Pemkot Potong Tunjangan ASN 30 Persen, Gibran: Gaji Saya Buat Bantu Warga Miskin Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah memutuskan memotong 30 persen Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ribuan ASN.

Kebijakan itu dilakukan untuk menutup defisit anggaran senilai Rp 92 miliar untuk menangani COVID-19 bulan Agustus-Desember.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meminta pada ASN tidak usah risau dengan pemotongan TPP tersebut.

Ia menegaskan, pemotongan tunjangan tersebut dilakukan karena kondisinya Solo sedang darurat.

Baca Juga:

Heboh Warga Barter Sepatu dengan Susu Formula, Gibran Berikan Pekerjaan sebagai Linmas

"ASN tidak perlu risau. Saya saja tidak pernah mengambil gaji bulanan setiap bulan untuk kebutuhan pribadi," ujar Gibran, Selasa (3/8).

Ayah dari Jan Ethes ini mengemukakan, gaji setiap bulan diperuntukkan membantu warga Solo yang benar-benar membutuhkan. Terutama untuk membeli beras dan membayar SPP warga kurang mampu dan menunggak.

"Gaji saya buat tak pakai beli beras buat bantu-bantu warga, bantu membayar SPP siswa kurang mampu," ucap dia.

  Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka melantik puluhan ASN Pemkot Solo. (MP/Ismail)
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka melantik puluhan ASN Pemkot Solo. (MP/Ismail)

Semenjak dilantik sebagai Wali Kota Solo pada 26 Februari 2021, kata dia, belum pernah memakai gajinya untuk keperluan pribadi. Gibran menyatakan, menjadi wali kota bukan untuk mencari uang.

"Saya jadi Wali Kota Solo kan bukan untuk cari uang," katanya.

Baca Juga:

Mutasi Perdana ASN Solo, Gibran Minta Pejabat Jangan Lelet dan Aktif Medsos

Disinggung mengenai kebijakan pemotongan tunjangan atau tambahan penghasilan pegawai (TPP) PNS semoga tidak memberatkan. Ia menyebut, pemotongan TPP PNS itu akan disesuaikan dengan beban kerja dan sebagainya.

"Masalah TPP nanti biar Pak Sekda yang menjelaskan untuk rincian-rinciannya. Semoga tidak memberatkan," tutur Gibran.

Ia mengatakan, pemotongan TPP PNS Solo dilakukan karena banyak anggaran yang dibutuhkan untuk penanganan COVID-19. Dengan kondisi sekarang, diperlukan gotong royong dalam menangani COVID-19. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Gibran Vaksin 500 Siswa

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jakarta Diguyur Hujan, Anies Cek Kesiapan Rumah Pompa
Indonesia
Jakarta Diguyur Hujan, Anies Cek Kesiapan Rumah Pompa

Laporan BPBD DKI, setidaknya ada 15 titik jalan di ibu kota yang terendam banjir

Malaysia Darurat COVID-19, Pimpinan DPRD: Jangan Sampai Jakarta Begitu
Indonesia
Malaysia Darurat COVID-19, Pimpinan DPRD: Jangan Sampai Jakarta Begitu

Pemerintah DKI harus sudah mempunyai upaya antisipasi lonjakan kasus dan varian baru COVID-19.

Besok, Polisi Periksa Nurhadi terkait Kasus Pemukulan Petugas Rutan KPK
Indonesia
Besok, Polisi Periksa Nurhadi terkait Kasus Pemukulan Petugas Rutan KPK

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Jimmy Christian Samma, mengatakan, pemeriksaan terhadap Nurhadi akan dilakukan di Gedung KPK.

Hari Ini Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021
Indonesia
Hari Ini Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan hasil seleksi administrasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021 pada Senin (2/8).

Tito Dukung Sosialisasi UU Ciptaker Secara Transparan Agar Ada Amunisi Bersikap
Indonesia
Tito Dukung Sosialisasi UU Ciptaker Secara Transparan Agar Ada Amunisi Bersikap

Tito juga mengingatkan akan kesulitan-kesulitan yang akan terjadi

Bawaslu Gelar Patroli Politik Uang di Masa Tenang Pilkada
Indonesia
Bawaslu Gelar Patroli Politik Uang di Masa Tenang Pilkada

Fritz perintahkan seluruh jajaran pengawas untuk berpartisipasi dalam mengawasi konten media sosial (medsos).

Panglima TNI: Jangan Biarkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Hilang karena Provokasi
Indonesia
Panglima TNI: Jangan Biarkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Hilang karena Provokasi

“Untuk itu, jangan kita biarkan persatuan dan kesatuan bangsa itu hilang, atau dikaburkan oleh provokasi dan ambisi yang dibungkus dengan berbagai identitas," ungkap Hadi

PPKM Level 4, Volume Perjalanan KRL Ditambah Jadi 982 Per Hari
Indonesia
PPKM Level 4, Volume Perjalanan KRL Ditambah Jadi 982 Per Hari

Selama masa perpanjang PPKM Level 4, PT Kereta Commuter Indonesia melakukan penyesuaian jam operasional kereta rel listrik (KRL).

Partai Gelora Klaim Sudah Dapat 10 Ribu Anggota di Banten
Indonesia
Partai Gelora Klaim Sudah Dapat 10 Ribu Anggota di Banten

hanya dalam waktu 2 tahun, Partai Gelora mampu membentuk kepengurusan di 100 persen tingkat Propinsi, 100 persen tingkat Kab/ kota, 80 persen lebih tingkat kecamatan dan 10 persen tingkat PAC (ranting).

Survei Parameter Politik Indonesia: 20 Persen Lebih Masyarakat Percaya COVID-19 Konspirasi dan Rekayasa
Indonesia
Survei Parameter Politik Indonesia: 20 Persen Lebih Masyarakat Percaya COVID-19 Konspirasi dan Rekayasa

Survei Parameter Politik Indonesia: 20 Persen Lebih Masyarakat Percaya COVID-19 Konspirasi dan Rekayasa