Pemkot Jakpus Klaim Pembuatan Embung Sukses Atasi Banjir Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi di Kampung Tangguh Jaya RW 010 Kemayoran, Rabu (3/2/2021). (ANTARA/Livia Kristianti)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota Jakarta Pusat (Jakpus) mengklaim, program pembuatan embung di beberapa lokasi di Jakpus dinilai sukses menghalau banjir.

"Kita sudah ukur efektivitasnya, kalau pun ada banjir itu tinggal yang di jalan-jalan saja karena air sungainya penuh seperti di Gunung Sahari," ujar Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Jakpus Irwandi di Jakarta.

Tak hanya itu, Irwandi menyebut program Gerebek Lumpur yang dilakukan sukses untuk menangani banjir.

Baca Juga:

Anies: 0,38 Persen RT di Jakarta Terendam Banjir

Menurutnya, saat ini hanya tinggal 2 hingga 5 persen wilayah yang masih banjir di Jakarta. Penurunan ini dinilainya terjadi akibat program Gerebek Lumpur yang masif dilakukan.

"Semua kampung di Jakarta sudah aman, Gerebek Lumpur tiap minggu berhasil dilakukan," jelasnya.

Petugas dari Satpel SDA Kecamatan Tanah Abang melakukan pengurasan saluran air, Kamis (12/11/2020). (ANTARA/HO/Satpel SDA Kecamatan Tanah Abang)
Petugas dari Satpel SDA Kecamatan Tanah Abang melakukan pengurasan saluran air, Kamis (12/11/2020). (ANTARA/HO/Satpel SDA Kecamatan Tanah Abang)

Adapun Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) bersama PPSU Kelurahan Tanah Tinggi melakukan penataan saluran air di Jalan Baladewa RW 05, Johar Baru, Jakarta Pusat.

Penataan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Plh Wali Kota Irwandi saat meninjau Gerebek Lumpur di Johar Baru pada hari Minggu (7/2) lalu.

Baca Juga:

Anies Klaim Penanganan Kali Sunter Kurangi Banjir di Cipinang Melayu

Saat itu, Irwandi meminta agar saluran penghubung (PHB) Kali Sentiong yang areanya terganggu ditertibkan.

"Saya minta ini dibongkar ya, biar lancar aliran airnya," ucap Irwandi kala itu sambil menunjuk ke arah saluran PHB yang juga tertutup oleh barang-barang bekas milik warga di lokasi. (Asp)

Baca Juga:

Laporan BPBD DKI, 150 RT di Jakarta Terendam Banjir

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
MPR: Presidential Threshold Jangan Sampai Kebiri Kedaulatan Rakyat
Indonesia
MPR: Presidential Threshold Jangan Sampai Kebiri Kedaulatan Rakyat

DPR diharapkan benar-benar menghayati ketentuan UUD 1945, soal besaran pengaturan ambang batas pencalonan presiden atau presidenstial threshold (PT) dalam UU Pemilu.

Hakim Pengadil Kasus E-KTP dan Eks Dirut Pertamina Kini Jabat Komisaris
Indonesia
Hakim Pengadil Kasus E-KTP dan Eks Dirut Pertamina Kini Jabat Komisaris

Anwar telah mengajukan pengunduran diri usai ditetapkan sebagai komisaris di anak usaha PT Pertamina.

Sidang Pledoi, Djoko Tjandra Merasa Ditipu Pinangki
Indonesia
Sidang Pledoi, Djoko Tjandra Merasa Ditipu Pinangki

Djoko Tjandra merasa menjadi korban dalam perkara dugaan gratifikasi pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA).

KPK Periksa Dirjen Kemensos Terkait Kasus Suap Mensos Juliari
Indonesia
KPK Periksa Dirjen Kemensos Terkait Kasus Suap Mensos Juliari

KPK akan mendalami proses pemilihan vendor hingga penyaluran bansos

Penjelasan Kemendagri Soal Bupati Sabu Raijua yang Diduga WN AS
Indonesia
Penjelasan Kemendagri Soal Bupati Sabu Raijua yang Diduga WN AS

Apabila terbukti Orient Riwu Kore adalah WNA maka KK dan KTP elnya akan dibatalkan oleh Dinas Dukcapil

Gojek dan Tokopedia Dikabarkan Bakal Gabung
Indonesia
Gojek dan Tokopedia Dikabarkan Bakal Gabung

Sampai berita ini diturunkan petinggi kedua perusahaan tersebut masih belum memberikan pernyataan terkait rencana penggabungan ini.

Update Corona DKI Rabu (10/6): 8.423 Positif, 3.517 Orang Sembuh
Indonesia
Update Corona DKI Rabu (10/6): 8.423 Positif, 3.517 Orang Sembuh

"Dari 8.423 orang positif, 3.517 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 551 orang meninggal dunia," kata Widyastuti

Pengamat Sebut Anies Paksakan Warga Jakarta Hidup "New Normal"
Indonesia
Pengamat Sebut Anies Paksakan Warga Jakarta Hidup "New Normal"

Anies seakan membiarkan kerumunan terjadi dari minimnya petugas menegakkan aturan.