

Irjen Napoleon Bonaparte meminta uang suap dari Djoko Tjandra sebesar Rp 7 miliar untuk pihak yang disebut sebagai "petinggi kita"