Pemkot Magelang Surati Jokowi Minta Selesaikan Konflik Kantor dengan TNI Kota Magelang. (Foto: Pemkot Magelang)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah, mengirim surat kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk menyelesaikan polemik lahan Kantor Wali Kota Magelang dengan TNI.

Kantor Wali Kota Magelang di Jalan Sarwo Edhie Wibowo Magelang dipasang lambang atau logo TNI oleh pihak Akademi TNI. Kasus ini hampir selalu mencuat setiap tahun padahal Pemkot Magelang sudah berkantor di tanah dan bangunan tersebut sejak 36 tahun lalu.

Baca Juga:

Tersangka Kasus Kredit Fiktif Rp 11,6 Miliar Diserahkan ke Kejari Magelang

"Kami ingin polemik ini cepat selesai. Kami sudah ke Menkopolhukam, Mendagri, dan sekarang mengirim surat ke presiden mohon untuk penyelesaiannya, karena sudah terlalu lama," kata Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz di Magelang, Kamis (26/7).

Nur Aziz mengatakan memang tanah Pemkot Magelang ini menjadi polemik sejak tahun 2012 dan sudah beberapa kali terjadi perundingan tetapi belum menemukan jalan keluar. Sebelumnya hampir tercapai jalan keluar dengan pengalihan hibah, namun belum selesai.

Ia menyampaikan negosiasi terakhir pada 18 Agustus 2021 difasilitasi oleh Deputi Menkumham dihadiri antara lain Danjen Akademi TNI dan dari Kementerian Keuangan.

"Di situ terjadi diskusi yang menarik dan sudah ada sedikit titik terang, karena kantor-kantor yang ada di pemkot ini tidak hanya dibangun TNI saja, ada beberapa kantor dibangun Pemkot Magelang dan hal itu ada dasarnya tahun 2001 sudah dicatatkan di aset," katanya.

Wali Kota Magelang mengatakan, bukti tertulis memang ada di pihak Mabes TNI, tetapi tidak mungkin pemkot memakai kantor ini selama 36 tahun tanpa dasar.

Sekda Kota Magelang Joko Budiyono menunjukkan foto kopi surat bukti penyerahan tanah dan bangunan eks Mako Akabri kepada Mendagri dalam jumpa pers yang dihadiri Wali Kota Magelang dr, M.Nur Aziz dan Wakil Wali Kota M. Mansyur. ANTARA/Heru Suyitno
Sekda Kota Magelang Joko Budiyono menunjukkan foto kopi surat bukti penyerahan tanah dan bangunan eks Mako Akabri kepada Mendagri dalam jumpa pers yang dihadiri Wali Kota Magelang dr, M.Nur Aziz dan Wakil Wali Kota M. Mansyur. ANTARA/Heru Suyitno

"Pada prinsipnya kami akan menyelesaikan, mudah-mudahan dalam tahun pemerintahan kami bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik. Saya yakin kepemimpinan sebelum kami juga sudah berusaha dan mudah-mudahan era kepemimpinan kami ini bisa selesai," katanya.

Nur Aziz menyampaikan, dengan pemasangan logo TNI tersebut pihaknya tidak merasa terganggu, hanya merasa lucu.

"Ini memang lagi polemik, aset TNI jelas karena sertifikatnya milik Kemenhan tetapi untuk menyelesaikannya harus melibatkan Pemerintah Pusat," katanya dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

Svarga Bumi, Destinasi Wisata Magelang Bernuansa Pedesaan Nan Asri

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[Hoaks atau Fakta]: Radiasi Wifi Bikin Anak Terpapar Kanker Darah
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Radiasi Wifi Bikin Anak Terpapar Kanker Darah

Setelah Tim Mafindo melakukan penelusuran dari salah satu artikel kesehatan ditemukan fakta bahwa tidak ada korelasi antara penyakit kanker dengan radiasi yang dihasilkan dari wifi dan gadget.

Menuju Polri yang Presisi, Asisten Kapolri Buat Program Polri Belajar
Indonesia
Menuju Polri yang Presisi, Asisten Kapolri Buat Program Polri Belajar

Program Polri Belajar ini berupa seminar pemberian motivasi atau pembimbingan yang dilakukan dua arah selama 60 menit yang dibawakan Wahyu secara rutin setiap hari Kamis secara daring.

Pertimbangan Jokowi Pilih Jenderal Andika Sebagai Panglima TNI Versi Moeldoko
Indonesia
Pertimbangan Jokowi Pilih Jenderal Andika Sebagai Panglima TNI Versi Moeldoko

Kebetulan Pak Andika adalah kepala staf yang senior

Isi Kemerdekaan, Mahasiswa Tel-U Bikin Alat Kupas Kentang untuk UMKM
Indonesia
Isi Kemerdekaan, Mahasiswa Tel-U Bikin Alat Kupas Kentang untuk UMKM

Ide awal dibuatnya alat ini didasari dari banyaknya pengrajin keripik kentang, rumah makan, catering yang harus membutuhkan waktu dalam pengolahan kentang, khususnya proses pengupasan.

Butuh 500 Relawan, Vaksin Merah Putih Memasuki Uji Klinis
Indonesia
Butuh 500 Relawan, Vaksin Merah Putih Memasuki Uji Klinis

"Untuk tahap satu dan dua ada 500 sampel. Mohon doanya yah, semoga lancar, sebab saat ini sudah dalam proses rekrutmen," ungkapnya.

Ketua DPR Minta Jenderal Andika Jadi Panglima TNI Kompeten
Indonesia
Ketua DPR Minta Jenderal Andika Jadi Panglima TNI Kompeten

Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan sejumlah harapan kepada Andika.

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penembakan Warga di Tangerang
Indonesia
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penembakan Warga di Tangerang

Polisi berhasil meringkus terduga pelaku aksi penembakan seorang warga berinisial A di Tangerang

Legislator Minta PPKM Darurat Jangan Susahkan Rakyat Kecil
Indonesia
Legislator Minta PPKM Darurat Jangan Susahkan Rakyat Kecil

Kebijakan PPKM yang sudah tepat ini jangan sampai membuat rakyat kecil susah.

Kemendag Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng di 47 Ribu Gerai
Indonesia
Kemendag Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng di 47 Ribu Gerai

Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah mengadakan kegiatan operasi pasar sebagai upaya stabilisasi harga minyak goreng, yang saat ini merangkak naik di pasaran.

Wagub Jabar Ajak Ulama Sosialisasikan PPKM Darurat
Indonesia
Wagub Jabar Ajak Ulama Sosialisasikan PPKM Darurat

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat turut mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3-20 Juli 2021.