Pemerintah Turunkan Harga Tiket Pesawat Hingga 50 Persen Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Keluhan sejumlah pihak terkait mahalnya tiket pesawat mendapat respons dari pemerintah.

Meski saat ini KPPU sedang menyelidiki dugaan adanya praktek kartel di antara maskapai penerbangan, pemrintah langsung mengambil tindakan dengan memberlakukan diskon harga tiket pesawat penerbangan murah (Low Cost Carrier/LCC) untuk 208 rute penerbangan.

Sebanyak 146 di antaranya merupakan rute penerbangan Lion Air, sedangkan sisanya sebanyak 62 merupakan rute penerbangan Citilink.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menyatakan pemerintah menetapkan diskon 50% dari Tarif Batas Atas (TBA) untuk penerbangan LCC pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu, pukul 10.00 hingga 14.00 waktu setempat. Alokasi tiket diskon yaitu 30% dari total kursi tiap pesawat.

Ketentuan ini hanya berlaku untuk penerbangan domestik dan khusus pesawat jenis jet.

Ilustrasi penerbangan
Ilustrasi jadwal penerbangan (Sumber: Pixabay/JESHOOTS-com)

"Kami belum menghitung kebijakan untuk pesawat propeller," kata Susiwijono kepada wartawan di Jakarta, Kamis (11/7).

Pesawat propeller adalah pesawat yang menggunakan mesin turbin penggerak baling-baling, berkapasitas kecil, untuk penerbangan jarak pendek.

Ia menyatakan dalam penerapan kebijakan diskon tarif tiket pesawat berbiaya murah pihaknya akan melakukan evaluasi secara berkala.

Hal Ini dilakukan untuk menyesuaikan biaya operasional yang sewaktu-waktu dapat berubah.

"Evaluasi kebijakannya dilakukan sebulan sekali, dan evaluasi teknisnya kita sepakat seminggu sekali setiap Jumat siang," ujar Soesiwijono.

Evaluasi ini akan melibatkan tujuh pemangku kebijakan, yakni pemerintah, pihak maskapai yakni Citilink dan Lion Air, pihak operator bandara yakni Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II, AirNav Indonesia, serta Pertamina sebagai penyedia avtur.

Pesawat Lion Air
Pesawat Wings milik Lion Air (Foto: antaranews)

Susiwijono menjelaskan, evaluasi perlu dilakukan mengingat harga avtur yang merupakan salah satu struktur penyusunan tarif tiket pesawat, bergantung pada harga global. Sehingga dikhawatirkan dapat mempengaruhi harga.

"Harga avtur kan sebulan dua kali (di evaluasi Pertamina) karena itu bagaimana nanti model perhitungannya itu lah untuk kebijakan ini kami putuskan evaluasinya sebulan sekali," jelasnya.

Di sisi lain, upaya penurunan tarif tiket pesawat ini juga merupakan kesepakatan oleh tujuh pemangku kepentingan tersebut, di mana setiap pihak melakukan efisiensi hingga pemberian insentif.

BACA JUGA: Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemkot Solo Perketat Pejalanan Dinas ASN

Tiket Pesawat Mahal Bikin Kunjungan Wisata di Sleman Merosot

"Dengan adanya kebijakan diskon ini ada loss share (berbagi beban biaya yang hilang). Maka di evaluasi teknis setiap minggu kami bahas dua hal yakni total loss-nya dan loss sharing-nya," kata dia.

Maskapai Citilink akan menyediakan sebanyak 62 penerbangan per harinya dengan menyiapkan sebanyak 3.348 kursi. Sedangkan Lion Air Group sendiri akan menyediakan sebanyak 146 penerbangan per hari dengan menyiapkan sebanyak 8.278 kursi.(Knu)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH