Pemkot Cirebon Bantah Tudingan Dirjen Dukcapil Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Novrian Arbi)

MerahPutih.com - Wali Kota Cirebon, Jawa Barat, Nazrudin Azis membantah pernyataan Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh yang menuding Pemkot Cirebon menyimpan blangko e-KTP.

Menurut Azis, apa yang dikatakan Dirjen Dukcapil Zudan Arif di berbagai media tidaklah benar. Pemerintah Kota Cirebon baru menerima 6.000 keping blangko e-KTP dan bukan 23.000 keping.

"Setahu saya, dan saya dapat laporan itu dikirim 6.000 keping (blangko e-KTP)," ujar Azis.

Lanjut Azis, 6.000 ribu blangko e- KTP yang diterima Pemkot Cirebon telah dibagikan semuanya kepada masyarakat Kota Cirebon.

Azis menegaskan dirinya akan menindak tegas jika memang tudingan Dirjen Dukcapil terbukti benar.

"Dan apabila Dinas Dukcapil Kota Cirebon menumpuk (blangko e-KTP) saya akan berikan sanksi keras," tandas Azis.

Sebelumnya, diberbagai media Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh menceritkan pengalamannya menyamar sebagai warga dan datang ke Kantor Disdukcapil berbagai daerah.

Dalam penyamarannya di Kota Cirebon, Zudan menuturkan ia menyamar sebagai warga biasa yang hendak merekam data e-KTP di Kantor Disdukcapil Kota Cirebon.

Namun, lanjut Zudan, resepsionis yang melayaninya mengatakan jika ia hanya bisa mendapatkan surat keterangan karena sudah setahun Disdukcapil Kota Cirebon tidak dikirimi blangko e-KTP.

Menurut Zudan, saat itu di Kota Cirebon masih ada 23.000 blanko e-KTP. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Mauritz, kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Mendagri: Staf Dukcapil Jangan Bohong Soal E-KTP


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH