Pemkot Jakpus Awasi Ketat Parkir dan PKL Liar di Tanah Abang Jelang Lebaran

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 26 Februari 2026
Pemkot Jakpus Awasi Ketat Parkir dan PKL Liar di Tanah Abang Jelang Lebaran

Suasana Pusat Grosir Pasar Tanah Abang Jakarta Jelang Lebaran

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PASAR Tanah Abang, Jakarta Pusat, akan terus diserbu masyarakat untuk belanja memenuhi kebutuhan Idul Fitri 2026. Membeludaknya masyarakat acap kali membuat Pasar Tanah Abang jadi semrawut dari parkir liar dan pedagang yang meluber hingga ke trotoar.

Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, memastikan pengawasan parkir liar dan pedagang di kawasan Tanah Abang diperketat selama Ramadan. Penertiban dilakukan setelah Pemkot Jakarta Pusat membongkar lapak dan aktivitas dagang yang memakan bahu jalan hingga trotoar di sekitar Pasar Tanah Abang yang membeludak saat awal bulan Ramadan.

"Karena kita tahu bahwa memang Tanah Abang kan masih tetap jadi pusat pilihan orang untuk belanja memenuhi kebutuhan Lebaran. Bukan cuma buat kebutuhan diri sendiri, keluarga, melainkan juga ada kebutuhan untuk penjualan juga kan, grosiran, dijual lagi ke tempat-tempat yang lain," kata Arifin kepada wartawan, Kamis (26/2).

Untuk mencegah pedagang kembali meluas ke badan jalan, Pemkot Jakpus menempatkan petugas gabungan dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI di sejumlah titik rawan. Arifin mengakui kawasan dengan aktivitas tinggi seperti Tanah Abang kerap kembali semrawut ketika pengawasan melemah. "Ya, memang seperti di beberapa tempat begitu. Memang terkadang kalau pengawasan agak kurang, ya coba-coba kayak gitu," ucap dia.

Baca juga:

Rano Bereskan Jukir di Tanah Abang, 3 Hari Jadi Lebih Tertib



Arifin juga memastikan tidak ada perlawanan saat penertiban dilakukan. Ia mengaku berdialog langsung dengan pedagang yang meluber hingga bahu jalan. Menurut dia, setelah diberikan penjelasan, pedagang bersedia kembali ke kios masing-masing. Lebih lanjut, Arifin menjelaskan pengawasan tidak dilakukan 24 jam penuh, tapi difokuskan pada jam operasional pasar.

"Kalau Tanah Abang kan kita bisa lihat tuh, mulai pukul 17.00 kan sudah mulai sepi. Jadi memang pada jam-jam sibuknya, saat mulai dibukanya Pasar Tanah Abang, antara pukul 10.00 sampai 16.00 atau pukul 17.00 lah," jelasnya.

Ia memastikan petugas selalu berada di lokasi saat jam ramai. Secara total, jumlah personel yang dikerahkan setiap hari mencapai sekitar 100 orang, gabungan dari Dishub dan Satpol PP DKI. "Kalau kemarin Dishub kami tempatkan ada sekitar 40 orang. Kalau Satpol PP 50 sampai 70. Bergantian," ujar Arifin.

Selain itu, petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) juga diminta rutin membersihkan kawasan karena volume sampah meningkat seiring tingginya aktivitas perdagangan. Ia menilai ketertiban kawasan menjadi kepentingan bersama, termasuk para pedagang. Jika kondisi rapi dan nyaman, pembeli akan datang lebih banyak. Sebaliknya, kondisi kumuh dan macet justru merugikan pedagang sendiri.

"Kalau kumuh, kotor, ya kan, buat jalan juga susah dan sebagainya itu. Ya orang juga akan malas entar datang lagi ke Tanah Abang, gitu loh," pungkasnya.(Asp)





Baca juga:

Tarif Parkir Rp 100 Ribu Viral, Pramono Pastikan Jukir Liar Tanah Abang Bakal Ditindak

#Tanah Abang #DKI Jakarta #Satpol PP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Asap Karhutla Berpotensi Sampai Jakarta, Tergantung Pergerakan Angin
Arah angin di Kalimantan belum tentu sama dengan di Laut Jawa maupun Jakarta.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Asap Karhutla Berpotensi Sampai Jakarta, Tergantung Pergerakan Angin
Indonesia
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Petugas menyisir kawasan tersebut dan menangkap tiga pemuda berikut dua bilah celurit, dua telepon genggam, serta dua sepeda motor.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Indonesia
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Penyesuaian itu membuat sejumlah sekolah terpaksa menunggu giliran untuk direvitalisasi, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Para pencari kerja bisa memanfaatkan bursa kerja itu mendapatkan pekerjaan, meningkatkan keterampilan, hingga mengembangkan karier.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Indonesia
Satpol PP DKI Terluka dan Alami 6 Jahitan, Polisi Cari Pelaku
Diduga ada dua orang pelaku pemukulan yakni yang memukul menggunakan helm dan melakukan pemukulan kepada petugas di lampu merah CSW.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Satpol PP DKI Terluka dan Alami 6 Jahitan, Polisi Cari Pelaku
City Property
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memprioritaskan berbagai upaya preventif terhadap potensi kebakaran.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Indonesia
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Objek yang terbakar rumah tinggal dengan kategori bangunan rendah.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Indonesia
Disdik DKI Beri Pendampingan Korban Pelecehan Seksual Guru SMKN 27
Pendampingan dilakukan untuk memastikan kejadian tersebut tidak berdampak lebih jauh terhadap kondisi psikis para siswa.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Disdik DKI Beri Pendampingan Korban Pelecehan Seksual Guru SMKN 27
Bagikan