Pemprov DKI Bakal Tindak Lanjuti Info Kasus Pelecehan di TransJakarta Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan keterangan pers di Balai Kota Jakarta, Rabu (27/7/2022). (ANTARA/Ricky Prayoga)

MerahPutih.com - Pelecehan diduga terjadi di bus TransJakarta. Kejadian itu tertangkap kamera ponsel dan sempat menjadi viral di media sosial (medsos).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal melakukan pengecekan terhadap kebenaran informasi kasus pelecehan seksual di bus TransJakarta tersebut.

"Ya nanti kita cek, yang kita ketahui di masa-masa sibuk penumpang di TransJakarta memang padat dan memang ada potensi itu," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Rabu (28/7).

Baca Juga:

TransJakarta Operasikan Lagi Bus Pink Wanita

Ke depannya, pihaknya akan mengatur lebih baik untuk menjaga agar peristiwa seperti itu tidak terjadi kembali.

"Ke depan kita akan mengatur lebih baik tentu penting bagi kita semua untuk mengatur agar peristiwa itu tidak terjadi kembali," katanya, dikutip Antara.

Pelecehan seksual kembali terjadi di dalam transportasi umum dan kali ini berlokasi di salah satu bus TransJakarta. Pelaku memanfaatkan momentum kendaraan yang padat penumpang untuk melakukan aksinya.

Video unggahan akun Instagram @lensa_berita_jakarta, memperlihatkan suasana di dalam bus TransJakarta yang dipadati penumpang.

Kamera menangkap permainan jari seseorang di sela-sela kaki seorang penumpang. Dengan memanfaatkan padatnya orang, pelaku menggunakan tangannya untuk meraba paha seorang penumpang lain di dekatnya.

"Diduga aksi pelecehan kembali terjadi di Bus TransJakarta rute 3F (Kalideres-GBK), Senin 25 Juli 2022," tulis @lensa_berita_jakarta sebagai caption unggahannya.

Baca Juga:

TransJakarta Buka Rute Baru Stasiun LRT Pegangsaan – JIS

Akun tersebut juga menyebutkan bahwa keadaannya bus penuh dan korban berdiri di dekat pintu bus.

"Lalu sebelah korban ada lansia pria. Mungkin kalo bus padat awalnya mikir mungkin bus ngerem dan ga sengaja 'body contact' aja," tulis akun tersebut. Dalam video terlihat tangan terduga pelaku seperti berusaha menyentuh paha korban dari belakang. Namun, ia bertindak seolah tanpa sengaja menyentuh akibat guncangan di bus serta kondisi penumpang yang padat.

Korban kemudian turun di Halte Bundaran Senayan dan langsung melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dialami kepada petugas.

Pelaku juga disebut sempat diciduk tetapi ia masih berkilah. Sementara pelecehan yang dialami disebut membuat korban mengalami trauma.

PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) telah mengoperasikan kembali bus pink yang secara khusus bagi pelanggan wanita. Bus itu secara efektif melayani penumpang mulai Senin (25/07).

Bus pink ini beroperasi pukul 05.00-22.00 WIB dengan tarif reguler dan tidak ada perbedaan dengan bus lainnya, yaitu Rp 3.500. (*)

Baca Juga:

TransJakarta dan PT Mobil Anak Bangsa Hadirkan Uji Coba Bus Listrik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Bolehkan Halal bi Halal, Asal Tidak Makan-Minum Bareng
Indonesia
Pemerintah Bolehkan Halal bi Halal, Asal Tidak Makan-Minum Bareng

"Untuk kegiatan Halal bi halal diselenggarakan dengan protokol kesehatan dan diimbau tidak ada makan-minum," beber Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers, Senin (18/4)

Kemenkumham Masih Kaji Permohonan Perubahan Kepengurusan PPP Mardiono
Indonesia
Kemenkumham Masih Kaji Permohonan Perubahan Kepengurusan PPP Mardiono

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly tengah mengkaji berkas permohonan pengesahan kepengurusan baru PPP yang diklaim dipimpin Muhammad Mardiono.

Jam Pelayanan Solar Bersubsidi di SPBU Dibatasi
Indonesia
Jam Pelayanan Solar Bersubsidi di SPBU Dibatasi

Pemerintah akan menambah kuota 10 persen sebagai bentuk antisipasi terhadap permintaan yang meningkat karena kegiatan ekonomi naik.

Pemprov DKI: Tak Ada Arahan MUI Bentuk Tim Siber Lindungi Anies
Indonesia
Pemprov DKI: Tak Ada Arahan MUI Bentuk Tim Siber Lindungi Anies

Tidak ada campur tangan Pemprov terkait rencana MUI DKI membentuk tim siber dalam melindungi Gubernur Anies Baswedan dari serangan buzzer.

Mahkamah Konstitusi Tolak Gugatan UU Pemilu yang Diajukan Giring PSI
Indonesia
Mahkamah Konstitusi Tolak Gugatan UU Pemilu yang Diajukan Giring PSI

"Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," ujar Ketua MK Anwar Usman saat membacakan amar putusan perkara Nomor 64/PUU-XX/2022 di Jakarta, Rabu (31/8)

Survei Capres IPN: Prabowo Juara, Disusul Ganjar dan Anies
Indonesia
Survei Capres IPN: Prabowo Juara, Disusul Ganjar dan Anies

Lembaga Indikator Publik Nasional (IPN) merilis survei nasional bertajuk "Sosok Pemimpin di Mata Publik Jelang Pemilu 2024". Hasilnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto paling tinggi elektabilitasnya.

KPK Kembangkan Kasus Korupsi Bansos COVID-19
Indonesia
KPK Kembangkan Kasus Korupsi Bansos COVID-19

KPK menyatakan tengah mengembangkan kasus korupsi pengadaan paket bantuan sosial (bansos) COVID-19 pada Kementerian Sosial (Kemensos).

Bharada E Mau Terbuka Setelah Orang Tuanya Datang
Indonesia
Bharada E Mau Terbuka Setelah Orang Tuanya Datang

Bharada E belakangan mau terbuka soal penembakan terhadap Brigadir J yang melibatkan Irjen Ferdy Sambo.

Survei BI Indikasikan Penggunaan Tenaga Kerja Menurun
Indonesia
Survei BI Indikasikan Penggunaan Tenaga Kerja Menurun

Perlambatan kinerja antara lain terjadi pada sektor pertambangan dan penggalian, sektor perdagangan, hotel dan restoran, serta kegiatan usaha sektor industri pengolahan di tengah kebijakan pembatasan mobilitas.

Polisi yang Ambil CCTV di Rumah Ferdy Sambo Berpotensi Dipidana
Indonesia
Polisi yang Ambil CCTV di Rumah Ferdy Sambo Berpotensi Dipidana

Mabes Polri memeriksa anggotanya yang mengambil CCTV di sekitar rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.