Pemprov DKI Izinkan Live Music di Kafe, Komisi B: Para Musisi Wajib Tes Corona Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay/TheHilaryClark)

MerahPutih.com - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto setuju dengan rencana Gubernur Anies Baswedan yang ingin menampilkan live music di restoran, rumah makan, dan kafe, di tengah pandemi virus corona

Menurutnya, kebijakan tersebut dimaksudkan Anies untuk menggeliatkan perekonomian masyarakat, khususnya dari kalangan musisi. Sehingga, kata dia, perlu ada rasa tanggung jawab bersama menaati protokol COVID-19 tanpa terkecuali.

Baca Juga:

Live Musik di Restoran Diizinkan Tapi tidak Boleh Hadirkan Penyanyi Terkenal

"Kabar ini juga memberikan angin segar juga untuk banyak hal yang terlibat disitu, mulai dari perekonomian dan segala macam," kata Wahyu di Jakarta, Minggu (30/8).

Meski begitu, Wahyu meminta Pemprov DKI untuk meningkatkan pengawasan dengan memeriksa langsung kondisi kesehatan para musisi yang akan tampil dan pelaku seni itu harus tes corona.

“Bisa saja disyaratkan misalnya vokalis itu wajib di rapid test atau swab sebelum perform, dan yang nonton juga harus disiplin (protokol kesehatan) 3M itu.

Grup musik Chaseiro All Stars tampil pada acara Hari Musik Nasional di M Bloc, Jakarta, Senin (9/3/2020). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp)
Grup musik Chaseiro All Stars tampil pada acara Hari Musik Nasional di M Bloc, Jakarta, Senin (9/3/2020). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp)

Selain para pemusik, ucap dia, penonton yang akan menikmati hiburan di restoran, rumah makan, dan kafe itu harus menaati protokol kesehatan.

"Kalau pemain musiknya disiplin tapi penonton nya enggak, ya sama aja bohong dan juga para pekerjanya,” tutup Wahyu.

Sebelumnya, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta telah mengizinkan restoran, rumah makan, dan kafe menampilkan live music di tengah pandemi virus corona.

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Disparekraf DKI Nomor 342/SE/2020 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Live Music pada Jenis Usaha Restoran/Rumah Makan/Kafe.

Baca Juga:

Pegawai Positif COVID-19, Markas KPK Disemprot Disinfektan

Surat Edaran itu ditandatangani Plt Kepala Disparekraf Gumilar Ekalaya pada 25 Agustus 2020 lalu.

Hanya saja, kata Gumilar, pertunjukan musik di lokasi tersebut tak boleh menghadirkan artis terkenal.

"Bagi para pengusaha restoran, rumah makan, atau kafe dilarang mengadakan event live music dengan mendatangkan artis terkenal, baik dala maupun luar negeri," ujar Gumilar. (Asp)

Baca Juga:

Sudah 7.261 Orang Meninggal Karena COVID-19

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jelang Libur Panjang, Keterisian Kereta Api Hampir 100 Persen
Indonesia
Jelang Libur Panjang, Keterisian Kereta Api Hampir 100 Persen

Penumpang Kereta Api (KA) jarak jauh sudah mengalami peningkatan jelang libur panjang.

Wisman Tiongkok Anjlok, Pariwisata Indonesia Rugi Hampir US$ 3 Miliar
Indonesia
Wisman Tiongkok Anjlok, Pariwisata Indonesia Rugi Hampir US$ 3 Miliar

Selama ini wisman asal Tiongkok yang berkunjung ke Indonesia rata-rata mencapai 2 juta orang/tahun

Pebisnis Diculik Gegara Utang Piutang Rp7 Miliar
Indonesia
Pebisnis Diculik Gegara Utang Piutang Rp7 Miliar

Tersangka adalah IS, EM, NTS, SPL, MM, dan seorang wanita berinisial IF

Ungkap Sulitnya Tertibkan Warga Jakarta Patuh Protokol Kesehatan, Polisi: Kadang Sampai Berantem
Indonesia
Ungkap Sulitnya Tertibkan Warga Jakarta Patuh Protokol Kesehatan, Polisi: Kadang Sampai Berantem

Meningkatkan kedisiplinan masyarakat memang butuh waktu yang cukup lama.

Kedelai Mahal, Tahu dan Tempe Menghilang di Pasar
Indonesia
Kedelai Mahal, Tahu dan Tempe Menghilang di Pasar

Setiap harinya produsen memasok kebutuhan tahu dan tempe di Jakarta sebanyak 500 hingga 600 ton.

Bareskrim Pastikan Tak Olah TKP Secara Terbuka di Lokasi Kebakaran Kejagung
Indonesia
Bareskrim Pastikan Tak Olah TKP Secara Terbuka di Lokasi Kebakaran Kejagung

Polri enggan menggelar olah TKP kebakaran Gedung Utama Kejagung secara terbuka atau bersama media massa.

PDIP Klaim Menangkan 4 Pilkada di Sumbar
Indonesia
PDIP Klaim Menangkan 4 Pilkada di Sumbar

Berdasarkan hitung cepat, PDIP berhasil menempatkan 4 kader partai menjadi kepala daerah di Pilkada Sumatera Barat.

Rakyat Harus Dapat Kompensasi dari Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar
Indonesia
Rakyat Harus Dapat Kompensasi dari Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

"(karena) Masyarakat masih banyak keluar rumah," tutur Ujang

Jadi Satu-satunya Partai di Luar Pemerintahan, PKS Minta Dukungan Masyarakat
Indonesia
Camat Gambir: Ruko yang Roboh di Cideng Belum Kantongi IMB
Indonesia
Camat Gambir: Ruko yang Roboh di Cideng Belum Kantongi IMB

Fauzi pun memastikan, pihaknya bakal mengambil tindakan yang berlaku. Ia pun akan menggandeng Satpol PP DKI dan Dinas Citata.