Pemerintah Tuntut Kejelasan Pemerintah Arab Saudi soal Ibadah Haji Suasana Kabah di Masjidil Haram yang kosong, sebagai tindakan pencegahan penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Saudi Press Agency/Handout via REUTERS/nz/djo

MerahPutih.com - Kementerian Agama berharap pemerintah Arab Saudi dapat segera memberikan kepastian terkait penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020 M. Info kepastian tersebut diharapkan sudah jelas sebelum berakhirnya bulan Ramadan tahun ini.

"Semoga sebelum akhir Ramadan,” terang Juru Bicara Kementerian Agama Oman Fathurahman dalam keteranganya di Jakarta, Senin (18/5).

Baca Juga:

Jika Haji 2020 Batal, Catat Ini Nasib Duit Setoran Jemaah!

Menurut Oman, info kepastian penyelenggaran haji penting karena waktunya semakin dekat, sementara Kemenag juga harus melakukan beragam persiapan.

Oman mengaku, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah telah berkoordinasi dengan Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI agar bisa ikut mengkomunikasikan hal tersebut melalui Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta.

Kemenag juga melakukan upaya proaktif menghubungi pihak Arab Saudi terkait kepastian penyelenggaraan ibadah haji 1441 H/2020 M.

“Waktu penyelenggaraan ibadah haji semakin dekat. Kami juga telah berkoordinasi dengan Kemenlu RI untuk meminta kepastian penyelenggaraan ibadah haji tahuan 1441H/2020M dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi,” ujar Oman.

Jamaah menunaikan Shalat Tarawih di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, di tengah wabah COVID-19, Jumat (24/4/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Yasser Bakhsh/pras.
Jamaah menunaikan Shalat Tarawih di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, di tengah wabah COVID-19, Jumat (24/4/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Yasser Bakhsh/pras.

“Informasi mengenai kepastian penyelenggaran ibadah haji yersebut menjadi penting bagi kami dalam menyiapkan kebijakan serta peraturan-peraturan yang diperlukan apabila haji akan dilaksanakan dan atau tidak dilaksanakan pada tahun ini,” lanjutnya.

Menurut Oman, sampai saat ini persiapan penyelenggaran ibadah haji 1441H terus dilakukan oleh Kementerian Agama.

Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahap II masih dibuka dan akan berakhir pada 20 Mei mendatang.

Baca Juga:

Ketua MPR: Ibadah Haji Tahun Ini Tergantung Penurunan Kasus COVID-19 di Tanah Air

Persiapan layanan di Arab Saudi juga sudah dilakukan, meski prosesnya belum sampai pada kontrak pengadaan karena adanya surat Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi Nomor 410711030 tanggal 11 Rajab 1441H/6 Maret 2020.

Surat tersebut menjelaskan tentang permohonan untuk menunggu dalam penyelesaian kewajiban baru hingga jelasnya masalah COVID-19.

“Jadi persiapan di Saudi sudah dilakukan namun hingga saat ini Kementerian Agama belum melakukan penandatanganan kontrak maupun pembayaran uang muka atas pelayanan jemaah haji di Arab Saudi,” tegasnya.

Oman menambahkan, Kemenag sudah menyiapkan mitigasi atas dua skenario penyelenggaraan haji tahun ini. Dua skenario tersebut adalah haji batal atau tetap dilaksanakan.

“Mitigasinya sudah kami siapkan sehingga apapun keputusan Saudi, kami siap melaksanakan,” kata Oman.

“Mitigasi tersebut juga mencakup langkah yang akan Indonesia ambil jika Saudi tidak kunjung memberi kepastian, padahal waktu persiapan sudah semakin mepet,” sambungnya. (Knu)

Baca Juga:

Dana Haji Kabarnya Mau Dipakai untuk Tangani COVID-19, Ini Jawaban Kemenag

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPU Gunung Kidul Optimistis Partisipasi Pemilih Capai 80 Persen
Indonesia
KPU Gunung Kidul Optimistis Partisipasi Pemilih Capai 80 Persen

Target tersebut selaras dengan target yang ditetapkan oleh KPU DIY untuk 3 wilayah yang melaksanakan Pilkada 2020.

Surat Kuasa Pengacara Wahyu Setiawan Dicabut, Imbas Bakal Bongkar Kecurangan Pilpres?
Indonesia
Surat Kuasa Pengacara Wahyu Setiawan Dicabut, Imbas Bakal Bongkar Kecurangan Pilpres?

"Bahwa bersamaan dengan ini, Bapak Wahyu Setiawan menyatakan mencabut kuasanya atas nama Saiful Anam, SH, MH," kata Tony

Update COVID-19 Rabu (30/0): 287.008 Positif, 214.947 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Rabu (30/0): 287.008 Positif, 214.947 Sembuh

Penambahan itu menyebabkan jumlah kasus di Indonesia kini berjumlah 287.008 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020.

Abaikan Imbauan Kemenag Solo, Warga Nekat Adakan Takbir Keliling
Indonesia
Abaikan Imbauan Kemenag Solo, Warga Nekat Adakan Takbir Keliling

Ia mengatakan takbir keliling dimulai pukul 20.00 WIB sampai puku 21.00 WIB

Ahli Epidemiologi: Angka Kasus COVID-19 Melonjak Bukan Berarti Keadaan Semakin Buruk
Indonesia
Ahli Epidemiologi: Angka Kasus COVID-19 Melonjak Bukan Berarti Keadaan Semakin Buruk

Meningkatnya penambahan kasus positif yang paling mudah dilihat adalah dari faktor adanya penambahan pemeriksaan

Polisi Dijadwalkan Periksa Rizieq Shihab Besok
Indonesia
Polisi Dijadwalkan Periksa Rizieq Shihab Besok

"Pemanggilan MRS untuk hadir hari Selasa (1/12)," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus

Distribusi Terganggu, Harga Udang Vamane Alami Penurunan
Indonesia
Distribusi Terganggu, Harga Udang Vamane Alami Penurunan

Berdasarkan pengakuan dari salah satu bandar, ada sejumlah truk yang mengangkut udang vaname, sempat tertahan cukup lama, akibat adanya aksi penolakan UU Cipta Kerja.

Pilkada Saat COVID-19 Untungkan Oligarki Politik Hingga Petahana
Indonesia
Pilkada Saat COVID-19 Untungkan Oligarki Politik Hingga Petahana

Bagi partai politik yang selama ini sudah bekerja, termasuk di tengah pandemi COVID-19 tentu akan mudah

Tembok Besar China Palsu Jadi Olok-olok Warganet
Dunia
Tembok Besar China Palsu Jadi Olok-olok Warganet

Replika Tembok Besar di Taman Ekologi Xixiaguaishiling memicu perdebatan antarwarganet di Tiongkok.

Tolak Omnibus Law, Pelajar Siap Geruduk Gedung DPR/MPR
Indonesia
Tolak Omnibus Law, Pelajar Siap Geruduk Gedung DPR/MPR

Mereka juga menuntut pemerintah dalam hal ini Kemendikbud untuk membuat kebijakan biaya pendidikan secara gratis di masa pandemi COVID-19