Pemprov DKI Bantah Calon PJLP Wajib Bisa Baca Alquran dan Salat Lima Waktu Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay/BilliTheCat)

MerahPutih.com - Viral di dunia maya, tersebar surat pengumuman dari Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Selatan terkait penerimaan calon Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).

Yang menjadi sorotan ialah pada syarat ke-18 dan 19 untuk calon PJLP. Calon pelamar wajib bisa membaca Alquran dan salat lima waktu.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi (Kasi) Rehabilitasi dan Pemberdayaan Sosial Sudinsos Jakarta Selatan Anshori mengatakan, calon PJLP harus bisa membaca Alquran dan salat lima waktu merupakan informasi hoaks atau berita bohong.

Baca Juga:

PKB Usulkan Pemprov DKI Ganti Bantuan Sembako dengan Uang Tunai

"Itu tak benar (hoaks)," kata Anshori di Jakarta, Jumat (6/11).

Anshori menyampaikan, bukti jika surat yang tersebar itu hoaks, telihat tidak adanya nomor surat.

"Seperti itulah (hoaks). Kan itu tak ada nomor," papar Anshori.

Baca Juga:

Gedung Pernikahan Harus Ajukan Permohonan ke Pemprov DKI Buat Gelar Resepsi

Anshori membenarkan bila ada pejabat bernama Sonia di tempatnya. Sonia merupakan pembuat surat tersebut yang menjabat sebagai Pejabat pengadaan barang jasa Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan.

Hanya saja saat ini Sinia sedang tak bisa dihubungi karena lagi cuti.

“Beliau sedang cuti," papar dia. (Asp)

Baca Juga:

Kata Pengamat Terkait Setneg dan Pemprov DKI Rebutan Sertifikat Tanah Monas

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
  Yurianto: Jaga Kampung Halaman Tetap Sehat dengan Tidak Mudik
Indonesia
Yurianto: Jaga Kampung Halaman Tetap Sehat dengan Tidak Mudik

Yuri menegaskan pemerintah melarang aktivitas mudik lantaran tidak menginginkan virus berpindah tempat dari kota ke desa. Pasalnya, virus bisa dibawa tanpa diketahui oleh orang yang terpapar.

PDIP Nilai Jakarta Cocok Terapkan Mini Lockdown
Indonesia
PDIP Nilai Jakarta Cocok Terapkan Mini Lockdown

"Jakarta ya saya kira akan lebih cocok diterapkan lockdown mini," ujar Gembong Warsono

Warga Diminta Waspadai Potensi Hujan Disertai Petir di Jaksel dan Jaktim
Indonesia
Kabupaten Bekasi Kembali Ajukan Perpanjangan PSBB
Indonesia
Kabupaten Bekasi Kembali Ajukan Perpanjangan PSBB

Lonjakan kasus positif dengan jumlah kasus baru mencapai 66 yang mayoritas disumbang oleh kluster kawasan industri.

Kapolda Metro Jaya Sambangi Kantor Anies, Ada Apa?
Indonesia
Kapolda Metro Jaya Sambangi Kantor Anies, Ada Apa?

Kedatangan polisi berpangkat bintang dua itu disambut baik oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

SETARA Institute: Kebebasan Warga Sipil Terancam Jika TNI Dilibatkan Penanganan Terorisme
Indonesia
SETARA Institute: Kebebasan Warga Sipil Terancam Jika TNI Dilibatkan Penanganan Terorisme

Ini akan memberikan ruang yang besar bagi militer untuk melakukan operasi dengan pendekatan teritorial.

Kasus COVID-19 di Empat Provinsi Naik, Ini Perintah Luhut
Indonesia
Kasus COVID-19 di Empat Provinsi Naik, Ini Perintah Luhut

Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Timur, dan Papua di soroti Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Jokowi Puji Warga Indonesia Keturunan Tionghoa
Indonesia
Jokowi Puji Warga Indonesia Keturunan Tionghoa

Jokowi sempat meminta peraih medali emas bulutangkis tunggal putri di Olimpiade Barcelona, Susi Susanti untuk naik ke podium

Keluarga Pahlawan Revolusi Ziarah Virtual di Hari Kesaktian Pancasila
Indonesia
Keluarga Pahlawan Revolusi Ziarah Virtual di Hari Kesaktian Pancasila

"Keluarga-keluarganya diundang, tapi pada hari setau saya menyelenggarakan acara virtual daring dari kediaman masing-masing," ungkapnya.

128 Sepeda Sewa Milik DKI Hangus Dibakar Massa Aksi UU Cipta Kerja
Indonesia
128 Sepeda Sewa Milik DKI Hangus Dibakar Massa Aksi UU Cipta Kerja

Sebanyak 128 sepeda sewa atau bike sharing yang dipajang di kawasan Jakarta hangus terbakar pasca aksi demonstrasi menolak pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja.