Pemprov DKI Godok Sanksi Oknum Guru Penyebar Informasi Hoaks Tangkapan layar WhatsApp soal hoaks yang dibagikan oknum guru. (Foto: MP/Istimewa)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan tengah menggodok sanksi untuk oknum guru SDN di Jakarta Selatan yang menyebarkan berita bohong atau hoaks, melalui pesan berantai aplikasi WhatsApp.

"Untuk sanksinya lagi diproses, yang jelas pembinaan itu pasti, akan dipanggil dinas terkait," ujar Kepala Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja saat dikonfirmasi awak media, Selasa (25/5.

Radja mengatakan, saat ini oknum guru itu telah mendapatkan pembinaan dan mengaku tidak berniat menghina presiden.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Tokopedia Bagikan Hadiah Undian Rp150 Juta

Meski begitu, ia menerangkan, oknum guru itu sengaja membagikan unggahan dengan menambahkan kalimat yang merupakan dugaan pemikirannya. Namun, unggahan itu bukan buatannya sendiri melainkan buatan orang lain.

"Dia tambahin lagi, jangan-jangan Indonesia seperti itu. Intinya, dia melakukan itu tidak benar dan mengakui itu tindakan tidak tepat," tutur Radja.

Tangkapan layar WhatsApp soal hoaks yang dibagikan oknum guru. (Foto: MP/Istimewa)
Tangkapan layar WhatsApp soal hoaks yang dibagikan oknum guru. (Foto: MP/Istimewa)

Seperti diketahui, anggota DPRD Fraksi PDIP Ima Mahdiah mendesak Kepala Dinas Pendidikan memecat oknum guru yang menyebarkan pesan berantai bohong di grup WhatsApp. Hal itu merupakan perilaku yang tak terpuji.

“Ini juga harus ada efek jera, biar tidak menimbulkan hoaks-hoaks lainnya. Apalagi dia tenaga pendidik SDN. Kalau disebarkan hoaks terus kan makin enggak benar saja kita punya generasi bangsa," papar dia.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Israel Bersekutu Dengan ISIS

Berikut pesan yang disebarkan oleh oknum guru tersebut:

"Sertifikat izin masuk dari pemerintah Palestina tahun 1935 untuk Simon Perez sebagai cleaning service puluhan tahun kemudian ia menjadi PM Israhell dan mendzolimi serta membantai bangsa Palestina mirip dengan China masuk ke Indonesia unskill labor bertahun-tahun tinggal di Indonesia tahu-tahu jadi presiden.” (Asp)

Baca Juga:

(HOAKS atau FAKTA) : Bawang Merah dan Air Perasan Lemon Sembuhkan COVID-19

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Bakal Periksa Anies dan Prasetyo Terkait Kasus Korupsi Tanah Munjul
Indonesia
KPK Bakal Periksa Anies dan Prasetyo Terkait Kasus Korupsi Tanah Munjul

Kita akan ungkap semua pihak yang diduga terlibat

Besok 1.500 Sekolah Ikut PTM, PSI DKI: Pemprov Harus Waspada
Indonesia
Besok 1.500 Sekolah Ikut PTM, PSI DKI: Pemprov Harus Waspada

Fraksi PSI DPRD DKI menilai temuan 25 klaster penyebaran COVID-19 berdasar data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan patut diwaspadai.

Respons KPK Bakal Digugat MAKI Soal Kasus BLBI
Indonesia
Dukung Perpanjangan PPKM, Muhammadiyah Minta Pemerintah Konsisten
Indonesia
Dukung Perpanjangan PPKM, Muhammadiyah Minta Pemerintah Konsisten

PP Muhammadiyah juga mengajak masyarakat agar terus berdoa

Pemprov DKI Upayakan Tuntutan Buruh UMP 2022 Naik
Indonesia
Pemprov DKI Upayakan Tuntutan Buruh UMP 2022 Naik

Pemprov DKI Jakarta masih mengupayakan mencari jalan tengah soal usulan kenaikan Upah Minimim Provinsi (UMP) DKI tahun 2022.

Jokowi Teken Perpres Pelaksanaan Paten Obat Remdesivir
Indonesia
Jokowi Teken Perpres Pelaksanaan Paten Obat Remdesivir

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pelaksanaan Paten Oleh Pemerintah Terhadap Obat Remdesivir.

Kementerian PUPR Perkuat Basis Data Program Sejuta Rumah
KPR
Kementerian PUPR Perkuat Basis Data Program Sejuta Rumah

"Saat ini rumah yang dibangun masyarakat secara informal lebih banyak daripada rumah formal. Pemerintah juga wajib menyediakan regulasi dan tata Kelola," kata Abdul Hamid.

[HOAKS atau FAKTA]: Pesan Vaksin COVID-19 Sinopharm Bisa Lewat E-Commerce
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pesan Vaksin COVID-19 Sinopharm Bisa Lewat E-Commerce

Penyelenggaraan vaksinasi COVID-19 hanya ada 2 jalur

Siklon Tropis Seroja Buktikan Perubahan Iklim Nyata
Indonesia
Siklon Tropis Seroja Buktikan Perubahan Iklim Nyata

Munculnya siklon tropis seroja yang mengakibatkan bencana banjir bandang dan longsor di Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi bukti bahwa perubahan iklim global itu nyata.

31 Ribu Lebih ASN Terima Bansos, Ada Juga Warga yang Tinggal di Menteng
Indonesia
31 Ribu Lebih ASN Terima Bansos, Ada Juga Warga yang Tinggal di Menteng

Dari 31 ribu ASN itu, 28.965 orang merupakan PNS aktif dan sisanya pensiunan.