Pemkot Jakpus Batasi Jumlah Pengungsi Banjir Ilustrasi - Banjir rob di Kompleks Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakarta, Minggu (7/6/2020). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc)

MerahPutih.com - Suku Dinas (Sudin) Kesehatan Jakarta Pusat akan membatasi jumlah orang di tempat pengungsian banjir. Pasalnya, tingkat penularan COVID-19 Jakarta masih tinggi.

"Sekarang ini kan situasi pandemi, kita akan membatasi jumlah pengungsi di pengungsian untuk protokol kesehatan," ungkap Kepala Sudin Kesehatan Jakpus Erizon di Jakarta, Kamis (5/11).

Erizon menerangkan, Sudin Kesehatan juga akan menyiagakan petugas kesehatan di tiap titik lokasi pengungsian. Hal itu sesuai arahan Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Maghantara.

Baca Juga:

Perahu Evakuasi Hingga Tempat Pengungsi Korban Banjir Terpapar COVID-19 Dibedakan

Menurutnya, petugas kesehatan harus hadir di tengah masyarakat selama mereka berada di pengungsian.

"Jadi di setiap titik pegungsian petugas kesehatan harus hadir," ungkapnya.

Genangan air setinggi 60 sentimeter menutup sebagian Jalan Raya Jambore akibat hujan lebat, Senin (26/10/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)
Genangan air setinggi 60 sentimeter menutup sebagian Jalan Raya Jambore akibat hujan lebat, Senin (26/10/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)

Terkait jumlah petugas kesehatan yang akan disiagakan, lanjut Erizon, Sudinkes sudah mempunyai punya prosedur tetap sendiri. Di mana jika jumlah pengungsi banyak maka petugas harus statis. Namun, bila jumlahnya memungkinkan untuk mobile, maka petugas akan mobile.

"Jadi kemungkinan pengungsi dan petugas medis akan diarahkan agar tidak banyak. Tapi secara teknis nanti akan kita atur," tandasnya. (Asp)

Baca Juga:

Anies Diminta Komisi A Berikan Perahu Karet ke Kelurahan Sering Banjir

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bea Cukai Minta Warga Setop Beli Pakaian Bekas, Berpotensi Sebarkan COVID-19
Indonesia
Bea Cukai Minta Warga Setop Beli Pakaian Bekas, Berpotensi Sebarkan COVID-19

Bea Cukai akan selalu meningkatkan upaya pengawasan untuk melindungi masyarakat Indonesia

Malaysia Wajibkan Tes Swab ke Pekerja Asing
Dunia
Malaysia Wajibkan Tes Swab ke Pekerja Asing

Pemerintah Malaysia mewajibkan tes swab bagi pekerja warga negara asing untuk mengurangi resiko penularan COVID-19.

Masuk Bursa Ketum PPP, Sandiaga Dinilai 'Punya Perhatian' di Kalangan Umat Muslim
Indonesia
Masuk Bursa Ketum PPP, Sandiaga Dinilai 'Punya Perhatian' di Kalangan Umat Muslim

Saat pilpres punya konsep bagus soal ekonomi umat, itu daya tarik

Survei Indo Barometer: Masyarakat Puas Kinerja Jokowi-Ma'ruf Amin
Indonesia
Survei Indo Barometer: Masyarakat Puas Kinerja Jokowi-Ma'ruf Amin

Dalam survei tersebut ditemukan permasalahan paling penting di Indonesia adalah perekonomian

Sosialisasikan ATENSI, Kemensos Lakukan Kampanye Nasional Lanjut Usia
Indonesia
Sosialisasikan ATENSI, Kemensos Lakukan Kampanye Nasional Lanjut Usia

Kementerian Sosial Melalui Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial terus berupaya meningkatkan layanan sosial bagi lanjut usia melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI).

Video Kemarahan Jokowi Dinilai Hanya Strategi agar Menterinya Giat Bekerja
Indonesia
Video Kemarahan Jokowi Dinilai Hanya Strategi agar Menterinya Giat Bekerja

Apa yang dilakukan Istana sebagai strategi komunikasi ke dunia internasional.

Perkantoran di Jakarta Dibuka, Penumpang MRT Naik 6 Kali Lipat
Indonesia
Perkantoran di Jakarta Dibuka, Penumpang MRT Naik 6 Kali Lipat

"Tapi memang belum signifikan ya karena sebagian kegiatan kantor belum mulai dan mal belum buka," ucapnya.

Kemendes PDT Atur Skema PKTD untuk Perkuat Ekonomi Masyarakat Desa Hadapi COVID-19
Indonesia
Kemendes PDT Atur Skema PKTD untuk Perkuat Ekonomi Masyarakat Desa Hadapi COVID-19

Langkah tersebut diambil pemerintah sebagai bentuk respons dan antisipasi terhadap kemunculan kasus COVID-19 di wilayah desa.

Update Nasional COVID-19: Positif 2.491, Sembuh 192 dan 209 Meninggal
Indonesia
Update Nasional COVID-19: Positif 2.491, Sembuh 192 dan 209 Meninggal

Hasilnya, saat ini jumlah pasien positif mencapai 2.491 orang.

Sejak Akhir Maret, Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Wisma Atlet 3.630 Orang
Indonesia
Sejak Akhir Maret, Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Wisma Atlet 3.630 Orang

924 orang berstatus positif COVID-19 dari hasil pengujian pemeriksaan sampel lendir