Pemkab Cirebon Tanggung Biaya 329 Ribu Warga Dalam Program JKN-KIS Bupati Cirebon Imron Rosyadi (kemeja putih) menyerahkan secara simbolis JKN-KIS. Foto : Mauritz

MerahPutih.com - Jumlah warga Kabupaten Cirebon yang tercatat menjadi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)-Kartu Indonesia Sehat (KIS) mencapai 2.122.490 jiwa.

Jika dilakukan presentase, maka jumlah tersebut setara dengan 96,05 persen dari total jumlah penduduk Kabupaten Cirebon yang mencapai 2.209.870 jiwa.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi mengatakan, bahwa dari jumlah 2,1 juta warga Kabupaten yang terdaftar dalam JKN-KIS, sebanyak 329.059 jiwa di antaranya biayanya ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Baca Juga

1.859 Peserta Lulus Seleksi CPNS di Lingkungan Provinsi Jabar

Dengan banyaknya warga Kabupaten Cirebon yang sudah memiliki jaminan kesehatan, Imron berharap problem pelayanan kesehatan di Kabupaten Cirebon, tidak lagi bermasalah. Dirinya tidak ingin lagi, mendengar ada informasi mengenai warga yang tidak diberikan pelayanan kesehatan dengan maksimal.

"Karena salah satu tujuan kami bekerjasama dengan BPJS, yaitu agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik," kata Imron, Usai menandatangani perjanjian kerjasama jaminan kesehatan cakupan semesta dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Pendopo Bupati Cirebon, Rabu (4/11)

Bupati Cirebon Imron Rosyadi (kemeja putih) menyerahkan secara simbolis JKN-KIS. Foto : Mauritz
Bupati Cirebon Imron Rosyadi (kemeja putih) menyerahkan secara simbolis JKN-KIS. Foto : Mauritz

Imron juga menyampaikan, bahwa pembangunan sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas penting dalam agenda pembangunan nasional. Hal tersebut jugalah yang menjadi salah satu fokus utama pembangunan di Kabupaten Cirebon, yaitu agar seluruh penduduk dapat memperoleh layanan kesehatan yang layak dan memadai.

“Dengan terwujudnya Cakupan Kesehatan Semesta di Kabupaten Cirebon kami berharap dapat menyukseskan Program Indonesia Sehat sebagai upaya mewujudkan Masyarakat Indonesia yang berperilaku sehat, hidup dalam lingkungan yang sehat, serta menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu dan berkeadilan untuk mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya,” jelas Imron.

Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Andayani Budi Lestari menuturkan, masih ada sekitar 4 persen warga Kabupaten Cirebon yang belum bergabung dalam program JKN-KIS.

Namun menurut Andayani, jumlah tersebut bukan merupakan tanggungjawab Pemkan Cirebon secara keseluruhan. Karena sangat memungkinkan dalam 4 % persen tersebut, merupakan pegawai swasta yang seharusnya menjadi tanggungjawab perusahaan tempat warga tersebut bekerja.

"Karena harus dicek dulu. Kalau memang dia pekerja swasta, maka harus diarahkan untuk meminta kepada tempat warga tersebut bekerja," ujar Andayani.

Baca Juga

Bioskop di Kota Kupang Kembali Dibuka

Ia juga menyebutkan, bahwa dalam program kerjasama yang disepakati bersama Pemkab Cirebon ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon akan membayar biaya program JKN-KIS untuk warganya, sebesar Rp9 Miliar dalam setiap bulannya. (Mauritz/Cirebon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[Hoaks atau Fakta]: Berkumur Dengan Air Garam Redakan COVID-19
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Berkumur Dengan Air Garam Redakan COVID-19

Setelah dilakukan pencarian fakta, ternyata narasi ini adalah hoaks lama. dan sudah ada dilaman resmi hoax buster covid.go.id.

Kejaksaan Agung Terbakar, Pemprov DKI Ingatkan Pengelola Gedung
Indonesia
Kejaksaan Agung Terbakar, Pemprov DKI Ingatkan Pengelola Gedung

Ketersediaan sarana dan prasarana tersebut menjadi langkah awal untuk mencegah meluasnya kebakaran sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Black Box CVR Belum Ditemukan, Evakuasi Pesawat Sriwijaya Air Diperpanjang 3 Hari
Indonesia
Black Box CVR Belum Ditemukan, Evakuasi Pesawat Sriwijaya Air Diperpanjang 3 Hari

Pencarian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di perairan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta kembali diperpanjang selama 3 hari ke depan.

Lakukan Vandalisme 'Mati Konyol atau Melawan', 5 Remaja Diciduk Polisi
Indonesia
Lakukan Vandalisme 'Mati Konyol atau Melawan', 5 Remaja Diciduk Polisi

2 orang lainnya ditangkap di Bekasi dan di Tigaraksa

Polda Metro Ringkus Para Penyebar Hoaks Virus Corona
Indonesia
Polda Metro Ringkus Para Penyebar Hoaks Virus Corona

Para tersangka yang mengenakan penutup wajah dan baju tahanan ini hanya bisa terdiam saat ditampilkan ke awak media.

Menhan Prabowo Diminta Garap Lumbung Pangan, Pengamat: Nggak Nyambung
Indonesia
Menhan Prabowo Diminta Garap Lumbung Pangan, Pengamat: Nggak Nyambung

"Ini penugasan yang tak bagus. Karena soal lumbung pangan itu, harusnya Jokowi perintahkan Mentan, bukan Menhan," kata Ujang

 WP KPK Nilai Usul Yasona Bebaskan Koruptor Bahayakan Pemberantasan Korupsi
Indonesia
WP KPK Nilai Usul Yasona Bebaskan Koruptor Bahayakan Pemberantasan Korupsi

"Wadah Pegawai KPK menilai terdapat beberapa argumentasi mengapa inisiatif tersebut sangat berbahaya bagi cita pemberantasan korupsi dan harus ditolak," kata Yudi

Pungutan Pajak Bikin yang Kaya Makin Kaya, Rizal Ramli: Ini Dampak Kebijakan Sri Mulyani
Indonesia
Pungutan Pajak Bikin yang Kaya Makin Kaya, Rizal Ramli: Ini Dampak Kebijakan Sri Mulyani

Mereka yang memiliki uang di atas 30 juta dolar AS diprediksi akan melonjak hingga 67 persen di tahun 2025

Jokowi Minta ‘Sharing The Pain’ Jadi Acuan Sektor Ekonomi Selama COVID-19
Indonesia
Jokowi Minta ‘Sharing The Pain’ Jadi Acuan Sektor Ekonomi Selama COVID-19

Jokowi ingin konsep tersebut diacu oleh pemerintah, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, dan pelaku usaha

Bertemu Pimpinan DPD, Jokowi Sepakat Perkuat Pendidikan Islam
Indonesia
Bertemu Pimpinan DPD, Jokowi Sepakat Perkuat Pendidikan Islam

Dukungan penuh Presiden Jokowi terhadap peningkatan status IAIN menjadi UIN sebagai upaya memperkuat perguruan tinggi Islam