Pemprov DKI dan Banten Teken MoU Pengembangan MRT Kembangan - Balaraja

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Pemprov DKI dan Banten Teken MoU Pengembangan MRT Kembangan - Balaraja

MRT Jakarta (Foto: MerahPutih.com/Didik Setiawan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Pemprov Banten menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait pengembangan potensi perluasan MRT Lintas Timur–Barat Fase 2 rute Kembangan–Balaraja.

Penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal pengembangan transportasi massal modern yang akan menghubungkan wilayah Jakarta dan Banten sepanjang kurang lebih 30 kilometer.

Proyek tersebut diharapkan mempermudah PT MRT Jakarta dalam mengembangkan kawasan Transit-Oriented Development (TOD) di sejumlah titik strategis dekat stasiun.

PT MRT Jakarta selanjutnya akan mulai melakukan kajian pembangunan jalur MRT Lintas Timur–Barat Fase 2 tersebut.

“Hari ini kita mencatat sejarah penting kerja sama antara Pemerintah Provinsi Banten dan Pemprov DKI Jakarta untuk pengembangan MRT,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (4/2).

Baca juga:

Gubernur Pramono Dorong Percepatan MRT Jakarta hingga Kota Tua, Ditargetkan Beroperasi 2029

Menurut Pramono, jika proyek pengembangan MRT Kembangan–Balaraja berjalan sesuai rencana, manfaatnya akan dirasakan oleh berbagai pihak, mulai dari Pemprov DKI Jakarta, Pemprov Banten, PT MRT Jakarta, hingga pengembang.

“Ini semacam simbiosis mutualisme, saling menguntungkan antara Pemerintah Jakarta, Pemerintah Banten, pengembang, dan MRT sendiri dalam hal pembiayaan dan sebagainya,” ujarnya.

Pramono mencontohkan keberhasilan pembangunan MRT Utara–Selatan rute Bundaran HI–Lebak Bulus yang melibatkan berbagai institusi internasional serta dukungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Strategi serupa akan diterapkan pada pengembangan MRT Lintas Timur–Barat Fase 2.

“Akan kami lakukan yang sama untuk mengembangkan fase 2 Kembangan–Balaraja yang akan segera kita persiapkan dan matangkan, termasuk studinya,” ucap Pramono.

Ia berharap proyek MRT Kembangan–Balaraja dapat mulai dibangun dalam waktu satu hingga dua tahun ke depan.

“Kalau itu bisa dilakukan akan sangat baik bagi Jakarta, Banten, dan tentunya bagi transportasi yang ada di Indonesia,” katanya.

Baca juga:

Cincin Donat MRT Jakarta Hubungkan 4 Gedung Sultan di Dukuh Atas Mulai 2026

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan bahwa proyek MRT Kembangan–Balaraja merupakan cita-cita lama untuk mengurai kemacetan, terutama akibat tingginya mobilitas pekerja yang menggunakan kendaraan pribadi.

“Dirancang oleh Provinsi Jakarta, tentu bermanfaat bagi Provinsi Banten. Kami berbatasan langsung dengan ibu kota, dan sebagian besar warga kami bekerja di Jakarta lalu kembali pada jam-jam tertentu, sehingga kemacetan juga terjadi di wilayah kami,” ujarnya.

Menurut Andra, kehadiran transportasi massal terintegrasi ini juga akan mendorong perubahan gaya hidup masyarakat, khususnya di kawasan perbatasan Jakarta dan Banten.

“Terima kasih sekali lagi kepada seluruh pihak atas terlaksananya MoU ini,” tutupnya. (Asp)

#MRT Jakarta #Pemprov DKI Jakarta #Pemprov Banten #Pramono Anung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Pemprov DKI menyiapkan dan mengaktifkan penyemprotan water must (kabut air) yang terpasang di 179 perangkat pada 145 gedung di berbagai lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - 59 menit lalu
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Indonesia
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
31 rumah sakit yang dimiliki Pemda DKI, 44 Puskesmas, serta 292 Puskesmas Pembantu untuk disiagakan bagi warga yang membutuhkan pertolongan.
Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 49 menit lalu
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Indonesia
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Pramono memiliki keinginan agar para peserta LPDP ala Jakarta tak hanya belajar mata kuliah yang umum tetapi juga belajar keterampilan yang dibutuhkan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Indonesia
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
PAM Jaya meraih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta Bidang Kearsipan 2026 dengan predikat AA atau Sangat Memuaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
Indonesia
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Para pencari kerja bisa memanfaatkan bursa kerja itu mendapatkan pekerjaan, meningkatkan keterampilan, hingga mengembangkan karier.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Indonesia
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Tarif Transjakarta bakal naik mulai 1 Januari 2027. Lalu, ada enam golongan masyarakat yang bisa naik gratis.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Indonesia
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta menjalankan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang menjangkau sekitar 700 ribu peserta didik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Indonesia
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Bank Jakarta menyiapkan Rp 5,87 triliun untuk proyek strategis DKI. Hal ini melalui kerja sama dengan BUMD, BUMN, hingga perangkat daerah DKI Jakarta.
Soffi Amira - Selasa, 13 Oktober 2026
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Bagikan