Pemprov DKI Beri Sanksi Sekolah yang Gelar Belajar Tatap Muka saat PPKM Guru beserta orang tua murid mengikuti simulasi sekolah campuran tatap muka dan daring (hybrid) di SMP 255, Jakarta Timur, Selasa (30/3/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta akan memberikan sanksi tegas kepada sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah lonjakan kasus COVID-19.

"Ya sekolah yang melanggar tatap muka akan diberikan sanksi," ujar Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria di Muara Baru, Jakarta Utara, Kamis (5/8).

Baca Juga

Pemprov DKI Tindak Lanjuti 5 Sekolah Belajar Tatap Muka saat PPKM Level 4

Sebelumnya, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI menemukan sebuah sekolah setingkat TK bernama Raudhatul Al-Firdaus menggelar PTM pada 16 hingga 26 Juli 2021. Padahal pada waktu tersebut Pemprov DKI telah memberlakukan aturan PPKM Darurat dengan menghentikan kegiatan sekolah tatap muka.

Orang nomor dua di Jakarta ini menuturkan, Pemprov DKI kini tengah membahas permasalahan sebuah tersebut yang membuka sekolah, dan menggelar PTM.

Guru beserta orang tua murid mengikuti simulasi sekolah campuran tatap muka dan daring (hybrid) di SMP 255, Jakarta Timur, Selasa (30/3/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat meninjau vaksinasi COVID-19 di SMKN 24 Cipayung, Jakarta, Rabu (4/8/2021). ANTARA/Yogi Rachman

Kendati demikian, politisi Partai Gerindra itu memastikan pihak manapun yang melanggar aturan yang telah ditetapkan akan segera ditindak, dan diberikan sanksi tegas.

"Siapapun yang melanggar, itu akan ada sanksi yang diberikan sesuai dengan ketentuan peraturan yang ada," papar dia.

Disdik DKI Jakarta menindaklanjuti temuan LaporCovid-19 soal adanya 5 sekolah yang menggelar kegiatan belajar tatap muka di saat PPKM Darurat.

Berdasarkan hasil penelusuran Disdik, hanya satu dari lima sekolah yang benar-benar menggelar kegiatan belajar tatap muka. Sekolah setingkat TK bernama Raudhatul Al-Firdaus

Humas Disdik DKI, Taga Radja menyebut, pihak sekolah mengakui telah melakukan kegiatan belajar mengajar tatap muka selama 10 hari di saat kasus corona di Jakarta sedang tinggi.

"Sudah ditindak, sudah diinvestigasi oleh pengawas RA dan pihak sekolah mengakui kesalahan. Dan segera tidak meneruskan PTM tersebut untuk belajar daring dan online," Ujar Taga

Pihak sekolah, kata Taga, berjanji tidak akan mengulangi kegiatan belajar yang dapat mengancam kesehatan para peserta didik dan para guru. (Asp)

Baca Juga

Ikut Vaksinasi, Siswa Berharap Bisa Kembali ke Sekolah di Tengah Pandemi

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Klaim Tak Loloskan Pemudik di Kedungwaringin, Hanya Mengurai Kemacetan
Indonesia
Polisi Klaim Tak Loloskan Pemudik di Kedungwaringin, Hanya Mengurai Kemacetan

Operasi Ketupat Jaya 2021 dimulai pada 6 Mei 2021 pukul 00.00 WIB

Pemprov DKI Siapkan Dua Hotel Isolasi Mandiri Berbayar
Indonesia
Pemprov DKI Siapkan Dua Hotel Isolasi Mandiri Berbayar

"Hotel isolasi yang berbayar ini hanya untuk tamu dengan kategori orang tanpa gejala atau OTG," kata Kepala Bidang Industri Pariwisata Disparekraf DKI Bambang Ismadi

Cerita Koordinator Tim Hukum KLB Demokrat Kembali Lawan BW di Meja Hukum
Indonesia
Cerita Koordinator Tim Hukum KLB Demokrat Kembali Lawan BW di Meja Hukum

Kubu Agus Harimurti Yudhoyono resmi menunjuk mantan komisioner KPK Bambang Widjojanto (BW) sebagai pengacara mereka.

Klaim Isoman, Azis Syamsudddin Minta Jadwal Ulang Pemeriksaan KPK
Indonesia
Klaim Isoman, Azis Syamsudddin Minta Jadwal Ulang Pemeriksaan KPK

Diketahui, nama Azis Syamsuddin muncul dalam surat dakwaan mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju

Mantan Pebulutangkis Debby Susanto Bantah Terima Apartement dari Edhy Prabowo
Indonesia
Mantan Pebulutangkis Debby Susanto Bantah Terima Apartement dari Edhy Prabowo

Debby mengatakan tidak pernah menerima apapun dari Edhy Prabowo termasuk unit apartemen yang disebutkan tersebut.

Vaksin Keliling Kamis (26/8), Ada 5 Titik Sasaran
Indonesia
Vaksin Keliling Kamis (26/8), Ada 5 Titik Sasaran

Langkah ini sebagai upaya pemerintah menangani COVID-19

Listyo Sigit Akan Sampaikan Arah Kebijakannya dalam Fit and Proper Test
Indonesia
Listyo Sigit Akan Sampaikan Arah Kebijakannya dalam Fit and Proper Test

Calon Kapolri akan menandatangani surat pernyataan yang disiapkan DPR

Mudik Dilarang, DPRD DKI Minta Pemprov DKI Cek Terminal Bayangan
Indonesia
Mudik Dilarang, DPRD DKI Minta Pemprov DKI Cek Terminal Bayangan

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz meminta kepada jajaran Pemprov DKI untuk mengecek terminal bayangan di Ibu Kota. Hal ini bertujuan mencegah warga pulang kampung.

94.158 Pasien Positif COVID-19 di Wisma Atlet Sembuh
Indonesia
94.158 Pasien Positif COVID-19 di Wisma Atlet Sembuh

Kabar baik datang dari Rumah Sakit Darurat (RSD) COVID-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat. Sebanyak 94.158 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang dirawat dinyatakan sembuh.

Polemik GKI Yasmin Akhirnya Berakhir Setelah Belasan Tahun
Indonesia
Polemik GKI Yasmin Akhirnya Berakhir Setelah Belasan Tahun

Pemkot Bogor telah memberikan hibah lahan kepada pihak Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin.