Pemkot Larang Bus Pariwisata Masuk Yogyakarta Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi. (Foto: MP/Humas Pemkot Yogyakarta)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota Yogyakarta melarang bus pariwisata masuk ke dalam kota. Larangan ini dikeluarkan lantaran Pemkot masih menutup seluruh destinasi wisata di wilayahnya sesuai dengan peraturan PPKM Level 4.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menjelaskan, Pemkot bekerja sama dengan TNI dan Polri rutin menertibkan sejumlah bus pariwisata yang ketahuan masuk dan parkir di wilayah Kota Yogyakarta.

Salah satunya meminta bus pariwisata yang tengah parkir di ruas Jalan Malioboro untuk segera pergi. Petugas juga menghalau sejumlah bus yang hendak parkir di kawasan legendaris tersebut.

Baca Juga:

Jamasan Tombak Pusaka Kota Yogyakarta Digelar dengan Prokes COVID-19

"Memang tadinya ada beberapa bus yang sempat masuk, tetapi sudah dibersihkan. Dihalau dengan operasi gabungan dari TNI, kepolisian, dinas perhubungan, dan Satpol PP Yogyakarta," kata di Yogyakarta, Senin (06/09)

Heroe menegaskan bahwa Kota Yogyakarta pada saat ini masih menerapkan PPKM Level 4 yang berarti seluruh kegiatan pariwisata, termasuk destinasi pariwisata, belum dibuka.

"Otomatis semua tempat parkir wisata juga dilarang menerima bus pariwisata atau angkutan umum lainnya," katanya.

Menurut dia, penerapan aturan PPKM sangat penting sebagai upaya menjaga agar kasus COVID-19 bisa terkendali dan menunjukkan tren penurunan dari hari ke hari.

Dengan kesadaran semua pihak, termasuk pengelola parkir, destinasi wisata, dan asosiasi bus wisata, dia yakin akan mampu mempercepat pemulihan kondisi di kota ini.

Sepinya kawasan Malioboro. (Foto: MP/CCTV Kota Jogja)
Sepinya kawasan Malioboro. (Foto: MP/CCTV Kota Jogja)

Bagi pengelola parkir atau destinasi wisata yang tidak mematuhi aturan, pemkot setempat memastikan tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi tegas.

Tren penurunan angka kasus COVID-19, baik di Kota Yogyakarta maupun di Provinsi DIY, kata dia, harus diimbangi dengan kesadaran bersama agar kasus tidak lagi naik.

"Kami harus belajar dari beberapa daerah yang sebelumnya menunjukkan tren penurunan kasus. Akan tetapi, karena pelonggaran, kasusnya naik lagi," ujarnya.

Kesadaran bersama untuk mematuhi aturan PPKM tersebut, lanjut Heroe, merupakan upaya jangka panjang agar kasus tidak naik lagi karena hal ini justru akan merugikan semua pihak.

"Jika kasus naik lagi, aturan pengetatan akan diberlakukan kembali," katanya menegaskan.

Baca Juga:

Bersiap Gelar PTM, Pemkot Yogyakarta Kebut Vaksinasi COVID-19 Pelajar

Ia menyebutkan, salah satu kawasan utama tujuan wisata di Yogyakarta, Malioboro, mengalami kenaikan kunjungan meski belum sepenuhnya pulih seperti sebelum penerapan PPKM awal Juli lalu.

"Malioboro memang dibuka tetapi bukan untuk kegiatan pariwisata, melainkan lebih pada kegiatan ekonomi," katanya.

Heroe juga menyebut, meningkatnya mobilitas masyarakat atau peningkatan volume arus lalu lintas di Kota Yogyakarta masih didominasi oleh kegiatan warga lokal.

Wakil Wali Kota Yogyakarta menegaskan bahwa pihaknya tetap akan melakukan evaluasi mengenai kondisi di akhir pekan ini, untuk mencari jalan terbaik bagaimana memastikan seluruh pihak taat aturan PPKM. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga:

SKD CPNS dan PPPK Yogyakarta Dipusatkan di GOR Amongrogo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BMKG Perkirakan Daerah-Daerah Ini Alami Hujan Ringan
Indonesia
BMKG Perkirakan Daerah-Daerah Ini Alami Hujan Ringan

Hanya sedikit daerah yang akan mengalami potensi hujan dengan intensitas sedang

Menhub Sidak Penerapan Protokol Kesehatan Jelang Libur Nataru di Stasiun Gambir
Indonesia
Menhub Sidak Penerapan Protokol Kesehatan Jelang Libur Nataru di Stasiun Gambir

Budi Karya langsung mengecek tempat pemeriksaan surat hasil tes rapid atau PCR

Klaster Perkantoran Merebak, Pengusaha Tolak WFH Secara Total
Indonesia
Klaster Perkantoran Merebak, Pengusaha Tolak WFH Secara Total

Para pengusaha memilih pengetatan protokol kesehatan secara disiplin

Ketua DPRD DKI Ancam Polisikan Guru Pembuat Soal Ujian 'Anies Diejek Mega'
Indonesia
Ketua DPRD DKI Ancam Polisikan Guru Pembuat Soal Ujian 'Anies Diejek Mega'

"Saya akan melaporkan bapak ke Polda Metro Jaya," ucap Prasetyo

Waketum PKB Sebut Kader dan Kiai NU Minta Cak Imin Maju di Pilpres 2024
Indonesia
Waketum PKB Sebut Kader dan Kiai NU Minta Cak Imin Maju di Pilpres 2024

"Banyak desakan kepada Ketua Umum PKB Gus AMI, dan desakan itu karena beliau dianggap satu-satunya representasi tokoh dari NU," ucap Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid

Ridwan Kamil Perintahkan Rumah Dinas Bupati Wali Kota Jadi Tempat Vaksinasi
Indonesia
Ridwan Kamil Perintahkan Rumah Dinas Bupati Wali Kota Jadi Tempat Vaksinasi

"Kalau Gedung Pakuan dipakai untuk tempat vaksinasi, maka wali kota dan bupati di Jabar dapat melakukan hal yang sama," ucap RK,

Peluru Nyasar di Gedung Jalan TB Simatupang Bukan dari Lapangan Tembak Marinir
Indonesia
Peluru Nyasar di Gedung Jalan TB Simatupang Bukan dari Lapangan Tembak Marinir

Polisi memastikan peluru nyasar ke gedung Sovereign TB Simpatupang bukan berasal dari lapangan tembak Marinir.

Korban Tewas Bencana Alam di NTT Capai 124 Orang
Indonesia
Korban Tewas Bencana Alam di NTT Capai 124 Orang

Total rumah terdampak ada 1.962 rumah rusak berat

Demi MotoGP, Kementerian PUPR Kebut Proyek Jalan Mandalika-Bandara
Indonesia
Demi MotoGP, Kementerian PUPR Kebut Proyek Jalan Mandalika-Bandara

Jalan Bypass BIL dibangun dengan lebar 50 meter, 4 lajur yang dilengkapi trotoar dan median jalan dengan anggaran Rp641,96 miliar pada tahun 2020 – 2021.

Tekan Penyebaran COVID-19, Ratusan Masker Dibagikan di Kawasan Menteng
Indonesia
Tekan Penyebaran COVID-19, Ratusan Masker Dibagikan di Kawasan Menteng

Pembagian difokuskan di kawasan stasiun, pasar, dan fasilitas publik yang menjadi tempat keramaian.