Pemprov DKI Akui Kewalahan Atur Pengunjung Pasar Tanah Abang Pasar Tanah Abang. Foto: MP

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta mengaku kewalahan mengatur pengunjung yang datang ke Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, karena jumlahnya banyak dan tak sebanding dengan petugas yang berjaga. Sehingga tidak terkontrol dengan baik sampai-sampai menghiraukan protokol kesehatan.

"Kendalanya banyaknya orang. Meskipun di pasar itu sebenarnya ada gugus tugas, tapi gugus tugas yang ada tidak seimbang dengan jumlah dari pengunjung Pasar Tanah Abang," ujar Sekretaris Daerah DKI, Marullah Matali ketika ditemui di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (2/5).

Baca Juga

Anies: Pasar Tanah Abang Tutup Jam 16.00 dan 17.00 WIB Mulai Sore Ini

Untuk mengatasi penumpukan pengunjung di grosir terbesar se-Asia Tenggara itu, Marullah menuturkan Pemda DKI bakal menambah petugas di dalam pasar untuk mengatur antrean agar tidak terjadi kerumunan.

"Yang paling penting adalah pengendalian flow, arus masuk dan keluarnya. Bahkan tadi sudah didiskusikan pintu masuk dari stasiun kereta. Mudah-mudahan nanti bisa kita kendalikan dengan baik," tandasnya.

Pasar Tanah Abang. Foto: MP

Terlebih, lanjut dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk membantu melakukan pengawasan. Kata dia, semua pintu masuk bakal dijaga ketat petugas, mereka yang tidak mengenakan masker tak diizinkan masuk.

Mantan Wali Kota Jakarta Selatan ini berharap, penumpukan pengunjung di Pasar Tanah Abang yang mengabaikan protokol kesehatan hanya terjadi pada Sabtu kemarin dan Minggu tadi.

"Di Tanah Abang itu ada beberapa pintu masuk yang perlu mendapatkan perhatian. Dan pintu itu nanti kita tugaskan petugas kita untuk memberikan peringatan kepada masyarakat," tutupnya.

Seperti diketahui, pada Sabtu (1/5) kemarin dan Minggu (2/5) hari yang memperlihatkan berjubelnya masyarakat di Pasar Tanah Abang saat berbelanja kebutuhan menjelang Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah. (Asp)

Baca Juga

Anies tak Menduga Pengunjung Pasar Tanah Abang Naik 2 Kali Lipat

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Tantang Kreativitas Perguruan Tinggi di Dies Natalis Ke-45 UNS
Indonesia
Jokowi Tantang Kreativitas Perguruan Tinggi di Dies Natalis Ke-45 UNS

Presiden Jokowi memberikan sambutan dalam Dies Natalis ke-45 UNS tersebut menyinggung soal banyaknya tantangan yang harus dijawab UNS di era disrupsi digital ini.

Waspada Pinjaman Online Ilegal Muncul di Google Play Store!
Lainnya
Waspada Pinjaman Online Ilegal Muncul di Google Play Store!

Kominfo telah memblokir aplikasi pinjol ilegal sejumlah 151 aplikasi.

Epidemiologi UI Komentar Menohok Soal DPRD DKI Minta Keluarga Divaksin
Indonesia
Epidemiologi UI Komentar Menohok Soal DPRD DKI Minta Keluarga Divaksin

UI mengomentari keinginan DPRD DKI Jakarta yang meminta jatah vaksin COVID-19 ke Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk keluarga mereka.

Pemprov DKI Tutup TPU, Warga Dilarang Ziarah Kubur
Indonesia
Pemprov DKI Tutup TPU, Warga Dilarang Ziarah Kubur

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melarang warga melakukan ziarah kubur pada periode 12 sampai 16 Mei. Hal ini untuk mencegah penyebaran COVID-19.

KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Tolak Gratifikasi THR Lebaran
Indonesia
KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Tolak Gratifikasi THR Lebaran

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan Penyelenggara Negara (PN) dan pegawai negeri untuk menolak gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya, khususnya terkait perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Banjir Sorong Rendam Ratusan Rumah hingga Kantor Wali Kota
Indonesia
Banjir Sorong Rendam Ratusan Rumah hingga Kantor Wali Kota

Banjir merendam ratusan rumah dan sejumlah ruas jalan di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat.

Menkes Siapkan Dua Strategi Perang Melawan COVID-19
Indonesia
Menkes Siapkan Dua Strategi Perang Melawan COVID-19

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan dua strategi untuk memenangkan perang melawan pandemi virus corona (COVID-19).

Pemprov DKI Beri Sanksi Sekolah yang Gelar Belajar Tatap Muka saat PPKM
Indonesia
Pemprov DKI Beri Sanksi Sekolah yang Gelar Belajar Tatap Muka saat PPKM

Pemprov DKI Jakarta akan memberikan sanksi tegas kepada sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah lonjakan kasus COVID-19.

ICW Sebut Tuntutan KPK Terhadap Juliari Batubara Mencurigakan
Indonesia
ICW Sebut Tuntutan KPK Terhadap Juliari Batubara Mencurigakan

Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai tuntutan 11 tahun penjara dari Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) terhadap mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara, sangat rendah.

Berkendara di Jakarta Tetap Diwajibkan Bawa STRP
Indonesia
Berkendara di Jakarta Tetap Diwajibkan Bawa STRP

Setiap hari di masa formal ada ratusan ribu kendaraan bergerak masuk ke Jakarta