Pemkot Surabaya Gunakan Aplikasi Puntadewa Data Para Pendatang Wakil Wali Kota Surabaya Armuji melakukan inspeksi pelayanan publik di Kantor Kelurahan Ngagelrejo, Kecamatan Wonokromo, Kota Pahlawan, Jawa Timur, Senin (9/5/2022). ANTARA/HO-Pemkot Surabaya

MerahPutih.com - Pemerintah Kota Surabaya menerapkan pengawasan penduduk pendatang secara serentak di 31 Kecamatan, mulai 9 hingga 13 Mei 2022. Pengawasan tersebut, diimplementasikan melalui pendataan setiap penduduk yang datang.

"Penduduk yang datang ke Surabaya itu dicatat, bisa karena bekerja, berobat, menempuh pendidikan di perguruan tinggi atau keperluan lainnya," ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya, Agus Imam Sonhaji, Senin (9/5).

Baca Juga:

Pendatang ke Kota Bandung Diimbau Bikin Surat Keterangan Tinggal Sementara

Ia memaparkan, pendataan harus dilakukan agar jumlah penduduk yang tinggal di Kota Surabaya bisa terdeteksi mendekati kondisi sebenarnya. Untuk mendukung upaya ini, Dispendukcapil Surabaya memberikan kemudahan pelaporan untuk masyarakat melalui aplikasi Puntadewa.

"Mereka wajib melaporkan cukup ke kelurahan. Karena petugas di kelurahan sudah dilatih menggunakan aplikasi Puntadewa yang sudah disiapkan untuk keperluan pendataan penduduk non permanen," katanya.

Ia menegaskan, pengawasan penduduk pendatang mulai tanggal 9 - 13 Mei 2022 tersebut dapat melibatkan Ketua RW/RT setempat. Apabila pendatang tidak memiliki tujuan yang jelas, maka diminta untuk kembali ke daerah asal.

"Jadi, para petugas akan kolaborasi dengan pengurus RT/RW," katanya.

Pengawasan ini, lanjut ia, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 14 Tahun 2015 tentang Pedoman Pendataan Penduduk Non Permanen sebagaimana telah diubah dengan Permendagri Nomor 74 Tahun 2022 tentang Pendaftaran Penduduk Non Permanen.

Selain itu, merujuk pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan. Serta berdasar Peraturan Wali Kota (Perwali) Surabaya Nomor 75 Tahun 2011 tentang Tata Cara Penerapan Sanksi Administratif Pelanggaran Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 5 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan sebagaimana telah diubah dengan Perwali Surabaya Nomor 25 Tahun 2013.

"Jadi ini sesuai ketentuan terkait kependudukan, maka setiap penduduk yang masuk ke suatu kota tapi tetap mempertahankan status kependudukan daerah asal, maka wajib didata sebagai penduduk non permanen Surabaya," tuturnya.

Petugas gabungan Pemerintah  Kota Surabaya mendata warga saat operasi yustisi bagi pendatang. (Foto:  Diskominfo Kota Surabaya).
Petugas gabungan Pemerintah Kota Surabaya mendata warga saat operasi yustisi bagi pendatang. (Foto: Diskominfo Kota Surabaya).

Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto mengutarakan, sesuai Surat Edaran Sekretaris Daerah Kota Surabaya Nomor 470/7754/436 7.18/2022, camat dan lurah diminta mulai gelar pengawasan penduduk pendatang.Pengawasan ini melibatkan tiga pilar dan Ketua RT/RW setempat.

Eddy menegaskan, ada beberapa alasan yang ditoleransi saat penduduk pendatang masuk ke sebuah kota. Yakni, sebab ingin bekerja, berobat dan ingin melanjutkan sekolah atau kuliah di perguruan tinggi. Alasan lain, misalnya karena ada hajatan keluarga, keluarga sakit atau kepentingan lain yang bisa dipertanggungjawabkan.

"Ya kalau kepentingannya itu tidak bisa dipertanggungjawabkan, maka kita harus lakukan secara humanis agar mereka itu kembali ke daerah masing-maaing," katanya. (Andika Eldon / Jawa Timur)

Baca Juga:

Jakarta Bersiap Terima Gelombang Pendatang Saat Arus Balik Mudik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Mudahkan Milenial Dapat Rusun Terintegrasi Transportasi Umum
Indonesia
Pemerintah Mudahkan Milenial Dapat Rusun Terintegrasi Transportasi Umum

Pada tahun anggaran 2022, Kementerian PUPR menyediakan tiga program bantuan pembiayaan perumahan.

Jelang MotoGP, Ratusan Sarana Hunian Pariwisata Dapat Sertifikat Care
Indonesia
Jelang MotoGP, Ratusan Sarana Hunian Pariwisata Dapat Sertifikat Care

Perhelatan MotoGP 2022 yang segera digelar ini tidak hanya dihadiri para penonton, melainkan juga para pelaku ekonomi.

Perayaan Juara Liga 2, Kaesang Ajak Sang Kekasih
Indonesia
Perayaan Juara Liga 2, Kaesang Ajak Sang Kekasih

Direktur Utama PT Persis Solo Saestu (PSS), Kaesang Pangarep mengatakan, situasi pandemi tidak memungkinkan menggelar arak-arakan Piala Liga 2.

Pemerintah Diminta Jamin Keselamatan Warga di Tengah Dibukanya Penerbangan Internasional
Indonesia
Pemerintah Diminta Jamin Keselamatan Warga di Tengah Dibukanya Penerbangan Internasional

Pemerintah masih membuka kembali gerbang internasional di tengah melonjaknya kembali kasus COVID-19 di berbagai negara.

Anak Sulung Ridwan Kamil Dikabarkan Hilang di Swiss
Indonesia
Anak Sulung Ridwan Kamil Dikabarkan Hilang di Swiss

Putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz dikabarkan hilang di Swiss, Kamis (26/5) siang waktu Swiss.

Acara Rock In Solo Kembali Digelar di Benteng Vastenburg
Indonesia
Acara Rock In Solo Kembali Digelar di Benteng Vastenburg

Event Rock In Solo kembali digelar di Kota Solo, Jawa Tengah di Benteng Vastenburg pada tanggal 30 Oktober 2022.

Gibran Tanggapi Cuitan Iwan Fals Soal Kakak-Adik Cocok Jadi Capres-Cawapres
Indonesia
Gibran Tanggapi Cuitan Iwan Fals Soal Kakak-Adik Cocok Jadi Capres-Cawapres

Musisi Iwan Fals men-tweet di akun pribadinya @iwanfals, "Hmm kayaknya cocok nih buat 2004. Capres & wapresnya," pada Kamis (6/1).

KPK Bentuk Satgas untuk Awasi Pembangunan IKN
Indonesia
KPK Bentuk Satgas untuk Awasi Pembangunan IKN

Dia mengatakan bahwa KPK juga telah membentuk satuan tugas untuk mendampingi agar dapat meminimalisir potensi penyimpangan sebagai upaya pencegahan korupsi.

Yasonna: Keinginan Kita Membuka Pintu Wisata Biar Ekonomi Bergulir
Indonesia
Yasonna: Keinginan Kita Membuka Pintu Wisata Biar Ekonomi Bergulir

Pemerintah juga menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan kasus COVID-19 varian Omicron pada Februari atau Maret 2022.

Jokowi Ajak Seluruh Pihak Bergerak Turunkan Angka Stunting
Indonesia
Jokowi Ajak Seluruh Pihak Bergerak Turunkan Angka Stunting

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh komponen bangsa untuk gerak bersama dalam menurunkan stunting dengan seluruh akar permasalahannya.