Pemkot Solo Kirab Keris 'Kiai Tengara' Milik Presiden Jokowi Wali Kota Surakarta, F.X Hadi Rudyatmo menyerahkan keris milik Jokowi "Kiai Tengara" koleksi Museum Keris Solo, Jawa Tengah untuk dikirab, Minggu (15/9). (MP/Ismail)

Merahputih.com - Pemerintah kota (Pemkot) Solo menggelar kirab 1001 keris koleksi Museum Keris, Solo, Jawa Tengah, Minggu (15/9). Keris milik Presiden Jokowi yang dihibahkan ke Museum Keris ikut dikirab.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Museum Dinas Kebudayaan Solo, Didik Sunaryono, mengungkapkan jumlah peserta yang mengikuti kirab sebanyak 1.000 orang. Sementara jumlah keris yang dikirab 1001 keris.

"Peserta kirab kita libatkan dari jajaran ASN (Aparatur Sipil Negara), perhotelan, perbankan, siswa sekolah dan mahasiswa di Pemkot Solo," ujar Didik pada Merahputih.com.

Baca Juga:

BJ Habibie Tutup Usia, Warga Solo dan Perwakilan Berbagai Suku Adakan Doa Bersama

Didik mengatakan kirab 1001 keris ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan di bulan Sura dengan tema "Bulan Kebudayaan". Rute kirab keris dimulai dari rumah dinas wali kota, Loji Gandrung Jalan Slamet Riyadi dan berakhir di Museum Keris Solo di Jalan Bhayangkara.

"Kita juga menyertakan keris yang dihibahkan Presiden Jokowi ke Museum Keris Solo untuk dikirab," kata dia.

Keris 'Kiai Tengara' Milik Presiden Jokowi (MP/Ismail)

Juru kunci Museum Keris, Empu Totok Brojodiningrat mengatakan keris milik Jokowi yang dihibahkan diberi nama Kiai Tengara. Keris ini istimewa dengan bentuk memiliki lima luk atau lekuk yang menyimbolkan Pancasila. Kemudian dhapurnya ialah lar monga, yakni gajah yang memiliki sayap.

"Gajah zaman dulu punya arti simbol Ganesha atau ilmu pengetahuan, sedangkan sayap memiliki maksud melanglang buana. Makna Kiai Tengara sendiri adalah supaya kita selalu siap, selalu tanggap," papar dia.

Baca Juga:

Berlibur Bersama Keluarga di Mal Solo, Jokowi Bagi-Bagi Kaos Bergambar Wajahnya

Wali Kota Surakarta, F.X Hadi Rudyatmo, mengatakan acara ini sebagai upaya Pemkot Solo melestarikan budaya lokal. Apalagi keris masuk warisan budaya asli Indonesia.

"Kita semua tahu kalau keris adalah warisan leluhur yang diakui oleh UNESCO. Kami sebagai generasi penerus sudah sewajarnya melestarikannya," kata Rudy. (Ism)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH