Pemprov DKI Kerahkan 200 Ekskavator untuk Tangani Banjir Jakarta

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Pemprov DKI Kerahkan 200 Ekskavator untuk Tangani Banjir Jakarta

Ilustrasi banjir. Foto: Dok. BPBD

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengerahkan ratusan ekskavator untuk mempercepat penanganan banjir di ibu kota di tengah cuaca ekstrem yang memicu intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Sebanyak 200 unit ekskavator difungsikan untuk mengeruk sedimen di kali dan sungai yang tersebar di lima wilayah administrasi Jakarta. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif guna memperlancar aliran air dan meminimalkan potensi genangan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau pengerukan di Kali Sepak, Kembangan, tepatnya di Jembatan Jalan Pulau Bira, Jakarta Barat, Senin (26/1).

Politikus PDI Perjuangan itu berharap pengerukan kali dengan ekskavator dapat membantu mengurangi dampak banjir yang kerap terjadi saat hujan deras melanda Jakarta.

“Ada 200 ekskavator di lima wilayah. Di sini (Kali Sepak Kembangan) saja tadi ada tiga. Mudah-mudahan tindakan preventif yang kita lakukan ini bisa mengurangi dampak banjir di Jakarta,” ujar Pramono.

Baca juga:

Pramono Sebut Banjir di Jakarta Mulai Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal

Atasi Banjir Jakarta, Pemprov DKI Prioritaskan Normalisasi 3 Sungai

Respons Keluhan Warga Terdampak Banjir, Gubernur DKI Tambah Pompa Air di Rawa Buaya

Selain pengerukan kali dan sungai, Pemprov DKI Jakarta juga akan melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hingga Selasa, 27 Januari 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi mitigasi menghadapi cuaca ekstrem.

Modifikasi cuaca tersebut ditujukan untuk mengendalikan curah hujan agar tidak menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap wilayah Jakarta dan sekitarnya.

“Maka untuk besok saya juga sudah memerintahkan sekali lagi untuk dilakukan modifikasi cuaca, supaya dampaknya tidak seperti yang tidak kita harapkan,” tutup Pramono. (Asp)

#Banjir Jakarta #Pramono Anung #Normalisasi Sungai
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Pramono Berharap Demo 2 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran Berlangsung Aman
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengerahkan 60 petugas untuk membantu mengatur lalu lintas selama aksi unjuk rasa di enam kawasan Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Gubernur Pramono Berharap Demo 2 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran Berlangsung Aman
Indonesia
Pramono Buka Suara soal Spanduk Raksasa Greenpeace di Bundaran HI, Ingatkan Ketertiban
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, merespons spanduk raksasa Greenpeace Indonesia di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (20/10).
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Pramono Buka Suara soal Spanduk Raksasa Greenpeace di Bundaran HI, Ingatkan Ketertiban
Indonesia
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Pemprov DKI menyiapkan dan mengaktifkan penyemprotan water must (kabut air) yang terpasang di 179 perangkat pada 145 gedung di berbagai lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Indonesia
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
31 rumah sakit yang dimiliki Pemda DKI, 44 Puskesmas, serta 292 Puskesmas Pembantu untuk disiagakan bagi warga yang membutuhkan pertolongan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Indonesia
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Pramono memiliki keinginan agar para peserta LPDP ala Jakarta tak hanya belajar mata kuliah yang umum tetapi juga belajar keterampilan yang dibutuhkan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Indonesia
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Para pencari kerja bisa memanfaatkan bursa kerja itu mendapatkan pekerjaan, meningkatkan keterampilan, hingga mengembangkan karier.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Indonesia
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Tarif Transjakarta bakal naik mulai 1 Januari 2027. Lalu, ada enam golongan masyarakat yang bisa naik gratis.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Indonesia
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta menjalankan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang menjangkau sekitar 700 ribu peserta didik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Bagikan