Pemprov DKI Bakal Sanksi Nakes Diduga Lakukan Pelecehan terhadap Ibu Hamil Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan keterangan pada awak media di Balai Kota Jakarta, Rabu (6/10/2021). ANTARA/Ricky Prayoga

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih menyelidiki adanya dugaan pelecehan seksual secara verbal di salah satu puskesmas.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku terpukul mendengar isu yang berkembang ada dugaan perlakuan asusila di kantor pemerintahan.

"Ya itu sedang diperiksa. Kami prihatin," kata Wakil Gubernur (Wagub) DKI Ahmad Riza Patria di Jakarta, Kamis (7/10).

Baca Juga:

Besok Lima Atlet DKI yang Terpapar COVID-19 di PON Papua Dipulangkan ke Jakarta

Kendati demikian, mantan anggota DPRD Fraksi Gerindra ini berharap, peristiwa tersebut tidak benar terjadi, sehingga tidak mencorong nama baik DKI Jakarta.

"Mudah-mudahan gak terjadi lagi, mudah-mudahan itu tidak benar terjadi," paparnya.

Riza mengungkapkan, bakal ada sanksi tegas yang bakal diberikan kepada oknum tenaga kesehatan (nakes) di puskesmas jika rumor itu benar terjadi.

"Ya tentu ada sanksinya," cetus orang nomor dua di DKI itu.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan pernyataan di Balai Kota Jakarta, Jumat (1/10/2021) malam. (ANTARA/Ricky Prayoga)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan pernyataan di Balai Kota Jakarta, Jumat (1/10/2021) malam. (ANTARA/Ricky Prayoga)

Sebelumnya, ramai di media sosial TikTok terkait adanya dugaan pelecehan secara verbal di salah satu puskesmas di ibu kota. Video itu diunggah dengan nama akun @stevfanywijaya.

Akun @stevfanywijaya mengungkapkan, salah satu kerabatnya tengah mengalami kontraksi hamil 9 bulan. Namun tak bisa dilayani dengan BPJS karena tak didampingi suami.

"Tenaga-tenaga medis tersebut mengatakan seperti ini, 'kalau tidak ada suami tidak bisa pakai BPJS, kalau ada suami baru bisa pakai BPJS' dengan nada ketus," tulis akun itu.

Baca Juga:

DPRD DKI dan Anak Buah Anies Bahas APBD 2021 di Puncak

Tak sampai di situ, tenaga kesehatan juga mengucapkan kalimat pelecehan dengan menanyakan sudah berapa banyak lelaki yang berhubungan badan dengan si ibu hamil tersebut.

"Bidan tersebut bisa-bisanya menyerang saudara saya (pasien) yang sedang mules dan nangis merintih kesakitan dengan pertanyaan 'sudah berhubungan sama berapa cowok buk? PANTASKAH?" sambungnya. (Asp)

Baca Juga:

Pemprov DKI Pakai Pulau Reklamasi untuk Sirkuit Formula E

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pelaku Begal Payudara di Kemayoran Ditangkap, Rupanya Sudah Tiga Kali Beraksi
Indonesia
Pelaku Begal Payudara di Kemayoran Ditangkap, Rupanya Sudah Tiga Kali Beraksi

Video pasangan suami istri mengejar pria yang memegang bagian intim tubuh pesepeda viral di media sosial.

Densus 88 Turun Tangan Selidiki Dugaan Baiat NII Terhadap Anak-Anak di Garut
Indonesia
Densus 88 Turun Tangan Selidiki Dugaan Baiat NII Terhadap Anak-Anak di Garut

Densus sedang mengumpulkan informasi yang lebih detail

Diamankan Polisi Gegara Konsumsi Benzodiazepine, Millen Cyrus: Untuk Cegah Depresi Aku
Indonesia
Diamankan Polisi Gegara Konsumsi Benzodiazepine, Millen Cyrus: Untuk Cegah Depresi Aku

Millen mengkonsumsi obat tersebut sesuai dengan resep dokter

Propam Minta Demokrat Buat Laporan Soal Intimidasi Polisi terhadap Kader
Indonesia
Propam Minta Demokrat Buat Laporan Soal Intimidasi Polisi terhadap Kader

Propam Polri sampai saat ini belum menerima laporan adanya dugaan oknum kepolisian di satuan intel polres yang diduga mengancam pengurus Partai Demokrat di tingkat kabupaten/kota.

PBNU: Pernyataan Paul Zhang Penghinaan Terhadap Umat Islam
Indonesia
PBNU: Pernyataan Paul Zhang Penghinaan Terhadap Umat Islam

Kepada seluruh umat Islam, Helmy juga mengimbau tetap tenang

Dilema Pemerintah Hadapi Kritik Berujung Pelaporan Polisi
Indonesia
Dilema Pemerintah Hadapi Kritik Berujung Pelaporan Polisi

Presiden Joko Widodo menyampaikan kritik pada pemerintah, ditanggapi pro dan kontra yang dilaporkan pada polisi

Dinamika JPO dan Halte Jembatan Gantung Jakarta Barat
Indonesia
Dinamika JPO dan Halte Jembatan Gantung Jakarta Barat

JPO dan Halte Jembatan Gantung, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, berada di Koridor 3 Bus TransJakarta yang melayani rute Kalideres-Pasar Baru.

Setiap Hari, OJK Hentikan 3 Sampai 4 Fintech Ilegal
Indonesia
Setiap Hari, OJK Hentikan 3 Sampai 4 Fintech Ilegal

Saat ini, terdapat 148 fintech yang terdaftar di OJK dan 42 diantaranya berizin serta hanya 10 fintech yang benar-benar beroperasi dengan baik.

Antisipasi Musim Hujan, Ribuan Pohon di Jakpus Dipangkas
Indonesia
Antisipasi Musim Hujan, Ribuan Pohon di Jakpus Dipangkas

Pemerintah Kota Jakarta Pusat melakukan pembersihan terhadap pohon-pohon rawan tumbang sebagai antisipasi di musim hujan.

12 Titik Penyekatan di Kabupaten Bogor
Indonesia
12 Titik Penyekatan di Kabupaten Bogor

Kapolres Kabupaten Bogor, AKBP Harun, menuturkan sebelumnya telah dilakukan 8 titik penyekatan. Lantaran mobilitas masih tinggi dilakukan perluasan menjadi 12 titik sekat.