Pemilu 2019 Selesai, KPU Solo Bongkar 8.670 Kotak Suara dan Akan Dilelang Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti, Senin (2/12) (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo, Jawa Tengah membongkar 8.670 kotak suara Pemilu 2019, Senin (2/12). Kotak suara yang telah kosong selanjutnya akan dilelang sebagai pemasukan kas negara.

Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti mengatakan pembongkaran dan pengosongan kotak suara yang digunakan saat Pileg dan Pilpres tanggal 17 April ini berdasarkan aturan KPU RI. Dimana sesuai aturan KPU satu bulan setelah wakil rakyat, presiden dan wakil presiden dilantik semua kotak suara beserta isinya dibongkar dan dikosongkan.

Baca Juga:

Ormas Islam Demo KPU Solo Anggap Pemilu 2019 Sebagai Bencana Nasional

"Ada lima jenis kotak suara yang kita bongkar, yakni kotak suara DPRD Kota, DPD, capres dan cawapres, DPR RI, dan DPRD Provinsi Jateng," ujar Nurul di Solo, Senin, (2/12).

Ketua KPU Solo membongkar kotak suara dari Pemilu 2019
Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti membongkar kotak suara Pemilu untuk selanjutnya melalangnya, Senin (2/12) (MP/Ismail)

Nurul memaparkan selama proses pembongkaran ribuan kotak suara ini diawasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Solo dan Polresta Surakarta. Total ada sebanyak 8.670 kotak suara yang dibongkar petugas KPU.

"Kotak suara tersebut berisikan surat suara, kertas perhitungan suara, berita acara, paku, dan lainnya. Semuanya tidak ada yang kita musnahkan," papar dia.

Khusus surat suara ini masuk kategori arsip sehingga tidak masuk bagian yang dilelang. Kertas suara cukup dipindahkan ke plastik bening yang diberikan tuliskan TPS asal kotak suara yang dibongkar. Kotak suara Pemilu ini berstatus sebagai barang habis pakai sehingga tidak bisa digunakan untuk Pilwakot Solo 2020.

Baca Juga:

Ormas Islam Demo KPU Solo Anggap Pemilu 2019 Sebagai Bencana Nasional

"Kami menerjunkan sebanyak 10 personel untuk membongkar 8.670 kotak suara. Target dua pekan kedepan harus selesai supaya kotak suara bisa segera dilelang," tutup Nurul.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Dianggap Tidak Netral, Anggota KPU Solo Diadukan ke Bawaslu dan DKPP



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH