Pemprov DKI Klaim Lebih dari 3 Juta Warga Jakarta Telah Disuntik Vaksin COVID-19 Petugas medis menyuntikan vaksin COVID-19 kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Kamis (1/4/2021). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/hp.

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengklaim, telah memberikan vaksinasi COVID-19 kepada lebih dari 3 juta orang di ibu kota. Sasaran vaksin itu bagi tenaga kesehatan, lansia dan pelayan publik.

"Vaksinasi tahap 1 dan 2 (tenaga kesehatan, lansia, dan pelayan publik) sebanyak 3.000.689 orang," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI, Dwi Oktavia di Jakarta, Rabu (21/4).

Total vaksinasi dosis 1 saat ini sebanyak 1.687.399 orang dan total vaksinasi dosis 2 kini mencapai 911.103 orang.

Rinciannya, tenaga kesehatan, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 125.568 orang dan vaksinasi dosis 2 mencakup 109.421 orang, dengan target vaksinasi sebanyak 112.301 orang.

Vaksinasi COVID-19. Foto: ANTARA

Kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 554.268 orang dan vaksinasi dosis 2 mencakup 320.304 orang, dengan target vaksinasi sebanyak 911.631 orang.

Pada kelompok pelayan publik, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 1.007.563 orang dan vaksinasi dosis 2 mencakup 481.378 orang, dengan target vaksinasi sebanyak 1.976.757 orang.

Adapun jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini Rabu sebanyak 401.110 kasus.

Dari jumlah tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 388.083, dengan tingkat kesembuhan 96,8 persen.

Kemudian pasien yang meninggal dunia ada 6.587 orang dengan tingkat kematian 1,6 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7 persen.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,3 persen. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Terapkan Kawasan Rendah Emisi di Wista Kota Tua, PKL Bakal Ditata
Indonesia
Pemprov DKI Terapkan Kawasan Rendah Emisi di Wista Kota Tua, PKL Bakal Ditata

Kendaraan pribadi, angkutan barang, dan angkutan umum non TJ tidak diperkenankan melalui ruas jalan LEZ

Sandiaga Uno Antara Bangun Kementerian dan Cari Panggung Politik
Indonesia
Sandiaga Uno Antara Bangun Kementerian dan Cari Panggung Politik

Masuknya Sandiaga Uno di kursi kabinet menuai reaksi dari berbagai kalangan.

Merapi Keluarkan Lava Pijar 4 Kali, Warga Klaten Diminta Kembali ke Pengungsian
Indonesia
Merapi Keluarkan Lava Pijar 4 Kali, Warga Klaten Diminta Kembali ke Pengungsian

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi mencatat Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar sebanyak empat kali.

Jusuf Kalla Pimpin Proses Pemakaman Jakob Oetama di TMP Kalibata
Indonesia
Jusuf Kalla Pimpin Proses Pemakaman Jakob Oetama di TMP Kalibata

Jenazah Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama dimakamkan dalam tata cara kenegaraan di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada Kamis (10/9) pukul 11.20 WIB.

Karpet Merah untuk Pesepeda Road Bike di Jakarta, Pengamat: Langgar UU
Indonesia
Karpet Merah untuk Pesepeda Road Bike di Jakarta, Pengamat: Langgar UU

Hal itu sudah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan dan UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang jalan bahwa pesepeda menggunakan jalur khusus pesepeda di sisi kiri jalan.

DPR Minta Guru Swasta Dapat Bantuan Seperti Buruh
Indonesia
DPR Minta Guru Swasta Dapat Bantuan Seperti Buruh

Guru seharusnya selalu menjadi perhatian utama dalam setiap kebijakan pemerintah, karena terbukti banyak guru masih hidup dengan gaji seadanya

[HOAKS atau FAKTA]: Makam Teroris Imam Samudera Dipindah Terkena Proyek Jalan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Makam Teroris Imam Samudera Dipindah Terkena Proyek Jalan

Beredar sebuah video oleh akun Youtube Lida Channel dengan keterangan bahwa adanya pemindahan kubur Imam Samudera dikarenakan proyek melebarkan jalan

[Hoaks atau Fakta]: Pembatalan Haji Karena Indonesia Belum Bayar Tagihan
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Pembatalan Haji Karena Indonesia Belum Bayar Tagihan

Dikabarkan, pemerintah Arab Saudi belum mengundang Pemerintah Indonesia untuk membahas dan menandatangani nota kesepahaman tentang penyelenggaraan ibadah haji 2021.

[Hoaks atau Fakta]: Beredar Pesan Grup “Ke Syurga Kita Pergi” Milik ISIS
Lainnya
[Hoaks atau Fakta]: Beredar Pesan Grup “Ke Syurga Kita Pergi” Milik ISIS

Masyarakat perlu berhati-hati terhadap konten bernuansa propaganda sebab jaringan terorisme kerap menggunakan media sosial untuk penyebaran propaganda.

Tiga Pengeroyok Polisi Saat Demo Tolak Omnibus Law Diciduk
Indonesia
Tiga Pengeroyok Polisi Saat Demo Tolak Omnibus Law Diciduk

Korban pun saat ini masih dilakukan perawatan di RS Polri