Pemprov DKI Berencana Tingkatkan RS Rujukan COVID-19 Hingga 50 Persen Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (28/12/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Merahputih.com - Pemprov DKI Jakarta merencanakan menambah Rumah Sakit (RS) rujukan COVID-19 dalam mengatasi krisis tempat perawatan pasien terkonfirmasi corona.

"Ditingkatkan sampai 40 bahkan 50 persen lagi," ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta Pusat, Selasa (26/1).

Baca Juga

Kisah Inspiratif Survivor Kasus 01 COVID-19 Sita Tyasutami Menghadapi Perundungan

Untuk rumah sakit yang belum berubah statusnya sebagai rujukan COVID-19, diminta bersedia untuk berubah. "Sudah mulai proses," papar Pria kelahiran, Banjarmasin Kalimantan ini.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Foto: MP/Asropih

Pemprov DKI juga meminta Menteri Pariwisata, Sandiaga Salahudin Uno agar memperbanyak lagi hotel yang dijadikan tempat isolasi warga terpapar virus corona dengan gejala ringan.

Tak hanya itu, Pemprov DKI juga terus berupaya menambahkan fasilitas kesehatan (faskes) dalam penanganan COVID-19. "sebagaimana kebijakan dari Pak Gubernur, dari Kemenkes juga," tutupnya.

Baca Juga

Jokowi Ungkap Rencana Besar Pemerintah di Tahun 2021

saat ini 101 rumah sakit (RS) di DKI Jakarta jadi rujukan COVID-19. Angkat itu meningkat dari sebelumnya hanya 98 rumah sakit. (Asp)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kehamilan Tidak Dikehendaki Meningkat, BKKBN Pantau Akses Kesehatan
Indonesia
Kehamilan Tidak Dikehendaki Meningkat, BKKBN Pantau Akses Kesehatan

Sebelum pandemi COVID-19, angka kehamilan yang belum atau tidak dikehendaki tersebut 17,5 persen.

Ada Perbedaan Swab Pertama dan Kedua, Ini Hasil Tes COVID-19 Ketiga Karyawan RRI Surabaya
Indonesia
Ada Perbedaan Swab Pertama dan Kedua, Ini Hasil Tes COVID-19 Ketiga Karyawan RRI Surabaya

Sekarang ini hasil swab ketiga sudah keluar dan juga memperkuat swab kedua.

Jakarta Tunggu Kepastian Mekanisme Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Jakarta Tunggu Kepastian Mekanisme Vaksinasi COVID-19

Pemerintah pusat telah menargetkan ada 107 juta orang dari 160 juta penduduk di rentang usia 18-59 tahun yang divaksinasi sepanjang 2020-2022.

Pemerintah Pusat Perketat Aktivitas Warga, Begini Reaksi Wagub DKI
Indonesia
Pemerintah Pusat Perketat Aktivitas Warga, Begini Reaksi Wagub DKI

Politikus Gerindra DKI ini pun mengatakan, jika aturan pengetatan yang bakal diterapkan pemerintah pusat bukan hal baru di ibu kota.

Dramatis! Pilot TNI-AU Melontarkan Diri ke Udara Saat Kecelakaan Pesawat
Indonesia
Dramatis! Pilot TNI-AU Melontarkan Diri ke Udara Saat Kecelakaan Pesawat

Apriyanto saat ini berada di RSAU dr. Soekirman

Gempa Magnitudo 5.0 Guncang Gunung Kidul
Indonesia
Gempa Magnitudo 5.0 Guncang Gunung Kidul

Gempa bumi dengan magnitudo 5.0 mengguncang wilayah Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu (20/1) dini hari.

2 Juta Warga DKI Bakal Diberikan Bansos hingga Desember
Indonesia
2 Juta Warga DKI Bakal Diberikan Bansos hingga Desember

Kepastian itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Biaya Vaksin Mandiri Tidak Boleh Dibebankan Pada Pekerja
Indonesia
Biaya Vaksin Mandiri Tidak Boleh Dibebankan Pada Pekerja

Program vaksinasi mandiri yang digagas sejumlah pihak juga harus betul-betul memperhatikan aspek perlindungan data pribadi dalam pendataannya.

14 Pedagang Pasar Serdang Positif Corona
Indonesia
14 Pedagang Pasar Serdang Positif Corona

Sebelumnya, 9 orang pedagang dinyatakan positif COVID-19 setelah mengikuti tes swab Rabu (11/6).

 Tingkat Imunitas Tubuh Pengaruhi Kesembuhan Pasien COVID-19
Indonesia
Tingkat Imunitas Tubuh Pengaruhi Kesembuhan Pasien COVID-19

Yurianto mengatakan, kans sembuh jauh lebih besar daripada tingkat kematian sehingga tak menunggu vaksin.