Pemprov DKI Jakarta Kerja Sama dengan IPB Atasi Masalah di Jakarta Gubernur DKI Anies Baswedan dan Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria. Foto: MP/Asropih

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria.

Anies Baswedan didampingi Yenny Wahid dan Khofifah di Balai Kota. Foto: MP/Asropih

Anies mengajak IPB untuk mengatasi permalasahan di Jakarta, khususnya terkait dengan lingkungan hidup, ketahanan pangan, serta tata kelola pemerintahan. Ia pun berharap kesepakatan ini bukan hanya memberikan solusi, namun juga menunjukkan masalah mendasar secara ilmiah.

"Kita punya dari apa yang menjadi daftar masalah. Tapi, justru kami berharap teman-teman di kampus itu bisa datang dengan perspektif lain, dengan pertanyaan-pertanyaan yang tidak bisa kita tanyakan. Sehingga, kita akan punya cara pandang baru terhadap masalah yang ada di Jakarta," kata Anies

Anies juga menekankan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru untuk diterapkan dalam mengentaskan masalah di Jakarta. Karena menurut dia, selama ini dunia kampus telah menjadi tempat paling utama dalam perkembangan ilmu pengetahuan teknologi, termasuk di dunia pertanian dan lingkungan hidup.

"Kita berharap sesudah ini kita bisa melakukan kolaborasi, lebih dari sekadar sosialisasi, konsultasi, partisipasi. Dan itu artinya merumuskan masalahnya bersama, mencari solusinya bersama, lalu kita kerjakan sama-sama. Kita berharap dari IPB bisa hadir dengan terobosan-terobosan untuk kita bisa kembangkan bersama-sama di Jakarta," terang Anies.

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. (Foto: merahputih.com/Asropih)
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. (Foto: merahputih.com/Asropih)

Perlu diketahui, tujuan dari nota kesepakatan ini untuk mensinergikan potensi dan sumber daya masing-masing pihak dalam rangka pengembangan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan melalui kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kerja sama ini berlaku untuk jangka waktu satu tahun terhitung sejak penandatanganan Kesepakatan Bersama.

"Dan kerja sama ini menjadi energi tambahan. Pesan saya pada semuanya adalah manfaatkan. Sayang, universitas nomor 70 terbaik di dunia dalam urusan pertanian, tidak dimanfaatkan," tutup Anies. (Asp)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH