Pemprov DKI Gencarkan 3T, Ditemukan 2 Kasus COVID-19 Varian Baru Asal India Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti memberikan pernyataan di Balai Kota Jakarta, Sabtu (12/9/2020). (Antara/Ricky Prayoga)

MerahPutih.com - Dinas Kesehatan DKI Jakarta terus aktif melakukan testing, tracing, dan treatment atau 3T terhadap tenaga kesehatan dan pasien setelah ditemukannya dua kasus COVID-19 varian baru B.1617.2 asal India di ibu kota.

“Kami sudah mengidentifikasi sampai dengan 19 Mei 2021 kemarin, terdapat 352 spesimen terduga mutasi virus dan hasil yang sudah keluar dari Litbangkes ditemukan 2 kasus dengan variant of concern (VoC) B.1617.2 India. Sementara, 15 spesimen tidak ditemukan mutasi virus, dan yang lainnya masih menunggu hasil,” Kepala Dinkes DKI DKI Jakarta Widyastuti, Sabtu (22/5).

Widyastuti menjelaskan, dua pasien COVID-19 varian baru dari India yaitu pertama dialami oleh seorang tenaga kesehatan warga negara Indonesia (WNI) yang memiliki gejala dan dinyatakan positif COVID-19 pada tanggal 3 April 2021.

Baca Juga:

COVID-19 Varian India Masuk DKI, Gerindra Khawatir Timbul Klaster Sekolah

Hasil pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) di Litbangkes Kemenkes yang diperoleh tanggal 30 April menunjukkan positif varian India. Kendati demikian, kondisi pasien sendiri telah dinyatakan sembuh dan selesai isolasi tanggal 17 April 2021.

Selanjutnya, kasus kedua dialami oleh seorang warga negara asing (WNA) asal India, kemudian diperiksa WGS pada 28 April 2021 dan dinyatakan positif varian India pada tanggal 30 April 2021.

Pasien pun menjalani pengobatan di salah satu RS di DKI setelah dinyatakan hasil PCR positif dari lokasi karantina.

“Saat ini, pasien WNA masih diisolasi di salah satu RS di Jakarta dan menunggu hasil negatif PCR untuk melanjutkan perjalanan ke wilayah yang dituju,” imbuhnya.

Ilustrasi - Bahayanya virus corona. ANTARA/Shutterstock
Ilustrasi - Bahayanya virus corona. ANTARA/Shutterstock

Sesuai dengan regulasi pelaku perjalanan luar negeri yang diperbarui melalui Surat SR.03.04/II/26/2021 tentang Penanganan pasien COVID-19 dari pelaku perjalanan internasional, menyatakan bahwa pasien diizinkan melanjutkan perjalanan ke daerah tujuan jika sudah dinyatakan negatif PCR atau jika masih positif pada hari ke-20 isolasi, akan tetapi nilai CT value lebih dari 40 dan pasien dalam kondisi sehat.

Dinkes DKI hingga saat ini masih terus melakukan 3T terhadap WNI, baik dari keluarga, kerabat, dan teman kerja di fasilitas kesehatan DKI Jakarta.

Selain itu, Dinkes juga terus berkoordinasi bersama Kementerian Kesehatan dan mengirimkan spesimen terduga mutasi virus ke Litbangkes Kemenkes RI untuk dilakukan WGS pada seluruh kasus positif dari pelaku perjalanan luar negeri ke Indonesia.

Baca Juga:

Satu Pasien COVID-19 Varian Baru India Merupakan Nakes DKI

Sebagai upaya menekan laju penyebaran COVID-19 beserta varian barunya, hingga saat ini Dinkes DKI masih terus melaksanakan vaksinasi tahap 2 bagi lansia dan pelayan publik, bersamaan dengan dimulainya vaksinasi Tahap 3 bagi kelompok masyarakat rentan di pemukiman padat penduduk, sebagai tindak lanjut dari surat Kemenkes RI No. SR.02.06/II/1134.

DKI Jakarta per tanggal 5 Mei telah memulai vaksinasi Tahap 3 pada kelompok masyarakat rentan sesuai surat edaran Kadinkes No. 5134/-1.778.16 untuk usia di atas 18 tahun. (Asp)

Baca Juga:

Dinkes DKI Temukan 1 Kasus COVID-19 Varian Baru Asal India

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Minta Waspadai Lonjakan Penambahan Pasien COVID-19 di ICU Luar Jawa
Indonesia
Jokowi Minta Waspadai Lonjakan Penambahan Pasien COVID-19 di ICU Luar Jawa

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan untuk mengantisipasi adanya lonjakan keterisian ruangan ICU untuk pasien COVID-19. Khususnya di luar Pulau Jawa.

Anak Buah Anies Nyatakan TPU Bambu Apus Khusus Jenazah COVID-19 Beragama Muslim
Indonesia
Anak Buah Anies Nyatakan TPU Bambu Apus Khusus Jenazah COVID-19 Beragama Muslim

Per tanggal 25 Januari 2021 kemarin pukul 20.00 itu 162 jenazah yang masuk

Pemprov NTT Berupaya Sediakan Psikolog ke Anak-Anak Korban Bencana Alam
Indonesia
Pemprov NTT Berupaya Sediakan Psikolog ke Anak-Anak Korban Bencana Alam

Siklon Tropis Seroja menimbulkan bencana banjir, tanah longsor, angin kencang, dan gelombang pasang

PSI Curiga Nama Jokowi Diseret ke Formula E karena Kasusnya Tengah Diselidiki KPK
Indonesia
PSI Curiga Nama Jokowi Diseret ke Formula E karena Kasusnya Tengah Diselidiki KPK

Anggara justru curiga mengapa nama Presiden Jokowi tiba-tiba dibawa ajang Formula E diduga bermasalah karena ada pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kasus Aktif COVID-19 di DKI Turun, Tingkat Kesembuhan 98 Persen
Indonesia
Kasus Aktif COVID-19 di DKI Turun, Tingkat Kesembuhan 98 Persen

Kasus COVID-19 di Jakarta terus alami perubahan yang baik. Hari ini kasus aktif COVID-19 DKI turun dan kesembuhan warga yang terpapar corona di atas 90 persen.

Laju Penularan COVID-19 di Bandung Terus Menurun
Indonesia
Laju Penularan COVID-19 di Bandung Terus Menurun

Penurunan kasus Covid-19 Kota Bandung membuat status penanganan turun dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 ke level 3.

KPK Geledah Kantor Bupati Bintan
Indonesia
KPK Geledah Kantor Bupati Bintan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Bupati Bintan dan tiga lokasi lainnya, Senin (1/3).

Indonesia Telah Kedatangan Lebih dari 300 Juta Dosis Vaksin
Indonesia
Indonesia Telah Kedatangan Lebih dari 300 Juta Dosis Vaksin

Indonesia telah kedatangan lebih dari 300 juta dosis vaksin

Hadiri Gladi Bersih Pelantikan Wali Kota Solo, Gibran: Besok Langsung 'Gaspol'
Indonesia
Hadiri Gladi Bersih Pelantikan Wali Kota Solo, Gibran: Besok Langsung 'Gaspol'

Usai dilantik langsung bekerja di lapangan tanpa harus berkantor di Balai Kota terlebih dulu

Korban Meninggal Bencana Alam NTT Capai 165 Jiwa
Indonesia
Korban Meninggal Bencana Alam NTT Capai 165 Jiwa

BNPB Kembali memperbarui sekaligus merevisi data korban meninggal dunia dan warga yang masih hilang akibat bencana banjir bandang di NTT.