Pemkot Bandung Kejar Target Realisasi Investasi Rp 7,25 Triliun

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Desember 2023
Pemkot Bandung Kejar Target Realisasi Investasi Rp 7,25 Triliun
Pameran UMKM di Bandung. (Foto: Humas Kota Bandung)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar Bandung Investment Summit (BIS) 2023, untuk mengejar realisasi investasi di Ibu Kota Jawa Barat ini. Kota Bandung diklaim merupakan salah satu destinasi investasi dengan sumber daya manusia dan sarana prasarana strategis.

Pihaknya terus meningkatkan realisasi investasi yang masuk ke Kota Bandung dengan memberikan sejumlah kemudahan pemberian izin usaha bagi investor dengan berbagai inovasi perihal perizinan. Paling tidak ada 12 proyek investasi yang ditawarkan pada pengusaha.

Baca Juga:

Virus Zombie Merebak di Bandung

"Untuk mempermudah proses perizinan, kami telah melakukan berbagai inovasi salah satunya dengan melakukan pendampingan bagi calon investor dalam berkonsultasi keluhan atau lain sebagainya yang berkaitan dengan proses perizinan," katanya.

"Kami optimis target realisasi investasi Rp 7,25 triliun bisa tercapai," kata Penjabat Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono, di Bandung, Selasa (5/12).

Pemerintah kota telah mengeluarkan dua perda khusus, yakni Perda Nomor 5 Tahun 2022 tentang Tata Ruang dan Perda Nomor 4 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal guna memudahkan para investor beraktivitas dan menanam modal di Kota Bandung.

"Perda Tata Ruang Wilayah Kota Bandung menjadi platform paling utama untuk memberikan kepastian investasi. Kira-kira sekitar Desember 2023 atau Januari 2024 rencana detail perda tata ruang bisa segera ditetapkan," ungkapnya.

Ia menegaskan, dampak dari tumbuhnya investasi di Kota Bandung ini sangat berdampak pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pada tahun 2022, IPM di Kota Bandung mencapai nilai 82,5. Di tahun 2023 targetnya 83,05.

"Indikator IPM ada tiga, yakni kesehatan, ekonomi, dan pendidikan. Saya optimis dengan hasil nilai investasi dan kondisi inflasi kita tahun ini," ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), jumlah penanaman modal asing (PMA) mulai triwulan I hingga triwulan III 2023, jumlah proyek mencapai 1.078 dengan nilai investasi berkisar Rp 3,3 triliun.

Kemudian, penanaman modal dalam negeri (PMDN) berjumlah 8.030 proyek dengan nilai investasi berkisar Rp 3 triliun. Total nilai investasi yang sudah tercapai berkisar Rp 6,3 triliun dari target keseluruhan pada 2023 sebesar Rp 7,25 triliun. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

40 ODGJ Dititip Pemkab Bandung Jabar di Cilacap Minim Perhatian

#Investasi #Pemulihan Ekonomi #Inflasi
Bagikan
Bagikan