Pemilihan Wagub DKI Cuma Diikuti 100 Anggota DPRD DKI Jakarta Tangkapan layar siaran langsung pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Senin (6/4/2020).(ANTARA/Livia Kristianti)

MerahPutih.com - DPRD DKI Jakarta memutuskan hanya 100 dari 106 orang anggota dewan yang berhak menyalurkan hak suaranya dalam pemilihan wakil gubernur (Wagub) DKI.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menjelaskan, keputusan itu diambil mengacu pada batas absensi yang ditutup pukul 10.00 WIB.

Baca Juga

PSI Kehilangan 6 Hak Suara Saat Pemilihan Wagub DKI, Kok Bisa?

"Saya minta kepada anggota dewan, absensi ditutup jam 10. Total dari pemilihan kali ini jumlahnya 100 apakah disepakati? Sepakat ya," kata Prasetyo sambil mengetok palu sidang di dalam ruang rapat paripurna pemilihan, Senin (6/4).

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. (Foto: MP/Asropih)
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. (Foto: MP/Asropih)

Mekanisme pengambilan suara sama seperti pemungutan suara pada ajang pemilu. Satu per satu anggota dewan pemegang hak suara dipanggil oleh Ketua Panitia Pemilihan Wagub DKI Farazandy Fidinansyah untuk maju ke depan.

Mereka kemudian diminta mengambil surat suara, lalu menuju bilik suara yang tersedia di sisi kanan dan kiri muka sidang.

Setelah menyoblos surat suara di balik bilik, yang bersangkutan diminta memasukkannya ke dalam kotak suara yang sudah disediakan.

Baca Juga

Akhirnya, Riza Patria Menang Pemilihan Wagub DKI

Adapun terdapat dua nama yang bertarung dalam memperebutkan jabatan wagub DKI yakni Ahmad Riza Patria dari Gerindra dan Nurmansjah Lubis dari PKS. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Pakai Vaksin Dalam Negeri untuk Vaksinasi COVID-19 Tahap Ketiga
Indonesia
Pemerintah Pakai Vaksin Dalam Negeri untuk Vaksinasi COVID-19 Tahap Ketiga

Pemerintah akan menggunakan vaksin COVID-19 produk buatan dalam negeri untuk program vaksinasi tahap ketiga.

Kampung Tangguh Jadi Senjata untuk Menekan Penyebaran Corona di Jakarta
Indonesia
Kampung Tangguh Jadi Senjata untuk Menekan Penyebaran Corona di Jakarta

Polisi membentuk Kampung Tangguh di sejumlah wilayah ibu kota untuk menekan penyebaran corona yang jumlahnya terus melonjak.

Tes Acak Saat Larangan Mudik, Khofifah Sebut Orang Madura Sakti-sakti
Indonesia
Tes Acak Saat Larangan Mudik, Khofifah Sebut Orang Madura Sakti-sakti

Di Jawa Timur, telah diketahui adanya dua orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) terkonfirmasi COVID-19 varian baru yang berbeda asal dari luar negeri.

TNI Diminta Antisipasi Karakter Pertempuran Masa Depan
Indonesia
John Kei: Apa Hukuman Bagi Seorang Pengkhianat?
Indonesia
John Kei: Apa Hukuman Bagi Seorang Pengkhianat?

Rencana penyerangan terhadap kelompok Nus Kei awalnya dilakukan di suatu PT

KPK Periksa Eks Dirut PT Hutama Karya Terkait Korupsi Proyek Jembatan
Indonesia
KPK Periksa Eks Dirut PT Hutama Karya Terkait Korupsi Proyek Jembatan

Bintang bakal diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Adnan.

Tanggapan Wagub DKI soal Rencana PSI Ajukan Hak Interpelasi soal Banjir
Indonesia
Tanggapan Wagub DKI soal Rencana PSI Ajukan Hak Interpelasi soal Banjir

“Semua punya hak masing-masing, termasuk legislatif punya hak interpelasi, lain-lain, hak angket, itu kami persilakan,” ucap Riza

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Bisa Merusak Sel Otak dan Darah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Bisa Merusak Sel Otak dan Darah

Beredar sebuah unggahan dalam sebuah akun Facebook yang menyatakan bahwa vaksin COVID-19 menyebabkan kerusakan pada sel otak dan sel darah.

Pilkada Serentak Bakal Gerakan Konsumsi Sampai Rp35 Triliun
Indonesia
Pilkada Serentak Bakal Gerakan Konsumsi Sampai Rp35 Triliun

Pemerintah yakin ada sinyal positif perbaikan ekonomi pada kuartal selanjutnya salah satunya mulai bergeraknya aktivitas ekonomi.

Ratusan Tanah Seluas 309 Hektar Disita Terkait Kasus Korupsi ASABRI
Indonesia
Ratusan Tanah Seluas 309 Hektar Disita Terkait Kasus Korupsi ASABRI

Tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) memasang plang 'disita' pada aset di Kabupaten Lebak, Banten, yang diduga milik tersangka kasus korupsi ASABRI, Benny Tjokrosaputro atau Benny Tjokro.