Pemprov DKI Klaim Modifikasi Cuaca Berhasil Redam Hujan Ekstrem Malam Pergantian Tahun 2026

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Januari 2026
Pemprov DKI Klaim Modifikasi Cuaca Berhasil Redam Hujan Ekstrem Malam Pergantian Tahun 2026

Arsip - Awan tebal menyelimuti kawasan Patung Pemuda Membangun di Senayan, Jakarta, Sabtu (25/1/2025). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/Spt/pri.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengklaim operasi modifikasi cuaca (OMC) berhasil mengantisipasi potensi cuaca ekstrem pada malam pergantian tahun 2025–2026. Langkah tersebut dinilai efektif dalam menekan intensitas hujan sehingga tidak memicu bencana di Ibu Kota.

Operasi modifikasi cuaca dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta dengan melibatkan berbagai pihak terkait sebagai upaya mitigasi risiko cuaca ekstrem.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno pun mengapresiasi kinerja BPBD DKI Jakarta yang dinilainya mampu bekerja cepat dan tepat dalam menghadapi potensi hujan lebat di akhir tahun.

“Saya bersyukur dari 28 Desember terjadi hujan, tapi tidak sebesar yang kita khawatirkan. Karena modifikasi cuaca kita berhasil, itu kerja sama yang luar biasa,” ujar Rano di Jakarta, Selasa (6/1).

Baca juga:

Cuaca Ekstrem di Awal 2026, Kepala BMKG Ibaratkan Indonesia ‘Mesin Uap’ Pembentuk Awan Konvektif Tinggi

Kenaikan Temperatur Muka Bumi makin Cepat, Picu Kejadian Cuaca Ekstrem

Rano mengungkapkan, sebelum memasuki penghujung tahun 2025, dirinya sempat melakukan kunjungan ke Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Dalam kunjungan tersebut, BMKG memaparkan potensi cuaca ekstrem berdasarkan hasil pengamatan dan pemodelan cuaca yang dilakukan.

Dari paparan tersebut, Rano mengaku semakin memahami potensi risiko yang bisa terjadi, sehingga Pemprov DKI segera mengambil langkah antisipatif dengan bersinergi bersama BPBD DKI Jakarta untuk melaksanakan operasi modifikasi cuaca.

Menurutnya, OMC menjadi salah satu instrumen penting dalam pengendalian risiko bencana hidrometeorologi di wilayah perkotaan padat seperti Jakarta.

“OMC dilaksanakan bila debit curah hujan telah melampaui batas atau cukup deras serta berpotensi memicu bencana,” tutup Rano. (Asp)

#Cuaca Ekstrem #Pemprov DKI Jakarta #Rano Karno #Operasi Modifikasi Cuaca
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Mulai 2027, Pencari Kerja di Jakarta Bisa Naik Transjakarta hingga MRT Gratis
Pramono Anung menyatakan transportasi umum di Jakarta, termasuk Transjakarta, MRT, LRT, dan Mikrotrans, akan gratis bagi pencari kerja mulai 1 Januari 2027.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 26 menit lalu
Mulai 2027, Pencari Kerja di Jakarta Bisa Naik Transjakarta hingga MRT Gratis
Indonesia
Penumpang Transportasi Publik Jakarta Tembus 368,4 Juta, Naik 10,8 Persen
Penumpang Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta mencapai 368,4 juta pada triwulan III 2026, naik 10,8 persen dibandingkan 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Penumpang Transportasi Publik Jakarta Tembus 368,4 Juta, Naik 10,8 Persen
Indonesia
Sumuknya Jakarta dan Pulau Jawa Hari Ini Terjawab, 4 Faktor Combo Picu Suhu di Atas 37 Derajat Celsius!
BMKG ungkap penyebab cuaca panas ekstrem dan gerah di Jakarta dan Pulau Jawa yang tembus 37 derajat Celsius. Simak 4 faktor utama & tipsnya di sini!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Sumuknya Jakarta dan Pulau Jawa Hari Ini Terjawab, 4 Faktor Combo Picu Suhu di Atas 37 Derajat Celsius!
Indonesia
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Penyesuaian itu membuat sejumlah sekolah terpaksa menunggu giliran untuk direvitalisasi, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Indonesia
Wagub Rano Minta Sekolah Jakarta Rutin Simulasi Gempa Bumi
Langkah tersebut diambil demi memastikan fasilitas pendidikan tidak hanya layak dan nyaman, tetapi juga aman bagi siswa dan tenaga pendidik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Wagub Rano Minta Sekolah Jakarta Rutin Simulasi Gempa Bumi
Indonesia
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
PAM Jaya meraih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta Bidang Kearsipan 2026 dengan predikat AA atau Sangat Memuaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
Indonesia
BNPB Andalkan Modifikasi Cuaca untuk Tekan Asap Karhutla
BNPB tetap memprioritaskan pemadaman api di sumber kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
BNPB Andalkan Modifikasi Cuaca untuk Tekan Asap Karhutla
Indonesia
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Penasaran kenapa cuaca panas hari ini terasa sangat menyengat? Cek penjelasan lengkap BMKG soal puncak kemarau, El Nino 2026, hingga efek aspal Jakarta!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Oktober 2026
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Indonesia
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Bank Jakarta menyiapkan Rp 5,87 triliun untuk proyek strategis DKI. Hal ini melalui kerja sama dengan BUMD, BUMN, hingga perangkat daerah DKI Jakarta.
Soffi Amira - Selasa, 13 Oktober 2026
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Indonesia
Bayar MRT Jakarta Terintegrasi JakLingko Mulai 12 Oktober 2026
Mulai 12 Oktober 2026, pembayaran MRT Jakarta terintegrasi JakLingko. Simak daftar kartu yang bisa digunakan, cara tapping, dan tarif integrasi Rp10.000.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Bayar MRT Jakarta Terintegrasi JakLingko Mulai 12 Oktober 2026
Bagikan