Pemkot Jakpus Kerap Dimarahi Warga Bila Wilayahnya Terkepung Banjir Pasukan biru dari Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat turun membersihkan Kali Sentiong dalam kegiatan gerebek lumpur, Minggu (18/10/2020) (ANTARA/HO-KOminfotik Jakarta Pusat)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat mengaku kerap kena sasaran amarah masyarakat jika wilayahnya mengalami banjir. Padahal, Pemkot mengklaim tengah melakukan beragam program dalam penanganan banjir.

"Banjir itu tidak nyaman, jika banjir kita selalu disalahkan oleh masyrakat, padahal kita sudah kerja semaksimal mungkin," ujar Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi di Jakarta, Minggu (18/10).

Untuk hari ini saja, Pemkot Jakpus melaksanakan gerakan Grebek Lumpur di saluran Penghubung (PHB) RW 01 Jalan Sedap Malam, Kelurahan Kramat, Senen, Jakarta Pusat.

Baca Juga

Seminggu ke Depan, 29 Wilayah Indonesia Alami Hujan Lebat Disertai Petir

Grebek lumpur ini, kata Irwandi, untuk mengantisipasi genangan banjir pada saat hujan lebat mengguyur Jakarta Pusat. Grebek Lumpur ini dilakukan semua wilayah Jakpus.

"Seluruh wilayah semua melakukan kegiatan ini," papar dia.

Lebih lanjut Irwandi menerangkan, kegiatan ini akan berlangsung hingga Desember 2020 sesuai dengan Instruksi Gebernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Setiap Minggu akan ada kegiatan pengurasan saluran, jangan ada yang tersumbat karena akan mengakibatkan banjir sehingga ada laporan dari masyarakat. Ini jangan sampai terjadi," ucap mantan Kadis UMKM DKI Jakarta ini.

Irwandi juga melihat bahwa masih banyak bangunan yang berdiri di atas saluran membuat petugas SDA dan PPSU kesulitan untuk menguras saluran.

Pasukan oranye dari Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Jakarta Pusat turun membersihkan Kali Sentiong dalam kegiatan Gerebek Lumpur, Ahad (18/10/2020) (ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Pusat)

Menurutnya, pada prinsipnya semua bangunan yang ada di atas saluran harus ditertibkan atau solusinya saluran yang tertutup harus diberikan bak pengontrol supaya petugas mudah mengurasnya.

“Pemilik bangunan harus membuat bak pengontrol, jika tidak mau membuat bak pengontrol dibongkar," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana (Satpel) SDA Kecamatan Senen, M. Rohman menjelaskan, pengurasan saluran PHB di Jalan Sedap malam panjangnya mencapai 255 meter segmen dari Jalan Kramat Bunder sampai dengan Jalan Kramat Soka, dimensi saluran 2 meter x 1,5 meter dengan ketebalan lumpur 1,2 meter.

"Pengurasan ini dilakukan agar air mengalir ke arah selatan menuju ke saluran PHB Kembang Pacar terus menuju ke kali sentiong. Dari pengurasan tersebut berhasil mengangkut 1.000 karung sampah lumpur, dan langsung dibuang ke PLTA Ancol, Jakarta Utara," ungkapnya.

Baca Juga

Proyek 4 Bendungan Ditargetkan Rampung Desember 2020

Di tempat yang sama, Lurah Kramat, Agus Yahya menambahkan, kegiatan grebek sampah melibatkan 90 personil terdiri dari petugas SDA, PPSU, Bina Marga, Lingkungan Hidup, dan masyarakat.

"Kegiatan ini kita fokuskan di saluran PHB Jalan Sedap Malam dan di Jalan Kaca Piring," paparnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Pilkada Serentak Ngotot Digelar Desember 2020 Sebab Peluang Petahana Menang Besar
Indonesia
Pilkada Serentak Ngotot Digelar Desember 2020 Sebab Peluang Petahana Menang Besar

"Nanti khawatir penjabat yang dipilih mengisi kekosongan kepala daerah, akan merugikan partai nonpenguasa," jelas Titi Anggraini.

Pasien Positif Corona Indonesia Jadi 117 Orang
Indonesia
Pasien Positif Corona Indonesia Jadi 117 Orang

Yurianto menuturkan spesimen positif didominasi dari Jakarta.

Pasar Cepogo Boyolali Ludes Terbakar
Indonesia
Pasar Cepogo Boyolali Ludes Terbakar

Untuk sementara waktu ini pedagang Pasar Cepogo berjualan di pinggir jalan raya Boyolali-Selo. Barang dagangan juga banyak diselamatkan tercecer di pinggir jalan raya

Tokoh Pers Pendiri Kompas Jakob Oetama Meninggal Dunia
Indonesia
Tokoh Pers Pendiri Kompas Jakob Oetama Meninggal Dunia

Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama meninggal dunia pada Rabu (9/9) di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara

Hilang Kesabaran, Partai Demokrat Pecat Subur Sembiring
Indonesia
Hilang Kesabaran, Partai Demokrat Pecat Subur Sembiring

Partai Demokrat bukanlah Partai yang mudah menjatuhkan sanksi kepada kadernya

Polisi dan Pemprov DKI Masih Bahas Kebijakan Ganjil Genap
Indonesia
Polisi dan Pemprov DKI Masih Bahas Kebijakan Ganjil Genap

Padahal kondisi lalu lintas saat ini sudah mulai ramai dari kendaraan.

Penumpang Numpuk di Bandara Soetta, Batik Air Berkilah
Indonesia
Penumpang Numpuk di Bandara Soetta, Batik Air Berkilah

Maskapai Batik Air mengakui telah mengoperasikan penerbangan tertentu melebihi ketentuan yang dianjurkan pemerintah yang hanya 50 persen dari kapasitas pesawat.

Ketua DPRD Heran Pemprov DKI Kembali Potong Pohon untuk Revitalisasi
Indonesia
Ketua DPRD Heran Pemprov DKI Kembali Potong Pohon untuk Revitalisasi

Jumlah pohon mencapai ratusan yang ditebang di Monas.

DPR Sahkan Perppu COVID-19, MAKI: Lebih Mantap Untuk Menggugatnya
Indonesia
DPR Sahkan Perppu COVID-19, MAKI: Lebih Mantap Untuk Menggugatnya

Boyamin mengaku telah mengantisipasi sikap DPR tersebut dengan menyiapkan gugatan baru

[HOAKS atau FAKTA} Mobil Esemka Berbahan Kayu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA} Mobil Esemka Berbahan Kayu

Akun Facebook @EdiTansil mengunggah sebuah foto mobil berbahan kayu dengan tulisan “esemka” pada bodi mobil.