Pemprov DKI Janji BST Tahap Dua dan Tiga Cair Bulan Ini Warga menunjukan buku tabungan dan kartu debit usai mengambil Bantuan Sosial Tunai (BST) di SMAN 111, Jakarta, Selasa (19/1/2021). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta berjanji akan mencairkan bantuan sosial tunai (BST) tahap kedua dan ketiga ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bulan Maret. Penyaluran melalui transfer ATM Bank DKI.

"Mohon doanya mudah-mudahan berjalan lancar semuanya," ujar Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) DKI, Premi Lasari dalam diskusi virtual 'Balkoters Talks', Rabu (10/3).

Baca Juga:

Penyaluran BST di DKI Jakarta Berjalan Lancar

Pelaksanaan BST harus dipatuhi pemerintah. Hal itu mengacu dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan COVID-19. Dalam Perda itu pun diatur soal cara penyaluran hingga pendataan.

"Bahkan dalam pendataan, kami juga menggunakan rambu-rambu lain seperti Surat Edaran dari KPK tentang bagaimana penggunaan data dalam pelaksanaan BST ini," ucap Premi.

Dinas Sosial DKI Jakarta bersama Bank DKI telah menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dalam rangka meringankan dampak pandemi COVID-19 bagi masyarakat (Ist)

Sementara, telatnya pencaitan BST tahap dua yang harusnya cair pada Februari, karena adanya pemadanan data. Karena dalam tahap pertama BST, terdapat permasalahan termasuk ada penerima manfaat yang belum masuk ke dalam sistem di Dinas Sosial.

"Perlu ada sinergisitas untuk masalah BST ini dengan berbagai pihak, termasuk sinergisitas antar pemerintah pusat dan daerah termasuk waktu penyalurannya," jelas Premi.

Bahkan, Pemprov DKI juga bisa mengakomodir warga yang tidak ber-KTP DKI untuk menerima bansos tunai dengan mempertimbangkan berhak atau tidaknya penerima manfaat tersebut dengan diusulkan pada RT/RW.

Baca Juga:

Pemprov DKI Dalami Pemotongan Bansos BST Aduan Warga

Jika calon penerima memang berhak mendapatkan, maka Dinas Sosial akan melakukan pemadanan data dengan Dinas Dukcapil.

"Jika memang dinyatakan orang tersebut datanya memang benar valid dan sesuai dengan data base kependudukan maka dia akan berhak mendapatkan BST," pungkas Premi. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PT WIKA Garap 'Paddock' Sirkuit Mandalika Tak Lebih dari Sebulan
Indonesia
PT WIKA Garap 'Paddock' Sirkuit Mandalika Tak Lebih dari Sebulan

Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mengungkapkan pembangunan fasilitas Pit Building untuk perhelatan World Superbike 2021 sepenuhnya menggunakan produk asli Indonesia

Jokowi Kirim Surpres Revisi UU ITE ke DPR
Indonesia
Jokowi Kirim Surpres Revisi UU ITE ke DPR

Koalisi Serius Revisi UU ITE mendesak kepada Pemerintah untuk tetap memprioritaskan dan menjaga komitmen Revisi UU ITE.

Jakarta Kota Termacet Ke-46 di Dunia
Indonesia
Jakarta Kota Termacet Ke-46 di Dunia

Dari data terbaru, Jakarta tidak lagi masuk 10 kota paling macet di dunia. Tahun 2021, posisi ibu kota turun ke peringkat ke-46. Padahal, tahun 2020, Jakarta berada pada peringkat ke-31.

Keracunan Massal Telan Satu Korban Jiwa, Gibran: Jangan Sampai Terulang
Indonesia
Keracunan Massal Telan Satu Korban Jiwa, Gibran: Jangan Sampai Terulang

Sebanyak puluhan warga RW 001 Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah mengalami keracunan massal usai berbuka puasa di Masjid At Tin Solo, Minggu (1/5). Akibat kejadian itu, menelan satu korban jiwa atas nama Jumadi (47).

[Hoaks atau Fakta]: 1 Juta Vaksin Kiriman AS ke Indonesia Hilang
Lainnya
[Hoaks atau Fakta]: 1 Juta Vaksin Kiriman AS ke Indonesia Hilang

Kedatangan vaksin tersebut merupakan dukungan kerja sama Amerika Serikat melalui jalur multilateral COVAX Facility. Pada tahap pertama, sebanyak 3.000.060 dosis vaksin Moderna tiba pada Ahad lalu, 11 Juli 2021.

Polda NTB Siap Amankan MotoGP Mandalika
Indonesia
Polda NTB Siap Amankan MotoGP Mandalika

Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Inspektur Jenderal Polisi Djoko Poerwanto mengecek persiapan pos pengamanan MotoGP

[HOAKS atau FAKTA]: Bill Gates Pembuat Virus COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bill Gates Pembuat Virus COVID-19

Postingan Bumi Nuswantara tersebut beredar di tengah pandemi COVID-19

Masuk Mal Wajib Tunjukan Surat Vaksin, Wagub DKI: Ada Pelonggaran
Indonesia
Masuk Mal Wajib Tunjukan Surat Vaksin, Wagub DKI: Ada Pelonggaran

Karena memang sudah sebagian besar masyarakat sudah mendapatkan vaksin

Anies Prediksi Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta Capai 100 Ribu dalam Hitungan Hari
Indonesia
Anies Prediksi Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta Capai 100 Ribu dalam Hitungan Hari

Anies lantas mewanti-wanti masyarakat agar tidak abai dalam melaksanakan protokol kesehatan (prokes)

Ma'ruf Amin: COVID-19 Sudah Mulai Naik Lagi
Indonesia
Ma'ruf Amin: COVID-19 Sudah Mulai Naik Lagi

Seluruh kalangan harus berupaya menekan angka penyebaran kasus COVID-19