Pemprov DKI Bakal Bongkar Tiang Monorel Mangkrak di Senayan, Sebagian Dijadikan Videotron

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Pemprov DKI Bakal Bongkar Tiang Monorel Mangkrak di Senayan, Sebagian Dijadikan Videotron

Pemprov DKI Jakarta Mulai Bongkar Tiang Monorel Mangkrak di Kuningan Jakarta (MP/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana melakukan pembongkaran sejumlah tiang monorel mangkrak di kawasan Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta Pusat. Keberadaan tiang-tiang tersebut dinilai mengganggu estetika kota apabila terus dibiarkan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pembongkaran tiang monorel di Senayan akan dilakukan menyusul proses serupa yang saat ini berjalan di Jalan HR Rasuna Said.

“Kalau ini (pembongkaran monorel di Jalan Rasuna Said) sudah berjalan dengan baik, karena yang di Senayan memang beberapa pasti akan kami bongkar,” ujar Pramono, Kamis (15/1).

Baca juga:

Tak Mau Bongkar Sendiri, Besi Bekas Tiang Monorel Tetap Dikasih ke BUMN Adhi Karya

Meski demikian, Pramono menegaskan tidak seluruh tiang monorel di Jalan Asia Afrika akan dibongkar. Pemprov DKI berencana memanfaatkan sebagian tiang yang masih berdiri untuk kepentingan lain, seperti penyangga papan reklame digital atau videotron.

“Beberapa akan kami sisakan untuk videotron dan sebagainya, untuk reklame. Jadi harus dimanfaatkan,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah memulai pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said pada Rabu (14/1). Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperindah wajah kota, mengingat tiang proyek mangkrak itu dinilai merusak estetika kawasan.

Pramono menyebutkan, pihaknya memprioritaskan pembongkaran 109 tiang monorel di Jalan Rasuna Said. Setelah proses pembongkaran selesai, Pemprov DKI akan melanjutkan dengan penataan jalan, trotoar, dan taman di kawasan tersebut.

“Jadi yang sekarang ini yang kita prioritaskan yang ada di tempat ini. Mudah-mudahan September selesai,” kata Pramono saat meninjau kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Baca juga:

Pemprov DKI Jakarta Mulai Bongkar Tiang Monorel Mangkrak di Kuningan Jakarta

Tiang-tiang monorel tersebut diketahui merupakan aset PT Adhi Karya (Persero). Namun, seluruh tiang berdiri di atas lahan milik Pemprov DKI Jakarta.

Pemprov DKI mengklaim telah mengirimkan surat kepada PT Adhi Karya sejak November 2025, yang berisi permintaan agar BUMN tersebut melakukan pembongkaran secara mandiri dalam waktu satu bulan.

Namun hingga tenggat waktu berakhir, pembongkaran tidak kunjung dilakukan. Karena itu, Pemprov DKI akhirnya mengambil langkah melakukan pembongkaran langsung terhadap aset BUMN tersebut. (Asp)

#Tiang Monorel #Pemprov DKI Jakarta #Pramono Anung #Adhi Karya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Penumpang Transportasi Publik Jakarta Tembus 368,4 Juta, Naik 10,8 Persen
Penumpang Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta mencapai 368,4 juta pada triwulan III 2026, naik 10,8 persen dibandingkan 2025.
Ananda Dimas Prasetya - 10 menit lalu
Penumpang Transportasi Publik Jakarta Tembus 368,4 Juta, Naik 10,8 Persen
Berita Foto
Kalahkan Amsterdam, Sistem Transportasi Publik Jakarta Peringkat 15 Dunia
Bus Transjakarta melintasi jalur bebas hambatan di Jalan Sudirman-Thamrin, Kawasan bendungan Hilir, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Didik Setiawan - 1 jam, 46 menit lalu
Kalahkan Amsterdam, Sistem Transportasi Publik Jakarta Peringkat 15 Dunia
Indonesia
Tekan Polusi Udara, Pemprov DKI Gelar Modifikasi Cuaca Jelang Running Festival dan Konser Ye
Pemprov DKI menggelar modifikasi cuaca menjelang Jakarta Running Festival dan konser Ye.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Tekan Polusi Udara, Pemprov DKI Gelar Modifikasi Cuaca Jelang Running Festival dan Konser Ye
Indonesia
Warga Naik Transortasi Umum di Jakarta Melonjak 10,8 Persen
Konektivitas transportasi di Jakarta, lanjut Pramono, semakin baik setelah beberapa waktu lalu LRT rute Kelapa Gading-Manggarai diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Warga Naik Transortasi Umum di Jakarta Melonjak 10,8 Persen
Indonesia
Gubernur Pramono Berharap Demo 2 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran Berlangsung Aman
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengerahkan 60 petugas untuk membantu mengatur lalu lintas selama aksi unjuk rasa di enam kawasan Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Gubernur Pramono Berharap Demo 2 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran Berlangsung Aman
Indonesia
Pramono Buka Suara soal Spanduk Raksasa Greenpeace di Bundaran HI, Ingatkan Ketertiban
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, merespons spanduk raksasa Greenpeace Indonesia di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (20/10).
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Pramono Buka Suara soal Spanduk Raksasa Greenpeace di Bundaran HI, Ingatkan Ketertiban
Indonesia
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Pemprov DKI menyiapkan dan mengaktifkan penyemprotan water must (kabut air) yang terpasang di 179 perangkat pada 145 gedung di berbagai lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Indonesia
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
31 rumah sakit yang dimiliki Pemda DKI, 44 Puskesmas, serta 292 Puskesmas Pembantu untuk disiagakan bagi warga yang membutuhkan pertolongan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Bagikan