Pemprov DKI Diminta Tindak Tegas 10 Sekolah yang Diduga Lakukan Diskriminasi Fraksi PDIP DKI Jakarta melakukan pertemuan dengan Dinas Pendidikan (Disdik). (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Fraksi PDIP DKI Jakarta memanggil Dinas Pendidikan (Disdik) menyusul banyaknya siswi sekolah negeri di Jakarta yang dipaksa untuk memakai jilbab saat belajar mengajar di sekolah.

Ketika paparan, terungkap bahwa ada 10 sekolah negeri di ibu kota yang diduga melakukan diskriminasi kepada siswa dengan beragam perkara antara lain diwajibkan siswi untuk memakai jilbab, siswa diharusnya memilih ketua osis dengab kepercayaan yang sana.

Baca Juga:

Sekolah Negeri Wajibkan Pakai Hijab, PSI Minta Tindak Tegas Diskriminasi

Sepuluh sekolah itu yakni SMAN 58 Jakarta Timur, SMAN 101 Jakarta Barat, SMPN 46 Jakarta Selatan, SDN 2 Jakarta Pusat, dan SMKN 6 Jakarta Selatan, SMPN 75 Jakarta Barat.

Lalu, SMPN 74 Jakarta Timur, SDN 03 Tanah Sareal Jakarta Barat, SMPN 250 Jakarta Selatan, dan SDN 3 Cilangkap Jakarta Timur

"Ada 10 case yang kita ungkap. Pertama, di SMAN 58 Jakarta Timur. Kami sudah mediasi kepada beberapa stake golder. Ini (dugaan aksi diskriminasi) mengenai larangan atau imbauan untuk tidak memilih Ketua OSIS yang berbeda agama," kata Sekretaris Fraksi PDIP DPRD DKI, Dwi Rio Sambodo di ruang rapat Fraksi PDIP DKI, Jakarta Pusat, Rabu (10/8).

Di lokasi yang sama, Wakil Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta, Ima Mahdiah mengaku kecewa dengan kasus diskriminasi yang sudah lama terjadi di DKI. Terlebih yang Ima sesalkan untuk kasus mewajibkan siswi pakai jilbab ini dilakukan oleh guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKN).

Baca Juga:

Pengadilan Setuju Riot Games Bayar Rp1,4 Triliun akibat Diskriminasi Gender

"Dan kebanyakan yang melakukan ini adalah guru pendidikan, guru kewarganegaraan ini yang menurut saya harusnya benar-benar menjaga keberagaman," ucapnya.

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta ini meminta Pemprov DKI untuk memberi sanksi tegas terhadap guru-guru yang diduga melakukan diskriminasi ke siswa. Sebab, bila sikap tegas tak diambil, kasus-kasus semacam ini akan terulang di sekolah lain.

"Kemaren saya dapat laporan kepala sekolah dan guru sudah mengakui saya rasa ini harus ada sanksi serius dari ibu kadis dari dinas pendidikan," ungkapnya. (Asp)

Baca Juga:

Wakil Ketua MPR Respons Sikap Panglima TNI Tolak Diskriminasi Keturunan PKI

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gibran Jadikan Puro Mangkunegaran Lokasi Royal Dinner Peserta G20
Indonesia
Gibran Jadikan Puro Mangkunegaran Lokasi Royal Dinner Peserta G20

Di Puro Mangkunegaran, Suami Selvi Ananda ini menemui Mangkunegoro X untuk membahas persiapan G20. Gibran mengatakan Kota Solo menjadi salah satu lokasi acara rangkaian kegiatan G20.

Bagikan Modal Rp 1,2 Juta di Kalimantan Barat, Jokowi Minta Tak untuk Beli Handphone
Indonesia
Bagikan Modal Rp 1,2 Juta di Kalimantan Barat, Jokowi Minta Tak untuk Beli Handphone

Jokowi menyerahkan Bantuan Modal Kerja (BMK) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng kepada peserta Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Bengkayang.

PPKM Menurun, Pemkot Surabaya Gelar Level 1 Celebration
Indonesia
PPKM Menurun, Pemkot Surabaya Gelar Level 1 Celebration

Wali kota Surabaya Eri Cahyadi meresmikan program Level 1 Celebration di Atrium Tunjungan Plaza, Surabaya, Rabu (10/11).

Krisis Minyak Goreng Belum Selesai, Duet Anies Minta Warga Jangan Panik
Indonesia
Krisis Minyak Goreng Belum Selesai, Duet Anies Minta Warga Jangan Panik

Kepanikan akan membuat harga minyak goreng semakin mahal di tengah kondisi kelangkaan saat ini.

Kejagung bakal Naikkan Kasus Krakatau Steel ke Penyidikan
Indonesia
Kejagung bakal Naikkan Kasus Krakatau Steel ke Penyidikan

Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung segera menaikkan status perkara dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan pabrik “blast furnace” PT Krakaau Steel ke tahap penyidikan.

Penyuap Bupati Dodi Alex Noerdin Segera Duduk di Kursi Pesakitan
Indonesia
Penyuap Bupati Dodi Alex Noerdin Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Suhandy kini ditahan lagi selama 20 hari ke depan

Kalahkan Kuwait, Posisi Indonesia dalam Ranking FIFA Bisa Geser Singapura
Indonesia
Kalahkan Kuwait, Posisi Indonesia dalam Ranking FIFA Bisa Geser Singapura

Timnas Indonesia berpeluang kembali mendulang poin tambahan jika berhasil meraih kemenangan atau menahan imbang Yordania di laga berikutnya.

DPD Minta Pemerintah Berikan Penjelasan Utuh ke Publik Terkait Pemilihan Nama IKN
Indonesia
DPD Minta Pemerintah Berikan Penjelasan Utuh ke Publik Terkait Pemilihan Nama IKN

“Pemerintah perlu memberikan ruang pada masyarakat untuk memahami latar belakang usulan nama dari pemerintah ini. Maka perlu landasan filosofis, historis, sosiologis, dan visi soal Indonesia di masa depan, hendaknya dapat dijelaskan dari penamaan ini,” ujar Teras dalam keterangannya, Senin (17/1).

Indef: Harga Bahan Bakar Jadi Salah Satu Faktor Penaikan Tarif Listrik
Indonesia
Indef: Harga Bahan Bakar Jadi Salah Satu Faktor Penaikan Tarif Listrik

Pemerintah berencana akan menaikkan harga listrik pada bulan Juli 2022 mendatang. Kenaikan tarif ini hanya berlaku pada pelanggan dengan pemakaian daya di atas 1.200 Volt Amphere (VA) atau 3.000 VA. Menurut Direktur Eksekutif Indef, Tauhid Ahmad, niatan pemerintah tersebut sangatlah tepat. Pasalnya bahan bakar untuk pembangkit listrik di Indonesia saat ini mengalami kenaikan harga.

Kemenag Ungkap Alasan Daftar Tunggu Ibadah Haji Makin Lama
Indonesia
Kemenag Ungkap Alasan Daftar Tunggu Ibadah Haji Makin Lama

Beberapa provinsi bahkan masa tunggunya lebih dari 90 tahun. Sekedar informasi, Jemaah yang ingin beribadah haji, harus masuk ke dalam daftar tunggu terlebih dahulu.