Pemkot Malang Akui Telat Input Data COVID-19 Perawatan pasien COVID-19. (Foto:Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota Malang mengakui jika ada ribuan data kasus COVID-19 tidak tercatat oleh sistem New All Record (NAR) Kementerian Kesehatan.

Wali kota Malang Sutiaji mengatakan, tidak terlapornya ribuan angka, terutama kesembuhan lantaran keterlambatan input data ke sistem.

Batas waktu input data jatuh pada pukul 20.00 WIB, sementara setiap fasilitas pelayanan kesehatan terlambat dua menit memasukkan data tersebut maka data tersebut tak akan ter-input pada sistem.

Baca Juga:

Kabar Baik! Tingkat Kesembuhan Pasien COVID-19 di DKI Capai 97 Persen

"Di Kota Malang itu punya tabungan 1.472 atau 1.478 orang yang sembuh, namun belum terlaporkan, nah ini nanti akan menambah berapa lagi. Tingkat kesembuhan kita itu tinggi," tuturnya di depan awak media, Kamis (12/8)

Ia pun mengakui, beberapa waktu lalu ada penambahan sebanyak 310 kasus positif COVID-19 di Kota Malang. Itu disebabkan data kemarin yang belum sempat terinput dan terakumulasi dengan data keesokan harinya.

"Akhirnya akumulasi dari itu, sehingga positif rate-nya nambah. Nambahnya tinggi (kasus positif) padahal di lapangan turun, ya ini kan menjadi perhatian," tandasnya.

Faktor tersebut, menjadi sorotan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan yang membuat Kota Malang dievaluasi terkait penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

 Wali Kota Malang Sutiaji. (Foto:  Pemkot Malang)
Wali Kota Malang Sutiaji. (Foto: Pemkot Malang)

Ia menegaskan, untuk memperbaikinya, pihaknya mengumpulkan seluruh kepala puskesmas, camat hingga Dinas Kesehatan (Dinkes) agar bisa menyamakan update datanya.

"Kami sudah menyiapkan beberapa hal, terkait dengan updating data. Dan ini memang perlu ada penyesuaian dan apa yang nantinya bakal kami lakukan agar data tersebut valid," tegasnya. (Andika Eldon/ Jawa Timur)

Baca Juga:

KPU Diminta Siapkan Skenario Jika 2024 Pandemi COVID-19 Belum Berakhir

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tak Pulang Kampung, Ini Kegiatan Jokowi-Ma'ruf Amin saat Lebaran
Indonesia
Tak Pulang Kampung, Ini Kegiatan Jokowi-Ma'ruf Amin saat Lebaran

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Ma'ruf Amin dipastikan tidak akan mudik ke Solo pada Lebaran tahun ini.

Rekor! 34 Ribu Kasus Baru dan 1.040 Kematian Akibat COVID-19
Indonesia
Rekor! 34 Ribu Kasus Baru dan 1.040 Kematian Akibat COVID-19

Berdasarkan data yang dirilis Satgas COVID-19 pada Rabu (7/7) terdapat 34.379 kasus baru.

Polisi Bakal Geledah Lagi Rumah Coki Pardede Gegara Temuan Jarum Suntik
Indonesia
Komnas HAM Minta Penyidikan Kebakaran Lapas Tangerang Mendalam, Objektif dan Transparan
Indonesia
Komnas HAM Minta Penyidikan Kebakaran Lapas Tangerang Mendalam, Objektif dan Transparan

Kalau soal investigasi yang lebih dalam tentu kita sudah kontak juga dengan Kapolda

Luhut Instruksikan Jemput Semua Pasien Isoman ke Selter Terpadu
Indonesia
Luhut Instruksikan Jemput Semua Pasien Isoman ke Selter Terpadu

Luhut Binsar Panjaitan mendorong warga positif COVID-19 yang tengah isolasi mandiri (isoman) di rumah dipindahkan ke selter isolasi terpadu (isoter).

Bertemu Perdana di Acara Resmi, Gibran: Pak Presiden Soroti Solo Kurang Hijau
Indonesia
Bertemu Perdana di Acara Resmi, Gibran: Pak Presiden Soroti Solo Kurang Hijau

Kunjungan kerja Presiden Jokowi untuk menghadiri pertemuan Forum Rektor di kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Senin (13/9) terasa istimewa.

KPK Sita Mobil Pengacara Terkait Suap Benur Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Sita Mobil Pengacara Terkait Suap Benur Edhy Prabowo

Sebelumnya, Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyita aset dengan total Rp89,9 miliar dalam kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster.

KPK Dikabarkan Lakukan OTT Terhadap Anak Alex Noerdin
Indonesia
KPK Dikabarkan Lakukan OTT Terhadap Anak Alex Noerdin

Dodi dicokok bersama sejumlah pihak

Bukalapak Resmi Melantai di Bursa
Indonesia
Bukalapak Resmi Melantai di Bursa

Harga penawaran BUKA adalah senilai Rp 850,- per lembar saham dengan jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 103.062.019.354 lembar saham, sehingga kapitalisasi pasarnya adalah senilai Rp87.602.716.450.900,-.

Pemerintah Perkuat Penelusuran dan Tes COVID-19 Sampai Empat Kali Lipat
Indonesia
Pemerintah Perkuat Penelusuran dan Tes COVID-19 Sampai Empat Kali Lipat

Pemerintah akan memperkuat tracing dan testing atau penelusuran dan pemeriksaan COVID-19 menjadi tiga sampai empat kali lipat dari yang dilakukan sejauh ini.