Pemkot Bandung Kewalahan Kuburkan Jenazah COVID-19 Pemakaman jenazah COVID-19. (Foto: Humas Kota Bandung)

MerahPutih.com - Tempat Permakaman Umum (TPU) khusus COVID-19, Cikadut, Kota Bandung, kewalahan menghadapi lonjakan penguburan jenazah. Selama Juni 2021, rata-rata petugas TPU memakamkan 20 jenazah. Di awal pandemi 2020 lalu, TPU Cikadut memakamkan 8-10 jenazah per hari.

"Penguburan sempat melandai pada akhir tahun 2020 hingga sempat hanya 2-3 permakaman. Naik lagi pada Juni ini sampai di angka rata-rata 20 ke atas,” ungkap Kepala Dinas Tata Ruan (Distaru) Kota Bandung, Achmad Tadjudin, di Balai Kota Bandung, Kamis (14/6).

Baca Juga:

Wagub DKI Tegaskan Ambulans Partai Bisa Dipakai Angkut Jenazah Pasien COVID-19

Dalam menghadapi lonjakan kasus kematian, Distaru Kota Bandung berupaya meningkatkan pelayanan di TPU Cikadut dengan mendatangkan tenaga bantuan dari TPU lain dan menghadirkan backhoe Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung.

Achmad Tadjudin mengungkapkan, langkah tersebut merupakan strategi menjaga pelayanan di TPU Cikadut tetap optimal. Kolaborasi dengan DPU mendatangkan backhoe perlu dilakukan mengingat petugas cukup kewalahan menggali liang lahat. Meski pun petugas sudah menyiapkannya sejak awal.

Saat ini terdapat sekitar 20 petugas penggali di TPU Cikadut. Meski sudah dibagi jadwal, petugas acap kali kerepotan. Bahkan tak jarang 35 petugas pemikul pun kerap ikut membantu proses penggalian atau pun pengurugan makam.

"Antisipasi kami meminta bantuan kepada OPD lain. Karena kemampuan kami menggali liang lahat masih manual. Kami siapkan 15-20 liang lahat per hari. Dengan kejadian ini kami kewalahan kami meminta bantuan backhoe supaya penggalian lebih cepat," jelasnya.

Mengingat petugas di UPT 3 ini berkonsentrasi memakamkan jenazah Covid-19, maka Tadjudin juga mengerahkan sejumlah petugas dari UPT pemakaman lainnya. Yakni untuk melaksanakan pemeliharaan rutin di TPU Cikadut.

"Sejak meningkatnya kasus kami tidak hanya andalkan petugas TPU Cikadut. Kami minta bantuan ke TPU lain. Kita ada 13 TPU yang diperbantukan. Alhamdulillah bisa berjalan lancar," tuturnya.

Pemakaman
Pemakaman jenazah COVID-19. (Foto: Antara)

Tadjudin mencatat, sudah ada 1.723 liang lahat atau 6.892 meter persegi lahan yang terpakai di TPU Cikadut. Sedangkan Pemkot Bandung menyiapkan lahan seluas 2 hektar khusus untuk pemakaman kasus COVID-19. Lahan seluas itu cukup untuk menampung sekitar 5 ribu liang lahat.

Tadjudin juga mengaku intens berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan pengelola rumah sakit untuk bisa mengatur pengiriman jenazah ke TPU Cikadut. Hal ini untuk mengurangi potensi jenazah harus menunggu liang lahat.

Ia menuturkan, sempat terjadi penumpukan ambulans di TPU Cikadut akibat peningkatan kasus kematian.

“Kami koordinasi untuk menjaga ritme agar tidak terjadi penumpukan di TPU. Khawatir kalau menumpuk di sana, terjadi hujan atau ada satu lain hal akan jadi persoalan tersendiri,” katanya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Sehari Warga DKI Positif COVID-19 Tembus di Atas 7 Ribu Kasus

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Eks Jubir Sebut Makin Banyak Hal Menyedikan di KPK
Indonesia
Eks Jubir Sebut Makin Banyak Hal Menyedikan di KPK

Menurutnya, semakin banyak hal menyedihkan terjadi pada KPK di masa kepemimpinan Firli Bahuri Cs yang disebutnya "era baru".

Kapolri Resmikan Gedung Presisi Polres Tangerang dan 100 Ribu Rumah untuk Anggota
Indonesia
Kapolri Resmikan Gedung Presisi Polres Tangerang dan 100 Ribu Rumah untuk Anggota

Listyo berharap hal tersebut semakin meningkatkan transformasi Polri saat ini di bidang pelayanan publik sehingga mencapai kualitas yang diharapkan oleh publik.

Demokrat Sarankan PPKM Level 4 Dilanjutkan
Indonesia
Demokrat Sarankan PPKM Level 4 Dilanjutkan

Presiden Jokowi harus dapat memimpin langsung penerapan dan penanganan dalam PPKM Level ini

Minimalkan Risiko, TNI dan Brimob Dinilai Perlu Dikerahkan Bantu Tangkap Rizieq
Indonesia
Minimalkan Risiko, TNI dan Brimob Dinilai Perlu Dikerahkan Bantu Tangkap Rizieq

Polri juga diminta harus tegas dan juga harus cermat

Jika UU ITE Direvisi, Pakar Hukum Minta 2 Pasal Ini Dicabut
Indonesia
Jika UU ITE Direvisi, Pakar Hukum Minta 2 Pasal Ini Dicabut

Pakar hukum pidana Universitas Trisaksi Abdul Fickar Hadjar menyatakan terdapat dua pasal yang sudah sepatutnya dihapus jika Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) direvisi.

DPR Usulkan Pejabat Negara Jadi yang Pertama Divaksin COVID-19
Indonesia
DPR Usulkan Pejabat Negara Jadi yang Pertama Divaksin COVID-19

pejabat divaksin terlebih dahulu juga sebagai bentuk tanggung jawab untuk mendukung pelaksanaan program vaksinasi COVID-19.

Pidato Kemenangan Biden: Janji Jadi Presiden Kedua Kubu Terpecah Setelah Pilpres
Indonesia
Pidato Kemenangan Biden: Janji Jadi Presiden Kedua Kubu Terpecah Setelah Pilpres

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Wakil Presiden terpilih Kamala Harris menyapaikan pidato kemenangan mereka di Delaware, Sabtu (8/11) waktu setempat.

BNPT Ngaku Terus Cari Cara Buka Komunikasi Dengan KKB di Papua
Indonesia
BNPT Ngaku Terus Cari Cara Buka Komunikasi Dengan KKB di Papua

"Selama ini, penanganan terorisme yang dilakukan aparat TNI/Polri merupakan dari sisi penegakan hukum. Di sisi lain, juga dibutuhkan upaya pencegahan yang dilaksanakan oleh berbagai pemangku kepentingan," ujar Boy.

Tak Ingin Kecolongan Lagi, Pemkot Jakpus Perketat Kawasan Kemayoran
Indonesia
Tak Ingin Kecolongan Lagi, Pemkot Jakpus Perketat Kawasan Kemayoran

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat bakal memperketat penjagaan di kawasan Kemayoran untuk mengantisipasi takbiran di wilayah tersebut.

Habib Novel Ajak Seluruh Anak Bangsa Memupuk Persatuan dan kesatuan Setelah Teror Bom Makassar
Indonesia
Habib Novel Ajak Seluruh Anak Bangsa Memupuk Persatuan dan kesatuan Setelah Teror Bom Makassar

Ia pun mengimbau pada umat Islam dan anak bangsa umat agama lainnya untuk memupuk rasa persatuan kesatuan. Habib Novel menegaskan jangan sampai karena berbeda dengan orang lain melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma agama.