Pemprov DKI Bangun 53 Taman Maju Bersama Akhir Tahun Ini Warga saat berolahraga di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Bhinneka di kawasan Petukangan Utara, Jakara Selatan, Senin (05/09). (Foto: MerahPutih/Dery Ridwansah)

MerahPutih.com - Kepala Seksi Perencanaan Pertamanan Dinas Kehutanan DKI Jakarta, Hendrianto mengatakan Pemprov DKI menargetkan pembangunan 53 Taman Maju Bersama (TMB) yang tersebar di empat wilayah administrasi DKI selesai di akhir tahun 2019.

Adapun empat TMB tersebut di daerah Jakarta Utara, Barat, Timur dan Selatan. Wilayah Jakarta Pusat tidak ada pengerjaan TMB.

Baca Juga: Sandiaga Minta Masyarakat Tak Permasalahkan Taman Maju Bersama

"Total luas 53 taman itu sekitar 27 hektar lebih. Jakarta Pusat tidak ada pembangunan," kata Hendrianto kepada wartawan, Jumat (15/8).

Hendrianto mengungkapkan, anggaran untuk pembangunan 53 taman itu sebesar Rp 130 miliar. Dana itu berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2019.

Sejumlah bocah bermain di papan seluncur di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Taman Keuangan, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta, Jumat (12/7)./ Antara Foto
Sejumlah bocah bermain di papan seluncur di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Taman Keuangan, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta, Jumat (12/7)./ Antara Foto

Hendrianto menuturkan, bila hanya mengandalkan dana dari program Corporate Sosial Responsibility (CSR) tak akan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan ruang terbuka hijau (RTH) di Ibu Kota.

Baca Juga: Taman Mirip RPTRA Buatan Anies Baswedan Habiskan Dana Rp27 Miliar

"Semua pembangunan menggunakan dana APBD karena ketersediaan anggaran CSR kita terbatas. Jadi opsinya tetap diselesaikan APBD saja," jelasnya.

Saat ini, kata dia, ada 15 taman yang pengerjaannya sudah mencapai 80 persen. Di antaranya tiga di Jakarta Barat; empat di Jakarta Utara; tiga di Jakarta Timur dan sisanya di Jakarta Selatan.

Hendrianto menjelaskan, konsep dari keberadaan TMB adalah mengutamakan interaksi antar warga sekitar. Sehingga nantinya akan ada beragam kegiatan yang ada di sana.

Baca Juga: Ini Alasan Sandi Ingin Ubah Taman Monas Seperti New York dan London

Di sana akan tersedia sanggar seni atau tari. Lalu, lapangan bulutangkis, futsal dan berbagai fasilitas penunjang lainnya yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

"kegiatan yang mirip dengan tempat yang sama kita mainkan di program kegiatan waktunya," tutupnya (Asp).

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup saat Malam Tahun Baru
Indonesia
Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup saat Malam Tahun Baru

Pada malam pergantian tahun di ibu kota, akan ada penutupan di ruas jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.

Pertanyakan Status Kewartawanan Edy Mulyadi, Bareskrim Surati Dewan Pers
Indonesia
MK: Penanganan UU Ciptaker Tak Terpengaruh Pernyataan Jokowi
Indonesia
MK: Penanganan UU Ciptaker Tak Terpengaruh Pernyataan Jokowi

MK siap menerima dan memproses setiap permohonan yang diajukan terkait UU Ciptaker

[HOAKS atau FAKTA]: Program Mudik Sehat PSBB 2020 oleh Big Bird
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Program Mudik Sehat PSBB 2020 oleh Big Bird

Beredar pesan berantai sebuah poster berlogo perusahaan transportasi bus Big Bird.

Dalam Kurun Waktu Sebulan, 11 Pasien Positif COVID-19 di Jabar Sembuh
Indonesia
Dalam Kurun Waktu Sebulan, 11 Pasien Positif COVID-19 di Jabar Sembuh

Angka yang sembuh di Jabar 11 orang atau mencapai 10,6 persen dari angka nasional.

Aksi Demonstrasi 1 Tahun Jokowi Hasilkan 2,1 Ton Sampah
Indonesia
Aksi Demonstrasi 1 Tahun Jokowi Hasilkan 2,1 Ton Sampah

Sebanyak 2,1 ton sampah itu berasal dari pembersihan jalan dan fasilitas umum di Silang Monas, Jalan Kebon Sirih, Tugu Tani, Jalan Budi Kemuliaan, Jalan Abdul Muis.

Ingat! Mulai Hari Ini Bandara di Bawah AP I Hentikan Penerbangan Komersial
Indonesia
Ingat! Mulai Hari Ini Bandara di Bawah AP I Hentikan Penerbangan Komersial

AP I juga tengah menyiapkan pengaturan parking stand pesawat di masing-masing bandara

Ditjen PAS Sebut Pemberian Cuti Menjelang Bebas Nazaruddin Tak Perlu Rekomendasi KPK
Indonesia
Ditjen PAS Sebut Pemberian Cuti Menjelang Bebas Nazaruddin Tak Perlu Rekomendasi KPK

CMB yang didapatkan Nazaruddin disetujui berdasarkan putusan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Pemerintah Diminta Serius Lindungi Dokter dan Tenaga Kesehatan
Indonesia
Pemerintah Diminta Serius Lindungi Dokter dan Tenaga Kesehatan

Netty meminta pemerintah menerapkan kebijakan yang konkret di lapangan. Misalnya, dengan memberikan kepastian soal ketersediaan alat pelindung diri (APD).

Kepala Disparekraf DKI Cucu Kurnia Meninggal Dunia
Indonesia
Kepala Disparekraf DKI Cucu Kurnia Meninggal Dunia

Cucu sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam, Cempaka Putih.