Peminat Surat Utang Negara Meningkat di Februari Ini Layanan Bank. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Lelang Surat Utang Negara (SUN) di pasar perdana pada awal Februari 2021 mendapatkan penawaran masuk Rp83,8 triliun. Kondisi ini, menandakan jika SUN diminati para investor.

Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kemenkeu Deni Ridwan mengatakan, terdapat kenaikan penawaran lebih dari 50 persen dibandingkan incoming bids pada lelang SUN sebelumnya pada Selasa (19/1), dengan bids to cover ratio juga meningkat dari 2,26 kali di lelang sebelumnya menjadi 2,39 kali.

Baca Juga:

Indonesia Keluarkan Surat Utang, Cadangan Devisa Naik

Fokus investor pada lelang SUN juga tertuju pada dua SUN seri benchmark yaitu FR0086 dan FR0087 dengan tenor 5 dan 10 tahun dengan total penawaran yang masuk dari keduanya mencapai Rp52,38 triliun.

"Incoming bids untuk kedua seri tersebut mencapai 62,5 persen dari total, dimana tenor 10 tahun (FR0087) merupakan seri yang paling diminati dengan permintaan yang masuk mencapai Rp34,8 triliun," katanya.

Ia mengatakan, partisipasi investor asing pada lelang Selasa (2/2), mencapai 17,6 persen dari total seluruh penawaran, atau meningkat signifikan dari lelang SUN sebelumnya yaitu sebesar 13,7 persen.

"Persentase partisipasi asing di lelang perdana kali ini merupakan yang tertinggi selama tahun 2021," ujarnya dikutip Antara.

Ilustrasi uang
Ilustrasi uang. (Foto: Antara)

Sementara itu, yield tertinggi yang dimenangkan (cut off rate) secara umum tercatat lebih rendah apabila dibandingkan dengan cut off rate pada lelang sebelumnya. Penurunan terbesar terdapat pada tenor 10 tahun yang mencapai 11 bps.

Pemerintah melaksanakan lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN) di pasar perdana, pada Selasa (2/2), dan menyerap dana sebesar Rp35 triliun dari penawaran masuk mencapai Rp83,79 triliun. Realisasi lelang tersebut memenuhi target indikatif yang ditetapkan sebelumnya Rp35 triliun. (*)

Baca Juga:

Pemerintah Janjikan Surat Utang Baru bagi Dunia Usaha Terdampak Corona

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Epidemiologi Unand Ingatkan Zona Hijau Bukan Jaminan Bebas COVID-19
Indonesia
Epidemiologi Unand Ingatkan Zona Hijau Bukan Jaminan Bebas COVID-19

Setiap waktu masyarakat atau individu terus melakukan mobilitas

[HOAKS atau FAKTA]: Gegara Corona, Domino Bagi-bagi Dua Pizza Besar Gratis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gegara Corona, Domino Bagi-bagi Dua Pizza Besar Gratis

Klaim perusaan pizza asal Amerika Serikat itu membagi-bagikan voucher sudah beredar sejak April 2020 di media sosial Facebook.

Gerebek Lumpur, Klaim Pemprov DKI Tangani Banjir
Indonesia
Gerebek Lumpur, Klaim Pemprov DKI Tangani Banjir

Gerebek Lumpur ini membantu mengurangi proses pendangkalan dengan mengerahkan alat berat berskala hingga tiga kali lipat dari kapasitas biasanya.

Berstatus Siaga, Gunung Merapi Berpotensi Erupsi
Indonesia
Berstatus Siaga, Gunung Merapi Berpotensi Erupsi

peningkatan status gunung yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta itu karena adanya berpotensi erupsi sehingga membahayakan warga.

Kepala Tegak Bersama Lakukan Lompatan Besar Lalui Pandemi
Indonesia
Kepala Tegak Bersama Lakukan Lompatan Besar Lalui Pandemi

Saatnya kita bajak momentum krisis untuk melakukan lompatan-lompatan besar

Brigjen Prasetijo Divonis 3 Tahun, Kapolri: Melanggar Hukum Kami Sikat
Indonesia
Brigjen Prasetijo Divonis 3 Tahun, Kapolri: Melanggar Hukum Kami Sikat

"Anggota yang berprestasi tentu akan mendapatkan penghargaan. Mereka yang melanggar hukum tak ragu kami sikat secara aturan hukum," ucap Idham.

Libur Panjang Paskah, Terjadi Kenaikan Volume Kendaraan Menuju Jabar-Jateng
Indonesia
Libur Panjang Paskah, Terjadi Kenaikan Volume Kendaraan Menuju Jabar-Jateng

Kakorlantas Polri Irjen Istiono melakukan peninjauan di rest area KM 19 dan KM 57 Tol Jakarta-Cikampek jelang libur Hari Raya Paskah.

Kejaksaan Sita Rolls Royce Phantom Coupe Diduga Hasil Korupsi Duit Asabri
Indonesia
Kejaksaan Sita Rolls Royce Phantom Coupe Diduga Hasil Korupsi Duit Asabri

sejauh ini Jampidsus Kejagung telah menetapkan sembilan tersangka dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asabri

Manuver Politisi Disuntik Vaksin Nusantara Terawan Yang Tak Miliki Izin BPOM
Indonesia
Manuver Politisi Disuntik Vaksin Nusantara Terawan Yang Tak Miliki Izin BPOM

"Kami meminta jangan sampai ada manuver atau politisasi yang cenderung membabi buta dari para wakil rakyat di Senayan terhadap Vaksin Nusantara. Sikap BPOM yang tetap memegang teguh peraturan harus didukung oleh semua pihak," kata Leon.