Pemerintah Angkat Suara Jawab Keraguan Ketidaklancaran Distribusi Logistik Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto saat konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (27/3/2020).(ANTARA)

MerahPutih.com - Jubir Pemerintah untuk Penanganan Corona Achmad Yurianto mengatakan, pemerintah memberi jaminan distribusi logistik dari dan menuju sejumlah wilayah di Indonesia berjalan lancar.

Pemerintah telah berkoordinasi untuk memastikan sektor logistik tak mengalami kendala.

Baca Juga:

213 Ribu Orang Lebih di Indonesia Masuk Katagori ODP

"Dari gudang logistik sampai daerah, koordinasi kementerian, pemerintah memberikan jaminan kebutuhan dasar masyarakat dijamin tersedia dan dijamin terdistribusi sampai ke masyarakat yang membutuhkan," kata Yurianto kepada wartawan, Selasa (28/4).

Yuri juga menyebut, pemerintah juga telah menyusun jaring pengaman sosial untuk masyarakat yang terdampak corona. Misalnya keringanan kredit untuk usaha.

"Stimulus ekonomi kita kawal agar tepat sasaran karena ini penting untuk memutuskan rantai penularan, cermati kebijakan pemerintah. Sudah kita dengar penjelasan Menteri Koperasi dan UKM dan stimulus kredit usaha rakyat sampai keringanan pajak diberikan," jelas dia.

Ilustrasi. Pekerja mengemas beras ke dalam plastik di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.
Ilustrasi. Pekerja mengemas beras ke dalam plastik di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.

Kepastian distribusi logistik tersebut diketahui tertuang dalam Permenhub Nomor 25 Tahun 2020. Aturan soal logistik diatur dalam Pasal 5 Ayat 2 (logistik darat), Pasal 14 huruf g (logistik laut), Pasal 21 (logistik udara atau kargo).

Permenhub itu mengatur soal larangan sementara transportasi umum baik darat, laut hingga udara keluar masuk wilayah tertentu. Namun, larangan tak berlaku bagi beberapa kendaraan, seperti angkutan logistik, masih bisa beroperasi.

Yurianto menambahkan, pemerintah selama masa pendemi virus corona di Indonesia memfokuskan layanan konsultasi medis dengan sistem daring untuk pasien. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi beban rumah sakit, terutama yang diminta menangani pasien COVID-19.

Hingga saat ini, sudah ada lebih dari 300 ribu masyarakat Indonesia yang memanfaatkan fasilitas telemedicine.

"Kita terima kasih sudah banyak masyarakat yang melaksanakan kegiatan ini. Lebih dari 300 ribu masyarakat Indonesia telah manfaatkan layanan ini, disediakan banyak pihak, termasuk Indonesia Telemedicine Association, BUMN, dan lain-lain," ujar Yuri.

Baca Juga:

Kasus Corona Terkini di DKI: Positif 3.950 Orang, Sembuh 341 Jiwa

Yuri menjelaskan, penyediaan layanan telemedicine ini jelas sangat membantu pemerintah. Selain menjadi solusi untuk mengurangi beban rumah sakit, layanan ini juga mendukung aturan untuk menjaga jarak (physical distancing).

Lewat telemedicine, pasien pun dengan leluasa dapat berkonsultasi dengan dokter tanpa harus khawatir tertular COVID-19.

"Untuk bantu memberikan info yang benar untuk menanggulangi COVID dengan cara masyarakat enggak harus datang ke rumah sakit, enggak harus ketemu fisik dengan tenaga medis. Khususnya dokter cukup (lewat) layanan (telemedicine) ini," jelas Yurianto.

Jika semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan fasilitas ini, Yuri yakin ke depannya beban rumah sakit yang sedang merawat ataupun menangani pasien COVID-19 dapat berkurang dengan cepat.

"Ini akan berpengaruh terhadap beban layanan rumah sakit. Kita tahu kalau proses penularan ini enggak dihentikan dan semakin banyak pasien sakit dan dirawat. Beban kita semakin berat untuk menurunkan kasus positif dan meninggal," tutup Yuri. (Knu)

Baca Juga:

Pandemi COVID-19, Kapolda Jateng Klaim Tindak Kejahatan Turun 50 Persen

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tabrak Mobil Petinggi Polri, Pengemudi TransJakarta Jadi Tersangka
Indonesia
Tabrak Mobil Petinggi Polri, Pengemudi TransJakarta Jadi Tersangka

Pengemudi mobil yang ditumpangi istri polisi jenderal bintang dua itu yakni MJ pun tidak mengalami luka serius.

JHL Group Sumbang Ratusan APD untuk Rumah Sakit dan Makanan untuk Ojol
Indonesia
JHL Group Sumbang Ratusan APD untuk Rumah Sakit dan Makanan untuk Ojol

Samuel berharap semua masyarakat diberikan kekuatan untuk menghadapi hari-hari yang kurang baik seperti saat ini.

COVID-19 Belum Mereda, Muktamar Muhammadiyah ke-48 Kembali Ditunda 2021
Indonesia
COVID-19 Belum Mereda, Muktamar Muhammadiyah ke-48 Kembali Ditunda 2021

Payung hukum tersebut akan disiapkan pada tanggal 19 Juli mendatang

Hadapi Pilkada, PDIP Minta Kader Tidak Terlena Kemenangan Pemilu
Indonesia
Hadapi Pilkada, PDIP Minta Kader Tidak Terlena Kemenangan Pemilu

Bagi PDIP, kata Hasto, penentu utama kemenangan adalah sejauh mana struktur partai dan jejaring relawan bekerja di tengah rakyat.

Polisi Sudah Berlatih Jika Jakarta Benar-Benar Lockdown
Indonesia
Polisi Sudah Berlatih Jika Jakarta Benar-Benar Lockdown

Jakarta sendiri belum mengenal karantina

Polisi Jadikan Eks Napi Asimilasi Tukang Bagi-Bagi Sembako
Indonesia
Polisi Jadikan Eks Napi Asimilasi Tukang Bagi-Bagi Sembako

Program ini bakal berlangsung sampai pandemi COVID-19

Update Kasus Corona DKI Senin (12/10): 88.174 Positif, 72.633 Orang Sembuh
Indonesia
Update Kasus Corona DKI Senin (12/10): 88.174 Positif, 72.633 Orang Sembuh

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 13.619 orang yang masih dirawat atau isolasi

Pasar Tanah Abang Batal Dibuka Hari Ini
Indonesia
Pasar Tanah Abang Batal Dibuka Hari Ini

Akan tetapi, berhubung masa tanggap COVID-19 masih berlangsung hingga 19 April mendatang, maka pembukaan pasar ditunda sementara.

Jokowi Ungkap Keprihatinan Hilangnya Kegembiraan dan Karnaval HUT RI
Indonesia
Jokowi Ungkap Keprihatinan Hilangnya Kegembiraan dan Karnaval HUT RI

"Semua yang sudah kita rencanakan tersebut harus berubah total,” kata Presiden Joko Widodo di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Jumat (14/8).

Mobil Berisi Tujuh Pasien COVID-19 Terbalik di Dekat Gerbang Tol Bogor 1
Indonesia